Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang

Senin, 21 September 2026 19:00 WIB

Isu Karim Benzema hingga Kebutuhan Lini Depan, Begini Respons Tegas Pelatih Persib Bandung

Senin, 21 September 2026 18:55 WIB

Jejak Dakwah Syekh Ibrahim Al Madani, Muazin Masjidil Haram yang Tutup Usia Usai Lantunkan Azan Fajar

Senin, 21 September 2026 18:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang
  • Isu Karim Benzema hingga Kebutuhan Lini Depan, Begini Respons Tegas Pelatih Persib Bandung
  • Jejak Dakwah Syekh Ibrahim Al Madani, Muazin Masjidil Haram yang Tutup Usia Usai Lantunkan Azan Fajar
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Gebrakan MMA Indonesia! Vallensia Fahira Hotmauli Sumbang Medali di Asian Games 2026
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • RS Premier Bintaro Gunakan Robotic Navigation untuk Bedah Tulang Belakang Lebih Presisi
  • Investasi Rp800 Miliar Pasar Baru Bandung Ditinjau Ulang, Pemkot Buka Opsi Investor Baru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 21 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan: Seandainya Saya Pilih Main untuk Indonesia

By Aga GustianaKamis, 30 Oktober 2025 09:22 WIB3 Mins Read
Radja Nainggolan tak saat bergabung ke Bhayangkara FC.
Radja Nainggolan tak saat bergabung ke Bhayangkara FC. (Foto: Bhayangkara FC).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Mantan gelandang tim nasional Belgia, Radja Nainggolan, mengungkapkan penyesalan mendalam karena tidak pernah membela Timnas Indonesia. Pemain berdarah Batak itu mengaku lebih memilih bermain untuk Indonesia jika sejak awal tahu dirinya akan dilatih Roberto Martinez di skuad Belgia.

Dalam pernyataannya, Nainggolan menyebut ia akan mendapatkan lebih banyak penghormatan dari pencinta sepak bola Tanah Air ketimbang dari publik Belgia, meskipun ia telah membela tim nasional tersebut selama sembilan tahun, dari 2009 hingga 2018.

“Hari ini, saya berkata pada diri sendiri bahwa saya lebih memilih bermain untuk Indonesia, demi rasa hormat yang akan mereka tunjukkan kepada saya,” kata Radja Nainggolan.

Karier Bersinar di Serie A, Abaikan Peluang Naturalisasi

Nama Radja Nainggolan mulai mencuri perhatian publik sepak bola Italia ketika memperkuat Piacenza pada 2007. Permainannya yang agresif dan tendangan kerasnya membuat klub Cagliari memboyongnya ke Serie A pada 2010.

Baca Juga:  Timnas Indonesia U-17 Takluk 0-4 dari Brasil di Piala Dunia U-17 2025

Di saat bersamaan, PSSI tengah gencar menaturalisasi pemain asing untuk memperkuat Timnas Indonesia. Namun, Nainggolan yang kala itu tengah naik daun di Eropa memilih fokus memperjuangkan tempat di Timnas Belgia.

Keputusannya terbukti membuahkan hasil. Setelah lima tahun menunggu, ia akhirnya menjadi andalan De Rode Duivels — julukan Timnas Belgia. Dari akhir 2014 hingga penghujung 2015, Nainggolan tampil dalam 13 dari 15 pertandingan yang dijalani Belgia.

Konflik dengan Roberto Martinez

Segalanya berubah setelah Piala Eropa 2016. Belgia menunjuk Roberto Martinez sebagai pelatih baru, dan sejak saat itu posisi Nainggolan di tim nasional mulai terancam.

Puncaknya terjadi pada Piala Dunia 2018, ketika namanya tidak masuk dalam daftar skuad Belgia. Sejak saat itu, hubungan antara keduanya dikabarkan renggang.

Baca Juga:  Misi Persib Bandung di Piala Presiden 2026: Bukan Soal Trofi, Tapi Kesiapan Empat Kompetisi

Dalam wawancaranya di Podcast Take A Seat, Nainggolan tak segan melontarkan kritik pedas kepada sang pelatih.

“Roberto Martinez bukan ahli sepakbola, ia pelatih yang sangat buruk. Belgia bisa saja memenangkan gelar kalau pelatihnya bukan dirinya,” ujar Nainggolan.

“Dengan Martinez, tidak ada taktik atau strategi. Saat kami kesulitan, instruksinya hanya oper ke Hazard, atau ke De Bruyne, atau ke Lukaku. Tidak pernah ada gaya bermain, tidak pernah ada taktik,” lanjutnya.

Setelah keluar dari skuat Belgia, Nainggolan sempat melanjutkan kariernya di beberapa klub Italia dan terakhir memperkuat Bhayangkara FC di Liga 1 Indonesia musim 2023–2024.

Penyesalan di Akhir Karier

Radja Nainggolan memiliki darah Indonesia dari sang ayah, Marius Nainggolan, yang berasal dari Sumatera Utara, sementara ibunya, Lizzy Bogaert, adalah warga negara Belgia. Dengan latar tersebut, Nainggolan sebenarnya berpeluang besar untuk membela Timnas Indonesia melalui jalur keturunan.

Baca Juga:  Persik Kediri Masih Perkasa, PSS Sleman Siap Sabet Poin di Stadion Brawijaya

Kini, di penghujung kariernya, Nainggolan mengaku menyesal tidak pernah mengambil kesempatan itu. Ia menilai Indonesia akan lebih menghargai dedikasinya sebagai pesepak bola keturunan Nusantara.

Potensi Koneksi Emosional dengan Indonesia

Ungkapan penyesalan Radja Nainggolan sontak mendapat perhatian besar dari publik Indonesia. Banyak penggemar yang menilai, andai saja ia bergabung dengan Garuda di masa jayanya, lini tengah Indonesia akan memiliki pemain berkelas dunia dengan pengalaman panjang di Serie A.

Meski demikian, kejujuran dan keterbukaannya kini membuat sosok Nainggolan semakin dihormati oleh pencinta sepak bola nasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bhayangkara FC Liga 1 Radja Nainggolan Sepak Bola Indonesia Timnas Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gebrakan MMA Indonesia! Vallensia Fahira Hotmauli Sumbang Medali di Asian Games 2026

Catat Jadwalnya! Perjalanan Timnas Indonesia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 Dimulai Pekan Ini

Cuma 2 Tahun Main Teqball, Sumaya Langsung Tembus Final Asian Games 2026

Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

4,65 Detik Mengubah Segalanya: Jejak Robby dari Gresik hingga Jadi Raja Speed Dunia

Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.