bukamata.id – Persib Bandung tengah menghadapi ujian berat di bursa transfer putaran kedua musim Super League 2025/2026.
Ambisi besar Maung Bandung untuk memperkuat skuad justru terbentur penolakan dari sejumlah pemain berlabel grade A yang sebelumnya dikaitkan erat dengan klub kebanggaan Bobotoh tersebut.
Tak tanggung-tanggung, tiga nama besar yang nilainya bak berlian di bursa transfer dipastikan gagal bergabung dengan Persib Bandung, yakni Maarten Paes, Ole Romeny, dan Igor Sergeev.
Situasi ini membuat langkah Persib di paruh kedua musim kian menantang, terutama untuk menjaga performa di level domestik dan Asia.
Maarten Paes Beri Sinyal Kuat Tolak Persib Bandung
Nama Maarten Paes menjadi sorotan utama dalam beberapa hari terakhir. Kiper FC Dallas itu sebelumnya dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Persib Bandung untuk putaran kedua musim 2025/2026.
Namun, harapan tersebut nyaris sirna setelah Paes terpantau mengikuti sesi latihan terbaru FC Dallas. Kehadirannya di latihan klub MLS tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Paes tidak akan hengkang ke Indonesia dalam waktu dekat.
Dengan kondisi tersebut, peluang Persib Bandung mendatangkan kiper berkelas internasional itu dipastikan tertutup.
Ole Romeny Pilih Bertahan di Eropa, Persib Gagal Tambah Daya Gedor
Selain Paes, Persib Bandung juga harus menelan pil pahit setelah Ole Romeny menolak tawaran resmi klub. Penyerang milik Oxford United itu menjadi target utama Persib untuk menambah daya gedor, terutama demi bersaing di AFC Champions League Two 2025/2026.
Persib bahkan dikabarkan telah melakukan negosiasi serius dengan pihak klub Inggris tersebut. Namun, Romeny memilih melanjutkan kariernya di Eropa.
Informasi penolakan itu diungkap akun Instagram @footfocus.id pada Jumat (26/12/2025).
“Ole Romeny telah memutuskan menolak proposal Persib Bandung karena prioritasnya adalah melanjutkan karier di Eropa dan tetap berada di level kompetitif tertinggi,” tulis akun tersebut.
Dengan keputusan ini, Persib Bandung terpaksa mengalihkan bidikan ke pemain asing lainnya.
Igor Sergeev Lebih Pilih Persepolis FC Meski Ditawari Nilai Fantastis
Nama besar lainnya yang gagal diamankan Persib Bandung adalah Igor Sergeev, striker andalan Timnas Uzbekistan.
Peluang Persib sebenarnya sangat terbuka karena kontrak Sergeev bersama Pakhtakor FC telah berakhir pada 31 Desember 2025.
Artinya, Persib bisa merekrut Sergeev secara gratis dan bahkan disebut telah menyiapkan tawaran fantastis. Namun, harapan itu kembali pupus setelah Sergeev resmi bergabung dengan Persepolis FC, klub raksasa Liga Iran, pada 5 Januari 2026.
Keputusan tersebut sekaligus menutup peluang Persib mendapatkan striker tajam berpengalaman internasional di putaran kedua musim ini.
Ditinggal Federico Barba, Pilar Pertahanan Persib Terancam Rapuh
Tak hanya gagal mendatangkan pemain baru, Persib Bandung juga terancam kehilangan Federico Barba, bek asing asal Italia yang menjadi idola baru Bobotoh.
Federico Barba disebut telah mantap untuk kembali ke Eropa, meski manajemen Persib menolak tawaran dari klub Yunani yang ingin memboyongnya. Bahkan, pemain berusia 32 tahun itu dikabarkan siap membayar penalti kontrak demi mewujudkan keinginannya.
Faktor keluarga menjadi alasan utama Barba ingin kembali ke Benua Biru. Laga kontra Persija Jakarta pada Minggu, 11 Januari 2026 disebut-sebut menjadi pertandingan terakhirnya bersama Maung Bandung.
Kontribusi Besar Federico Barba untuk Persib Bandung
Kepergian Federico Barba jelas akan menjadi kerugian besar bagi Persib Bandung. Pasalnya, eks pemain Como 1907 itu merupakan salah satu aktor utama di balik kokohnya lini belakang Persib musim ini.
Barba telah mencatatkan 17 penampilan dengan total 1.180 menit bermain, menyumbang 3 gol dan 1 assist di semua kompetisi.
Berkat kontribusinya, Persib Bandung mampu tampil solid, sering mencatatkan clean sheet, memuncaki klasemen Super League, serta lolos ke babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026.
Tantangan Berat Persib Bandung di Putaran Kedua
Gagalnya Persib Bandung mendatangkan tiga pemain grade A sekaligus potensi hengkangnya Federico Barba membuat tantangan Maung Bandung di putaran kedua musim 2025/2026 kian berat.
Manajemen kini dituntut bergerak cepat dan cermat agar kekuatan tim tetap terjaga, demi mempertahankan posisi puncak klasemen dan menjaga asa berprestasi di level Asia.
Bobotoh pun kini menanti langkah strategis Persib Bandung dalam menyikapi bursa transfer yang sejauh ini berjalan tak sesuai harapan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









