bukamata.id – Manajemen Persija Jakarta meminta maaf kepada Persib Bandung atas kericuhan suporter. Kericuhan itu melibatkan suporter tuan rumah dan suporter tim tamu yang memaksakan diri datang ke lokasi.
Selain itu, terjadi juga aksi pelemparan terhadap pemain Persib. Bahkan Tyronne del Pino sampai terluka di kepalanya.
Persija secara tegas mengecam tindakan tersebut dan tidak mentoleransi adanya tindakan kekerasan yang hadir di sebuah pertandingan.
Melalui laman resminya, pihak manajemen sudah melakukan tindakan preventif untuk mencegah suporter tim tamu hadir di stadion. Sayangnya, imbauan itu tak digubris.
Adapun imbauan yang dilakukan Persija disebar di seluruh kanal sosial media hingga berkirim surat ke manajemen Persib.
Selain itu, panitia pelaksana pertandingan telah bekerja keras agar pertandingan berjalan kondusif, aman dan nyaman.
Berkoordinasi intensif dengan Polda Metro Jaya dan Polres Bekasi dalam membangun skema keamanan pun sudah dilakukan. Tapi sayang, hal yang tak diinginkan masih terjadi.
“Kami menyayangkan apa yang terjadi di laga Persija vs Persib. Kami meminta maaf kepada Persib, jajaran kepolisian, pengelola Stadion Patriot, dan masyarakat Kota Bekasi yang terkena imbas kekisruhan ini,” ujarnya. Direktur Persija Mohamad Prapanca.
“Kami akan menuntaskan masalah ini dengan berkoordinasi bersama semua pihak yang terlibat. Kami harus bekerja lebih keras lagi di laga-laga kandang berikutnya agar hal-hal negatif seperti ini tak terulang,” sambungnya.
Persija pun mengimbau agar teman-teman suporter lebih dewasa sehingga tak mudah terprovokasi atau pun memprovokasi.
Sebelumnya diketahui, laga Persija vs Persib yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, diwarnai kericuhan suporter.
Dikabarkan, ada suporter tim tamu yang nekat datang ke stadion yang menjadi bulan-bulanan suporter tim lawan.
Selain itu, adanya pelemparan ke arah lapangan usai pertandingan. Bahkan, Tyronne del Pino mengalami luka di kepalanya akibat pelemparan tersebut.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











