Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen

Sabtu, 21 Maret 2026 12:48 WIB

Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal

Sabtu, 21 Maret 2026 12:45 WIB

Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks

Sabtu, 21 Maret 2026 12:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen
  • Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal
  • Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks
  • Jangan Terkecoh! Ini Kebenaran di Balik Video Viral Ibu Tiri dan Anak Tiri
  • Siap Dipadati Jamaah, Ini Jadwal Shalat Id di Masjid Al-Jabbar
  • Wajib Tahu! Ini Niat dan Tata Cara Mandi Sunnah Idul Fitri yang Benar
  • Link Video Ojol Bali 17 Menit! Pakar Ungkap Bahaya Mengerikan yang Mengintai HP Anda
  • Bikin Penasaran, Link Video Ojol Bali 17 Menit Diburu Netizen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 22 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Peringati Hari Santri, Bupati Bandung Hadiahkan Umroh dan Tabungan untuk Para Santri

By Aga GustianaRabu, 22 Oktober 2025 13:36 WIB2 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: Dok Pemkab Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-10 tingkat Kabupaten Bandung berlangsung penuh semangat dan kejutan. Dalam acara yang digelar di Lapangan Upakarti, Soreang, Rabu (22/10/2025), Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan hadiah spontan berupa tabungan untuk 50 santri, bahkan satu santriwati beruntung mendapat doorprize ibadah umroh.

“Ini sebagai salah satu bentuk spontanitas perhatian dari kami Pemkab Bandung yang sudah hadir di tengah-tengah santri dan pesantren,” ujar Bupati Bandung seusai memimpin upacara HSN tersebut.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menegaskan bahwa perhatian Pemkab Bandung terhadap dunia pesantren bukan sekadar simbolis. Ia mencontohkan lahirnya Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 8 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, sebagai wujud dukungan nyata terhadap pengembangan lembaga pendidikan keagamaan.

Dengan adanya perda ini, lanjut Kang DS, pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran dari berbagai sumber, baik APBD Kabupaten, APBD Provinsi, maupun APBN, untuk membantu revitalisasi pondok pesantren.

Baca Juga:  Penuhi Aspirasi Masyarakat, Bupati Bandung Akan Bangun SMAN di Desa Pulosari Pangalengan

Selain itu, ia memastikan bahwa insentif bagi guru ngaji tetap akan diberikan pada tahun 2026, meskipun Kabupaten Bandung mengalami pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat hampir sebesar Rp1 triliun.

“Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh santri dan kalangan pesantren agar Pemkab Bandung tetap bisa melakukan inovasi dan terobosan-terobosan yang terbaik untuk menyikapi pengurangan TKD ini,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jumling di Pangalengan, Bupati Bandung Sosialisasikan Program Besti dan Pinjaman Tanpa Bunga

Kang DS juga memaparkan sejumlah program keberpihakan terhadap madrasah dan pesantren, seperti hibah untuk Madrasah Ibtidaiyah dan Tsanawiyah, serta sertifikasi gratis bagi bangunan masjid dan pondok pesantren. Program ini juga membebaskan biaya Perizinan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Menurutnya, program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Bandung, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bandung, Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI).

“Sertifikasi ini penting dan kami sudah membentuk Satgas Penataan Pembangunan Pesantren. Termasuk untuk soal Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)-nya dan Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung (SLF) kita gratiskan. Ini dalam rangka antisipasi agar tidak terjadi kasus-kasus seperti robohnya bangunan ponpes,” jelasnya.

Baca Juga:  Bupati Bandung Ajak Masyarakat Ramaikan Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX

Mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, Kang DS menekankan bahwa santri dan pesantren memiliki peran penting dalam membangun karakter bangsa. Ia berharap para santri dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak dan berilmu.

“Selamat Hari Santri. Semoga santri-santri yang saat ini sedang modok, ngobong untuk menimba ilmu, insyaallah ke depannya akan lebih bermanfaat untuk dirinya sendiri, termasuk untuk keluarga, agama, bangsa dan negara,” tutup Kang DS.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bupati Bandung Dadang Supriatna Hari Santri Nasional Pesantren santri
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen

Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal

Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks

Siap Dipadati Jamaah, Ini Jadwal Shalat Id di Masjid Al-Jabbar

Pohon Tumbang di Jalan Bypass Cicalengka, Arus Kendaraan Sempat Macet Panjang

Badai Hujan dan Angin Kencang Terjang Cicalengka, Jalan Tertutup Pohon Tumbang

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.