bukamata.id – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Ciamis secara resmi meluncurkan buku profil dan situs web yang menampilkan 11 desa wisata unggulan di Kabupaten Ciamis.
Peluncuran ini bertujuan untuk lebih mempromosikan potensi wisata yang ada di daerah tersebut.
Acara yang berlangsung pada Rabu (6/11/2024), di Aula Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, dihadiri oleh Pj Bupati Ciamis, Kepala Dinas Pariwisata Ciamis, 11 Kepala Desa Wisata, serta berbagai pejabat lainnya, termasuk Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pj Bupati Ciamis, Budi Waluya, memberikan apresiasi tinggi atas peluncuran buku dan situs web tersebut. Ia menilai langkah ini sebagai bagian dari strategi pengembangan desa wisata yang berkelanjutan.
“Kami sangat bangga dengan peluncuran profil desa wisata ini. Desa wisata adalah miniatur dari sebuah negara. Dengan masyarakat yang sejahtera dan desa yang berkembang, dampak positifnya akan terasa bagi pembangunan daerah, termasuk Kabupaten Ciamis,” ungkap Budi dalam sambutannya.
Budi Waluya juga menyatakan bahwa desa wisata bukan hanya sebagai tempat liburan, melainkan juga sumber pendapatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya desa wisata, potensi untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara semakin besar, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan daerah.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan, keindahan, dan keramahan di desa wisata. Peningkatan kualitas pelayanan juga sangat penting agar wisatawan merasa nyaman saat berkunjung,” tambahnya.
Kepala Dinas Pariwisata Ciamis, Budi Kurnia, menjelaskan bahwa peluncuran buku dan website ini merupakan upaya untuk memaksimalkan potensi wisata di Kabupaten Ciamis.
Hal ini semakin relevan setelah pemekaran Kabupaten Pangandaran, yang sempat mempengaruhi daya tarik pariwisata daerah.
“Kabupaten Ciamis memiliki potensi desa wisata yang luar biasa. Dengan 265 desa dan 7 kelurahan, banyak di antaranya yang layak dikunjungi, khususnya untuk wisata alam dan budaya,” jelas Budi Kurnia.
Budi Kurnia juga menyebutkan bahwa 27 desa wisata telah diresmikan melalui SK Bupati, dan 11 di antaranya kini siap menerima wisatawan. Desa-desa ini akan didukung dengan promosi melalui buku dan website resmi yang baru saja diluncurkan.
“Kami fokus pada pengembangan desa wisata yang mengutamakan keaslian alam dan suasana desa. Dengan begitu, wisatawan bisa menikmati pengalaman yang lebih asri tanpa keramaian serta dampak negatif terhadap lingkungan,” tambah Budi.
Selain itu, Budi Kurnia merasa bangga karena salah satu desa di Ciamis, Desa Selamanik, berhasil masuk dalam daftar 75 desa wisata terbaik nasional.
“Dengan adanya peluncuran buku dan website ini, Pemkab Ciamis berharap dapat meningkatkan daya tarik pariwisata lokal, menciptakan lapangan kerja baru, dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











