bukamata.id – Bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 tengah menyaksikan fenomena menarik. Gelombang kedatangan pemain naturalisasi menjadi tren utama yang diambil oleh klub-klub kontestan. Tak peduli apakah mereka penghuni papan atas atau tim yang sedang terseok di zona degradasi, status pemain naturalisasi kini menjadi komoditas paling diburu untuk memperkuat kedalaman skuad di putaran kedua.
Persija Jakarta Paling Agresif, Persib Tak Mau Kalah
Dalam pergerakan pasar kali ini, Persija Jakarta muncul sebagai klub yang paling “bernafsu” mengumpulkan talenta naturalisasi. Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut sukses mendaratkan tiga nama besar sekaligus, yakni Mauro Zijlstra, Cyrus Margono, hingga bek berpengalaman Shayne Pattynama.
Langkah ini juga diikuti oleh rival-rival lainnya. Dewa United berhasil mengamankan jasa Ivar Jenner, sementara sang juara bertahan, Persib Bandung, turut memperkuat barisan pertahanan dengan memboyong Dion Markx.
Bojan Hodak: Ini Tentang Level Sepak Bola
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyambut positif tren ini. Baginya, banyaknya pemain naturalisasi yang berkarier di Indonesia bukanlah hal yang perlu diperdebatkan secara miring, melainkan sebuah kewajaran dalam sepak bola modern yang kompetitif.
Menurut Hodak, ada simbiosis mutualisme yang tercipta: pemain mendapatkan menit bermain yang sulit mereka raih di benua biru, sementara klub mendapatkan suntikan kualitas teknis di atas rata-rata.
“Beberapa dari mereka tidak memiliki kontrak di Eropa dan kami merekrutnya. Mereka juga bisa meningkatkan level sepak bola di sini,” ujar Bojan Hodak memberikan opininya.
Bojan bahkan memberikan bukti nyata bagaimana peningkatan kualitas skuad berdampak pada prestasi di level internasional.
“Saya bisa beri Anda contohnya, musim lalu di AFC kami berada di dasar klasemen, sekarang kami ada di puncak klasemen,” lanjut juru taktik asal Kroasia tersebut.
“Jadi tentu pemain naturalisasi memberikan dampak positif. Sekarang kualitas juga jadi lebih baik. Jadi saya rasa pemain naturalisasi meningkatkan kualitas di liga ini,” tegasnya.
Kesuksesan Duet Thom Haye dan Eliano Reijnders
Optimisme Hodak didasari oleh bukti sahih di dalam skuadnya sendiri. Sebelum kompetisi musim 2025/2026 dimulai, Persib telah lebih dulu meminang Eliano Reijnders dan Thom Haye. Hasilnya pun sangat impresif; keduanya langsung menjadi tulang punggung Maung Bandung.
Eliano Reijnders tercatat sudah mengoleksi 15 penampilan berkat kemampuan versatile-nya yang bisa mengisi berbagai posisi. Sementara itu, Thom Haye tampil lebih dominan dengan 17 laga, menyumbangkan dua gol serta dua assist yang krusial bagi posisi Persib di klasemen.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News







