Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

SIG Luncurkan Kembali Semen Kujang, Gandeng Persib Bandung Lewat Kerja Sama Tiga Tahun

Rabu, 5 Agustus 2026 16:11 WIB

Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman

Rabu, 5 Agustus 2026 16:00 WIB

Bangunan Six Nine Padel Tetap Beroperasi, Satpol PP Tegaskan yang Disegel Hanya Videotron Tak Berizin

Rabu, 5 Agustus 2026 15:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • SIG Luncurkan Kembali Semen Kujang, Gandeng Persib Bandung Lewat Kerja Sama Tiga Tahun
  • Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman
  • Bangunan Six Nine Padel Tetap Beroperasi, Satpol PP Tegaskan yang Disegel Hanya Videotron Tak Berizin
  • Laga Hidup Mati Timnas Indonesia Kontra Singapura: Skenario Penentuan Tiket Semifinal Piala AFF 2026
  • Debut Singkat! Mariano Peralta Siap Jadi Senjata Persib di Final Piala Presiden 2026
  • Videotron Six Nine Padel di Jalan Riau Disegel, Satpol PP: Izin Reklame Belum Terbit
  • Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau Masuk Ranah Pidana, Polrestabes Bandung Dalami Unsur Perusakan
  • Badai Jadwal Piala Presiden 2026: Pelatih Persib Keluhkan Fisik Pemain Jelang Play-off Asia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan: Seandainya Saya Pilih Main untuk Indonesia

By Aga GustianaKamis, 30 Oktober 2025 09:22 WIB3 Mins Read
Radja Nainggolan tak saat bergabung ke Bhayangkara FC.
Radja Nainggolan tak saat bergabung ke Bhayangkara FC. (Foto: Bhayangkara FC).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Mantan gelandang tim nasional Belgia, Radja Nainggolan, mengungkapkan penyesalan mendalam karena tidak pernah membela Timnas Indonesia. Pemain berdarah Batak itu mengaku lebih memilih bermain untuk Indonesia jika sejak awal tahu dirinya akan dilatih Roberto Martinez di skuad Belgia.

Dalam pernyataannya, Nainggolan menyebut ia akan mendapatkan lebih banyak penghormatan dari pencinta sepak bola Tanah Air ketimbang dari publik Belgia, meskipun ia telah membela tim nasional tersebut selama sembilan tahun, dari 2009 hingga 2018.

“Hari ini, saya berkata pada diri sendiri bahwa saya lebih memilih bermain untuk Indonesia, demi rasa hormat yang akan mereka tunjukkan kepada saya,” kata Radja Nainggolan.

Karier Bersinar di Serie A, Abaikan Peluang Naturalisasi

Nama Radja Nainggolan mulai mencuri perhatian publik sepak bola Italia ketika memperkuat Piacenza pada 2007. Permainannya yang agresif dan tendangan kerasnya membuat klub Cagliari memboyongnya ke Serie A pada 2010.

Di saat bersamaan, PSSI tengah gencar menaturalisasi pemain asing untuk memperkuat Timnas Indonesia. Namun, Nainggolan yang kala itu tengah naik daun di Eropa memilih fokus memperjuangkan tempat di Timnas Belgia.

Keputusannya terbukti membuahkan hasil. Setelah lima tahun menunggu, ia akhirnya menjadi andalan De Rode Duivels — julukan Timnas Belgia. Dari akhir 2014 hingga penghujung 2015, Nainggolan tampil dalam 13 dari 15 pertandingan yang dijalani Belgia.

Konflik dengan Roberto Martinez

Segalanya berubah setelah Piala Eropa 2016. Belgia menunjuk Roberto Martinez sebagai pelatih baru, dan sejak saat itu posisi Nainggolan di tim nasional mulai terancam.

Puncaknya terjadi pada Piala Dunia 2018, ketika namanya tidak masuk dalam daftar skuad Belgia. Sejak saat itu, hubungan antara keduanya dikabarkan renggang.

Dalam wawancaranya di Podcast Take A Seat, Nainggolan tak segan melontarkan kritik pedas kepada sang pelatih.

“Roberto Martinez bukan ahli sepakbola, ia pelatih yang sangat buruk. Belgia bisa saja memenangkan gelar kalau pelatihnya bukan dirinya,” ujar Nainggolan.

“Dengan Martinez, tidak ada taktik atau strategi. Saat kami kesulitan, instruksinya hanya oper ke Hazard, atau ke De Bruyne, atau ke Lukaku. Tidak pernah ada gaya bermain, tidak pernah ada taktik,” lanjutnya.

Setelah keluar dari skuat Belgia, Nainggolan sempat melanjutkan kariernya di beberapa klub Italia dan terakhir memperkuat Bhayangkara FC di Liga 1 Indonesia musim 2023–2024.

Penyesalan di Akhir Karier

Radja Nainggolan memiliki darah Indonesia dari sang ayah, Marius Nainggolan, yang berasal dari Sumatera Utara, sementara ibunya, Lizzy Bogaert, adalah warga negara Belgia. Dengan latar tersebut, Nainggolan sebenarnya berpeluang besar untuk membela Timnas Indonesia melalui jalur keturunan.

Kini, di penghujung kariernya, Nainggolan mengaku menyesal tidak pernah mengambil kesempatan itu. Ia menilai Indonesia akan lebih menghargai dedikasinya sebagai pesepak bola keturunan Nusantara.

Potensi Koneksi Emosional dengan Indonesia

Ungkapan penyesalan Radja Nainggolan sontak mendapat perhatian besar dari publik Indonesia. Banyak penggemar yang menilai, andai saja ia bergabung dengan Garuda di masa jayanya, lini tengah Indonesia akan memiliki pemain berkelas dunia dengan pengalaman panjang di Serie A.

Meski demikian, kejujuran dan keterbukaannya kini membuat sosok Nainggolan semakin dihormati oleh pencinta sepak bola nasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bhayangkara FC Liga 1 Pemain Diaspora Radja Nainggolan Roberto Martinez Sepak Bola Indonesia Timnas Belgia Timnas Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Laga Hidup Mati Timnas Indonesia Kontra Singapura: Skenario Penentuan Tiket Semifinal Piala AFF 2026

Prediksi Chelsea vs Juventus: The Blues Siap Balas Kekalahan, Juve Terancam Tumbang

Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib Bandung Tantang Persebaya Surabaya di Bali

FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026

Head to Head Bikin Percaya Diri! Persebaya Tantang Arema FC dalam Duel Panas Penentu Final

Sedang Berlangsung! Cek Link Live Persib vs Persija

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.