Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lebaran Paling Pilu! Ibu Berpulang Jelang Hari Raya, Kata-Kata Terakhir di Liang Lahat Menyayat Hati

Minggu, 22 Maret 2026 13:13 WIB

Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit

Minggu, 22 Maret 2026 11:14 WIB

Panas! Prediksi Real Madrid vs Atletico Madrid, Mbappe Jadi Penentu?

Minggu, 22 Maret 2026 10:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lebaran Paling Pilu! Ibu Berpulang Jelang Hari Raya, Kata-Kata Terakhir di Liang Lahat Menyayat Hati
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Panas! Prediksi Real Madrid vs Atletico Madrid, Mbappe Jadi Penentu?
  • Dipanggil Timnas, Eliano Reijnders Ungkap Persaingan Sengit di Skuad Garuda
  • Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen
  • Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal
  • Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks
  • Jangan Terkecoh! Ini Kebenaran di Balik Video Viral Ibu Tiri dan Anak Tiri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 22 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemprov Jabar Kucurkan Rp25 Miliar untuk Lindungi Pekerja Informal dan Pelaku Seni

By Muhammad Rafki Razif KiransyahJumat, 7 November 2025 14:43 WIB2 Mins Read
Wakil Guberur Jabar, Erwan Setiawan. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) resmi menganggarkan Rp25 miliar pada tahun 2025 untuk tahap pertama program jaminan sosial pekerja informal, termasuk para pelaku seni dan budaya.

Program ini menargetkan perlindungan bagi satu juta pekerja sektor informal melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Pengumuman tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, dalam acara apresiasi dan fasilitasi bagi seniman dan budayawan di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (7/11/2025).

Rp25 Miliar untuk Tahap Pertama

Erwan menjelaskan bahwa anggaran yang dialokasikan merupakan tahap awal dari program jaminan sosial yang dirancang untuk memberikan perlindungan bagi pekerja yang selama ini tidak tercakup dalam skema formal.

“Tahun ini kami menganggarkan Rp25 miliar untuk tahap pertama, termasuk bagi pelaku seni dan budaya di Jawa Barat,” kata Erwan.

Baca Juga:  Tunda Bayar Proyek Rp621 Miliar di Jabar Tuai Sorotan, Pakar Ungkap Risiko Fiskal Tersembunyi

Target Perlindungan 1 Juta Pekerja Informal

Erwan menegaskan bahwa target total penerima manfaat mencapai 1 juta pekerja informal, yang mencakup pelaku seni, budaya, hingga profesi nonformal lainnya.

“Kita harapkan totalnya satu juta penerima manfaat. Semua untuk sektor informal,” ujarnya.

Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan Akan Dipermudah

Terkait proses administrasi, Pemprov Jabar memastikan persyaratan akan dipermudah agar para pekerja informal dapat segera memperoleh manfaat BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga:  Modal Rp5,8 Miliar, Pemprov Jabar Tangani Langsung Kebakaran TPA Sarimukti

“Syaratnya mengikuti aturan standar, tetapi kami permudah dan bantu agar mereka segera mendapatkan perlindungan,” tegasnya.

Fadli Zon Apresiasi Program Pemprov Jabar

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, Fadli Zon, memberikan apresiasi penuh atas program yang diinisiasi Pemprov Jabar bersama Kemenko PMK.

“Kami sangat mengapresiasi program ini. Kementerian Kebudayaan mendukung penuh,” ujar Fadli.

Ia menyebut kementeriannya selama ini telah memberikan dukungan berupa pembinaan SDM, manajemen talenta, hingga penyediaan sarana dan prasarana untuk pelaku seni budaya.

Baca Juga:  Hadiri TOP CEO Indonesia Awards 2024, Bey Dorong Kolaborasi Pemerintah-Swasta Majukan Ekonomi

Kemajuan Kebudayaan Tanggung Jawab Bersama

Fadli Zon mengingatkan bahwa upaya memajukan kebudayaan nasional merupakan amanat konstitusi yang harus dilakukan secara kolaboratif.

“Kemajuan kebudayaan adalah tanggung jawab kita semua, pemerintah pusat, daerah, swasta, dan para pelaku budaya,” jelasnya.

Dengan dukungan menyeluruh dari provinsi, kabupaten/kota, dan sektor swasta, ia berharap semakin banyak pelaku seni dan budaya yang mendapatkan perlindungan serta fasilitas untuk mengembangkan karya mereka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bpjs ketenagakerjaan sektor informal Erwan Setiawan Fadli Zon jaminan sosial pekerja informal jabar pelaku seni budaya jabar Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lebaran Paling Pilu! Ibu Berpulang Jelang Hari Raya, Kata-Kata Terakhir di Liang Lahat Menyayat Hati

Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen

Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal

Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks

Siap Dipadati Jamaah, Ini Jadwal Shalat Id di Masjid Al-Jabbar

Pohon Tumbang di Jalan Bypass Cicalengka, Arus Kendaraan Sempat Macet Panjang

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.