bukamata.id – Perjalanan Persib Bandung di AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 resmi berakhir di babak 16 besar setelah kalah agregat 1-3 dari Ratchaburi FC.
Meski meraih kemenangan 1-0 pada leg kedua yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Kamis, 18 Februari 2026 malam WIB, insiden invasi suporter usai laga membuat klub berpotensi menghadapi sanksi Komite Disiplin dan Etik AFC dalam waktu dekat.
Gol Andrew Jung Tak Cukup Membalikkan Agregat
Gol Persib dicetak oleh Andrew Jung pada menit ke-39. Namun kemenangan tersebut tidak cukup membalikkan kekalahan 0-3 di leg pertama, sehingga langkah Maung Bandung di kompetisi Asia musim ini terhenti di fase gugur awal.
Invasi Suporter dan Risiko Sanksi
Pascalaga, ratusan Bobotoh turun ke lapangan. Beberapa oknum terekam mencoba mendekati dan menyerang perangkat pertandingan serta pemain Ratchaburi. Pemain, staf tim, hingga pelatih Bojan Hodak turun menenangkan suporter dan meminta mereka kembali ke tribun.
Insiden ini terekam dalam siaran televisi dan tersebar luas di media sosial, yang berpotensi masuk dalam laporan resmi delegasi pertandingan kepada AFC. Catatan sebelumnya Persib di sidang disiplin menambah risiko potensi sanksi.
Jenis Sanksi yang Bisa Dijatuhkan AFC
- Denda finansial: Salah satu hukuman paling umum jika klub melanggar regulasi keamanan pertandingan.
- Pertandingan tanpa penonton atau pembatasan jumlah suporter: Memengaruhi atmosfer kandang dan pemasukan tiket, terutama bagi klub dengan basis dukungan besar seperti Persib.
- Pengurangan poin atau diskualifikasi: Hukuman paling berat yang dapat diterapkan jika pelanggaran dinilai serius atau berulang, meski jarang dijatuhkan.
Manajemen Persib saat ini masih menunggu hasil sidang resmi Komite Disiplin dan Etik AFC, yang dijadwalkan berlangsung beberapa hari ke depan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









