Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ole Romeny

4 Assist Lawan Bangladesh, Ole Romeny Malah Diragukan Main di Final Indonesia vs Thailand

Senin, 5 Oktober 2026 10:34 WIB

Jelang Duel Port FC vs Persib, Maung Bandung Kehilangan Banyak Pemain! Ini Daftarnya

Senin, 5 Oktober 2026 10:01 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Stabil, Antam Rp2,613 Juta dan UBS Rp2,530 Juta per Gram

Senin, 5 Oktober 2026 09:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 4 Assist Lawan Bangladesh, Ole Romeny Malah Diragukan Main di Final Indonesia vs Thailand
  • Jelang Duel Port FC vs Persib, Maung Bandung Kehilangan Banyak Pemain! Ini Daftarnya
  • Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Stabil, Antam Rp2,613 Juta dan UBS Rp2,530 Juta per Gram
  • Detik-detik Mencekam Kebakaran Ponpes di Cirebon, Warga dan Santri Bahu-membahu Padamkan Api Pakai Ember
  • Ambisi Digital Rp3,5 T vs Keadilan Ekologis: Sisi Gelap Proyek AI Data Center Jatiluhur
  • Buku Perlinsos Sepanjang Hayat: Panduan Lengkap Semua Perlindungan Sosial di era Presiden Prabowo
  • Siap-siap Comeback? Febri Hariyadi Beberkan Progres Pemulihan Cedera Bersama Persib
  • Cek Bansos KTP Oktober 2026 Lewat HP, Cukup Masukkan NIK untuk Tahu Status Penerima
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 5 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Kapan Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H Digelar? Ini Bocoran Jam Pengumuman dari Kemenag

By Aga GustianaKamis, 19 Maret 2026 13:42 WIB2 Mins Read
Petugas rukyat meneropong posisi hilal. (Foto: ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah menjadi momen yang paling dinantikan masyarakat Indonesia saat ini. Pertanyaan mengenai kapan hasil sidang isbat diumumkan mulai mencuat seiring mendekatnya akhir Ramadhan. Kementerian Agama (Kemenag) RI secara resmi menjadwalkan musyawarah besar ini pada Kamis, 19 Maret 2026, bertempat di Auditorium H.M Rasjidi, Jakarta.

Sidang ini bukan sekadar rutinitas, melainkan landasan hukum bagi umat Muslim dalam menentukan hari kemenangan. Di Indonesia, terdapat potensi perbedaan tanggal perayaan antara pemerintah dan organisasi keagamaan karena perbedaan kriteria teknis dalam melihat bulan baru.

Dua Metode Penentu Hari Raya: Hisab dan Rukyat

Pemerintah Indonesia menerapkan standar MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Standar ini mengharuskan hilal berada pada ketinggian minimal 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat. Jika kriteria ini tidak terpenuhi pada petang hari ke-29 Ramadhan, maka bulan berjalan akan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal).

Kemenag menggabungkan dua teknik sekaligus:

  • Hisab: Perhitungan astronomis untuk memprediksi posisi bulan secara matematis.
  • Rukyatul Hilal: Verifikasi faktual dengan pengamatan langsung di ratusan titik pemantauan di seluruh penjuru negeri.

Perbedaan Kalender: Muhammadiyah Tetapkan Lebaran Lebih Awal

Berbeda dengan langkah pemerintah yang menunggu hasil pemantauan lapangan, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 H melalui metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal. Berdasarkan Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, Muhammadiyah memastikan Idul Fitri 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Sementara itu, prediksi dari BMKG dan kalender Hijriah Kemenag menunjukkan kemungkinan besar hilal belum mencapai kriteria minimum pada Kamis petang. Hal ini memunculkan estimasi bahwa lebaran versi pemerintah baru akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Estimasi Jam Pengumuman Hasil Sidang Isbat

Bagi Anda yang menunggu kepastian untuk agenda mudik atau persiapan hidangan lebaran, berikut adalah rincian jadwal agenda Kemenag pada 19 Maret 2026:

AgendaPerkiraan WaktuKeterangan
Seminar Posisi Hilal16.00 WIBTerbuka untuk umum/live streaming
Sidang Isbat TertutupMaghribDiikuti perwakilan ormas dan duta besar
Konferensi Pers Hasil19.00 – 20.30 WIBPengumuman resmi 1 Syawal

Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kerukunan dan semangat toleransi apabila terjadi perbedaan tanggal perayaan. Keputusan final tetap merujuk pada hasil pemaparan para ahli falak dan pakar astronomi yang akan dilaporkan dalam sidang tertutup tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Stabil, Antam Rp2,613 Juta dan UBS Rp2,530 Juta per Gram

Mojang Bandung Gita Puspita: Aktif Berorganisasi, Mengajar, dan Terus Bertumbuh Mengejar Masa Depan

Bongkar Dapur Comeback Syahrini: Dari Alasan Vakum, Bagi-bagi Dollar, Hingga Konsultan Komedi!

Liburan ke Indramayu? Ini 4 Tempat Wisata Terbaru 2026 yang Wajib Masuk Daftar

Dede Sunandar Tumbang di Ring, Vicky Prasetyo Menangis Histeris

Jangan Cuma Jalan-jalan, Ini 5 Kuliner Khas Indramayu yang Wajib Dicicipi

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.