Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Selasa, 16 Juni 2026 21:43 WIB

Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer

Selasa, 16 Juni 2026 20:57 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak

Selasa, 16 Juni 2026 20:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi
  • Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer
  • Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak
  • Persib Buru Bek Eropa 190 Cm! Mike van der Hoorn Jadi Target Utama 2026/2027
  • Langsung Gas! Kode Redeem FF Max 16 Juni 2026 Bikin Player Auto Sultan
  • Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?
  • Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!
  • Kisah Gila dari Piala Dunia 2026: Kiper 40 Tahun Tahan Imbang Spanyol, Followers IG Naik 10.000 Persen!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 16 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan: Seandainya Saya Pilih Main untuk Indonesia

By Aga GustianaKamis, 30 Oktober 2025 09:22 WIB3 Mins Read
Radja Nainggolan tak saat bergabung ke Bhayangkara FC.
Radja Nainggolan tak saat bergabung ke Bhayangkara FC. (Foto: Bhayangkara FC).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Mantan gelandang tim nasional Belgia, Radja Nainggolan, mengungkapkan penyesalan mendalam karena tidak pernah membela Timnas Indonesia. Pemain berdarah Batak itu mengaku lebih memilih bermain untuk Indonesia jika sejak awal tahu dirinya akan dilatih Roberto Martinez di skuad Belgia.

Dalam pernyataannya, Nainggolan menyebut ia akan mendapatkan lebih banyak penghormatan dari pencinta sepak bola Tanah Air ketimbang dari publik Belgia, meskipun ia telah membela tim nasional tersebut selama sembilan tahun, dari 2009 hingga 2018.

“Hari ini, saya berkata pada diri sendiri bahwa saya lebih memilih bermain untuk Indonesia, demi rasa hormat yang akan mereka tunjukkan kepada saya,” kata Radja Nainggolan.

Karier Bersinar di Serie A, Abaikan Peluang Naturalisasi

Nama Radja Nainggolan mulai mencuri perhatian publik sepak bola Italia ketika memperkuat Piacenza pada 2007. Permainannya yang agresif dan tendangan kerasnya membuat klub Cagliari memboyongnya ke Serie A pada 2010.

Baca Juga:  Ini yang Dikhawatirkan Bojan Hodak Usai Persib Dipastikan Juara

Di saat bersamaan, PSSI tengah gencar menaturalisasi pemain asing untuk memperkuat Timnas Indonesia. Namun, Nainggolan yang kala itu tengah naik daun di Eropa memilih fokus memperjuangkan tempat di Timnas Belgia.

Keputusannya terbukti membuahkan hasil. Setelah lima tahun menunggu, ia akhirnya menjadi andalan De Rode Duivels — julukan Timnas Belgia. Dari akhir 2014 hingga penghujung 2015, Nainggolan tampil dalam 13 dari 15 pertandingan yang dijalani Belgia.

Konflik dengan Roberto Martinez

Segalanya berubah setelah Piala Eropa 2016. Belgia menunjuk Roberto Martinez sebagai pelatih baru, dan sejak saat itu posisi Nainggolan di tim nasional mulai terancam.

Puncaknya terjadi pada Piala Dunia 2018, ketika namanya tidak masuk dalam daftar skuad Belgia. Sejak saat itu, hubungan antara keduanya dikabarkan renggang.

Baca Juga:  Gilbert Agius Tuding Persib Bermain Sepak Bola Negatif

Dalam wawancaranya di Podcast Take A Seat, Nainggolan tak segan melontarkan kritik pedas kepada sang pelatih.

“Roberto Martinez bukan ahli sepakbola, ia pelatih yang sangat buruk. Belgia bisa saja memenangkan gelar kalau pelatihnya bukan dirinya,” ujar Nainggolan.

“Dengan Martinez, tidak ada taktik atau strategi. Saat kami kesulitan, instruksinya hanya oper ke Hazard, atau ke De Bruyne, atau ke Lukaku. Tidak pernah ada gaya bermain, tidak pernah ada taktik,” lanjutnya.

Setelah keluar dari skuat Belgia, Nainggolan sempat melanjutkan kariernya di beberapa klub Italia dan terakhir memperkuat Bhayangkara FC di Liga 1 Indonesia musim 2023–2024.

Penyesalan di Akhir Karier

Radja Nainggolan memiliki darah Indonesia dari sang ayah, Marius Nainggolan, yang berasal dari Sumatera Utara, sementara ibunya, Lizzy Bogaert, adalah warga negara Belgia. Dengan latar tersebut, Nainggolan sebenarnya berpeluang besar untuk membela Timnas Indonesia melalui jalur keturunan.

Baca Juga:  Igbonefo: Indonesia Punya Peluang Menang Berkat Hasil Imbang dengan Arab Saudi

Kini, di penghujung kariernya, Nainggolan mengaku menyesal tidak pernah mengambil kesempatan itu. Ia menilai Indonesia akan lebih menghargai dedikasinya sebagai pesepak bola keturunan Nusantara.

Potensi Koneksi Emosional dengan Indonesia

Ungkapan penyesalan Radja Nainggolan sontak mendapat perhatian besar dari publik Indonesia. Banyak penggemar yang menilai, andai saja ia bergabung dengan Garuda di masa jayanya, lini tengah Indonesia akan memiliki pemain berkelas dunia dengan pengalaman panjang di Serie A.

Meski demikian, kejujuran dan keterbukaannya kini membuat sosok Nainggolan semakin dihormati oleh pencinta sepak bola nasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bhayangkara FC Liga 1 Pemain Diaspora Radja Nainggolan Roberto Martinez Sepak Bola Indonesia Timnas Belgia Timnas Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Prancis vs Senegal di Piala Dunia 2026: Les Bleus Waspadai Sadio Mane, Duel Sengit Pembuka Grup I

Guncang Piala Dunia 2026! Ucapan Pelatih Senegal Ini Bikin Ruang Pers Langsung Hening!

MotoGP

Jadwal Lengkap MotoGP Ceko 2026 Akhir Pekan Ini: Misi Marquez Lampaui Rekor Rossi di Brno

Kiper 40 Tahun Bikin Spanyol Frustrasi, Vozinha Jadi Pahlawan Tanjung Verde

Geger! Spanyol Tertahan Tim Underdog di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Amunisi Baru Skuad Garuda: DPR Restui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery untuk Piala AFF 2026

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?
  • Video Cut Salwa di Hotel Full Durasi Viral, Warganet Cari Link Telegram
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.