bukamata.id – Persib Bandung terus menunjukkan dominasi di Liga Indonesia 2025/2026. Maung Bandung saat ini memimpin klasemen dengan 58 poin, unggul empat angka atas Borneo FC dan enam poin dari Persija Jakarta.
Performa Persib Mulai Stabil setelah Kemenangan atas Bhayangkara FC
Meski sempat meraih hasil kurang konsisten di awal musim, performa Persib perlahan meningkat. Kemenangan 2-0 atas Bhayangkara FC menjadi titik balik, membawa tim ini tak terkalahkan dalam 12 laga terakhir, dengan rincian sembilan kemenangan dan tiga imbang.
Pertahanan Kuat Jadi Kunci Keberhasilan
Kekuatan utama Persib terlihat dari solidnya lini pertahanan. Tim ini baru kebobolan empat gol, dengan Persebaya menjadi satu-satunya tim yang berhasil menjebol gawang dua kali. Federico Barba membawa gaya bertahan ala Italia, berduet solid dengan Patricio Matricardi di jantung pertahanan, sementara pulihnya Julio Cesar menambah opsi bek tengah.
Pemain sayap bertahan seperti Kakang Rudianto, Eliano Reijnders, Alfeandra Dewangga, dan Frans Putros juga kerap dimainkan sebagai gelandang bertahan untuk memperkuat lini tengah. Penampilan kiper Teja Paku Alam juga sangat krusial dengan berbagai penyelamatan penting.
Lini Serang Efektif, Gol Mengalir
Persib tidak hanya tangguh di pertahanan, tetapi lini serang juga produktif. Tim ini mencetak 21 gol dalam 12 pertandingan terakhir, menandakan keseimbangan antara ofensif dan defensif. Andrew Jung menjadi pencetak gol paling menonjol, disusul Ramon Tanque yang mulai menunjukkan kontribusi signifikan di depan gawang lawan.
Persiapan Menjelang Laga Kontra Semen Padang
Persib akan menghadapi Semen Padang pada 5 April 2026. Absennya Patricio Matricardi diprediksi tidak akan banyak mengganggu kestabilan tim karena opsi bek tengah yang cukup memadai.
Dengan tren tak terkalahkan dan kombinasi lini pertahanan solid serta serangan efektif, Persib Bandung berpotensi mencetak sejarah sebagai tim pertama yang hattrick jawara Liga Indonesia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









