bukamata.id – Manajemen Persib Bandung, melalui PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), resmi mengajukan banding atas sanksi yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepada Beckham Putra.
Sanksi tersebut diberikan terkait selebrasi Tiris yang dilakukan Beckham saat laga kontra Persija Jakarta. Komdis PSSI menjatuhkan larangan bermain sebanyak tiga pertandingan disertai denda sebesar Rp 75 juta.
Keputusan ini dianggap tidak masuk akal oleh pihak Persib, yang menilai bahwa selebrasi tersebut tidak mengandung unsur provokatif atau pelanggaran berat.
Apabila banding tersebut ditolak, Beckham Putra dipastikan absen dalam dua laga penting Persib berikutnya, yaitu saat menghadapi Persebaya Surabaya dan Persik Kediri.
Beckham sendiri mengungkapkan harapannya agar banding tersebut diterima, sehingga ia dapat kembali membela timnya di pertandingan mendatang.
“Kemarin, menurut keterangan dari Interim Director of Sports, Adhitia Putra, banding sudah diajukan dan saat ini kami menunggu hasil keputusannya. Semoga banding ini bisa diterima, sehingga saya bisa bermain di laga berikutnya dan membantu tim meraih kemenangan kembali,” ujar Beckham, dikutip dari Instagram @sekitarbandungcom, Minggu (23/2/2025).
Sebelumnya, Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, meluapkan kekecewaannya terhadap keputusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang menjatuhkan sanksi kepada gelandang andalannya, Beckham Putra.
Surat keputusan tersebut dikirim secara mendadak, hanya beberapa jam sebelum pertandingan dimulai, sehingga mengguncang persiapan tim.
“Yang benar-benar membuatku kesal adalah, kami sudah berlatih selama lima hari bersama Beckham. Lima hari penuh kami merencanakan semuanya dengannya, tapi malam sebelum pertandingan Komdis PSSI tiba-tiba mengirim surat hukuman kepada Beckham,” ujar Hodak dengan nada kesal, dikutip dari Instagram @bandungfootball, Minggu (23/2/2025).
Hodak mengkritik keras keputusan tersebut, menyebutnya sebagai tindakan yang tidak profesional dan merugikan tim. Ia mengungkapkan frustrasinya karena situasi serupa pernah terjadi sebelumnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











