Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital

Senin, 23 Maret 2026 16:46 WIB

Padat Merayap! Jalur Pacira dan Pangalengan Diserbu Kendaraan Lokal

Senin, 23 Maret 2026 15:32 WIB

Joget di Kantor SPPG, Pantaskah? Viral Mitra MBG Pamer 6 Juta Sehari, Publik: Etikanya Mana?

Senin, 23 Maret 2026 14:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Padat Merayap! Jalur Pacira dan Pangalengan Diserbu Kendaraan Lokal
  • Joget di Kantor SPPG, Pantaskah? Viral Mitra MBG Pamer 6 Juta Sehari, Publik: Etikanya Mana?
  • Bioskop Heboh! 9 Film Indonesia Maret 2026 Siap Temani Libur Lebaran
  • Link Telegram Video 1 Menit 56 Detik ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Tanpa Sensor di Kebun Sawit Heboh, Klaim Full Version
  • Blunder Kepa Bikin Arsenal Terkapar! Manchester City Menang 2-0 di Wembley
  • Pelarian Gagal Total! Tersangka Pembunuhan Cucu Mpok Nori Diciduk di Bus Lintas Provinsi
  • Tegang! Persib Diburu Tekanan, Marc Klok: Satu Laga Saja Bisa Gagalkan Mimpi Juara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 23 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pengamat Prediksi Ada 4 Poros yang Bertarung di Pilgub Jabar

By SusanaJumat, 29 Maret 2024 17:00 WIB2 Mins Read
Gedung Sate. (Foto: jabarprov)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat yang dilaksanakan pada November 2024 mendatang, berbagai prediksi terkait calon pemimpin Tanah Pasundan itu pun kian bermunculan.

Pengamat Politik, Ujang Komarudin memprediksi akan terbentuk tiga sampai lima poros koalisi pada Pilgub Jabar 2024.

“Sekarang masih dinamis, kalau kita melihat Undang-Undang, 20% syarat ketentuan maka bisa 4 calon, atau nanti minimal tiga, paling banyak 4, ya 5 pun gak ada masalah,” ucap Ujang, saat dihubungi, Jumat (29/3/2024).

Seperti diketahui, sebanyak empat paslon yang bertarung di Pilgub Jabar 2018.

Baca Juga:  Pasca Putusan MK, Enam Parpol Bisa Usung Calon Gubernur Jabar Tanpa Koalisi

Mereka adalah Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (diusung oleh PKB, PPP, Partai Hanura dan Partai NasDem), Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (diusung oleh Partai Golkar dan Partai Demokrat).

Lalu, Mayjen (Purn.) Sudrajat-Ahmad Syaikhu (diusung oleh PKS, Partai Gerindra, PAN), serta Mayjen (Purn.) Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan (diusung oleh PDIP).

Diantara nama-nama yang telah bertarung di Pilgub Jabar sebelumnya, kini muncul kembali sebagai tokoh yang juga berpeluang maju di Pilgub Jabar 2024. Seperti, Ridwan Kamil, Uu Rizhanul Ulum, Dedi Mulyadi.

Namun ada juga nama-nama baru yang muncul, yaitu Alfiansyah Komeng, ⁠⁠Atalia Praratya,⁠ ⁠Bima Arya Sugiarto, ⁠Cellica Nurrachdiana, ⁠Desy Ratnasari, Dudung Abdurachman.

Baca Juga:  Pantun Burung Jadi Penutup Pasangan ASIH di Debat Pamungkas Pilgub Jabar 2024

Lalu, Haru Suandharu, ⁠Maman Imanul Haq, ⁠M Iriawan (Iwan Bule), Netty Prasetiyani, ⁠Ono Surono, Saan Mustopa, dan Syaiful Huda.

Dengan munculnya 16 nama tokoh-tokoh tersebut, Ujang mengatakan, semuanya masih memunculkan nama dan tebar pesona masing-masing.

“Karena semuanya punya peluang, semuanya bisa maju dan bisa juga tidak, dan bagaimanapun kan harus membangun koalisi partai, dan yang paling penting lagi sebetulnya yaitu harus memiliki elektabilitas tinggi,” bebernya.

Ujang menilai, para nama-nama tersebut harus berperang elektabilitas untuk memperebutkan dukungan dari partai, karena menurutnya akan sulit jika maju melalui jalur independen di Pilgub Jabar.

Baca Juga:  Didukung Bima Arya di Pilgub Jabar, Dedi Mulyadi: Terima Kasih Sahabatku Tercinta

“Dari 16 nama itu kemungkinan akan dicalonkan dari partai, kalau dari independen kan berat, belum pernah ada yang menang dari independen juga di Jabar itu,” ujarnya.

Kemudian, kata Ujang, partai politik akan mendukung sosok yang memiliki elektabilitas tinggi, karena potensi menangnya juga akan tinggi.

“Biasanya partai-partai itu akan mendukung atau mengusung calon gubernur dan wakil gubernur yang memiliki elektabilitas tinggi, karena potensi menangnya tinggi,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

pengamat Pilgub Jabar poros Ujang Komarudin
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Padat Merayap! Jalur Pacira dan Pangalengan Diserbu Kendaraan Lokal

Joget di Kantor SPPG, Pantaskah? Viral Mitra MBG Pamer 6 Juta Sehari, Publik: Etikanya Mana?

pembunuhan

Pelarian Gagal Total! Tersangka Pembunuhan Cucu Mpok Nori Diciduk di Bus Lintas Provinsi

Merawat Fitrah, Membangun Daerah: Harapan dan Doa Para Pemimpin Jawa Barat di Idul Fitri 1447 H

Lebaran Paling Pilu! Ibu Berpulang Jelang Hari Raya, Kata-Kata Terakhir di Liang Lahat Menyayat Hati

Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen

Terpopuler
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh Video Viral Ukhti Mukena Pink, Benarkah Ada Versi Tanpa Sensor? Ini Faktanya
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
  • Warganet Penasaran! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Disebut-sebut Ada Versi Full, Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.