bukamata.id – Laga seru antara Persita Tangerang vs Persib Bandung di Stadion Indomilk Arena pada Kamis, 16 Mei 2025, berakhir tanpa pemenang. Kedua tim bermain ngotot dan menghasilkan skor imbang 2-2, dalam pertandingan yang diwarnai atmosfer luar biasa dari para pendukung kedua kubu.
Namun, bukan hanya jalannya pertandingan yang mencuri perhatian. Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, justru menyoroti suasana damai dan harmonis di tribun penonton, yang menurutnya menjadi pelajaran berharga bagi dunia sepak bola Indonesia.
“Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah saya melihat semua suporter bercampur hari ini, tapi saya tidak melihat ada masalah atau keributan. Jadi kalau mereka bisa berperilaku seperti ini, itu akan menjadi sesuatu yang luar biasa,” ujar Bojan usai laga.
Bobotoh & La Viola Tampil Kompak, Tak Ada Keributan
Indomilk Arena pada malam itu dipadati ribuan suporter dari dua kubu: La Viola, pendukung Persita, dan Bobotoh, fans setia Persib. Meskipun status pertandingan adalah laga tandang untuk Persib, ribuan Bobotoh tetap hadir mendukung langsung dari tribun.
Situasi ini terjadi di tengah larangan resmi dari PSSI terkait kehadiran suporter tim tamu di stadion demi alasan keamanan. Bojan pun menyadari bahwa klubnya kemungkinan akan mendapatkan sanksi dari federasi, namun ia menilai ada pesan penting yang harus diperhatikan dari peristiwa ini.
“Di banyak klub-klub di Eropa, bahkan di seluruh dunia, anda mempunyai masalah karena mereka tidak punya fans. Oleh itu, saya pikir ini adalah hal yang baik. Ini bukan masalah. Masalah adalah jika mereka pergi dari stadion,” kata pelatih asal Kroasia itu.
Suporter Adalah Nyawa Sepak Bola, Tapi Butuh Edukasi
Bojan juga menekankan pentingnya peran edukasi terhadap suporter, terutama generasi muda. Ia menyebut bahwa antusiasme tinggi dari fans bukanlah masalah selama diarahkan dengan benar.
“Satu-satunya hal adalah mereka butuh edukasi, terutama anak-anak muda yang kadang melakukan hal-hal yang tidak seharusnya. Tapi bagi kami, para pesepakbola dan pelatih, kami menikmati saat bermain dalam atmosfer seperti ini,” ujarnya.
Atmosfer yang tercipta saat melawan Persita, menurut Bojan, adalah gambaran ideal dari pertandingan sepak bola: penuh semangat, tanpa kekerasan, dan memotivasi pemain di lapangan.
“Di sinilah kamu merasa lebih baik, di sinilah kamu berusaha memberikan yang terbaik, di sinilah kamu mencoba tampil lebih baik lagi untuk fans. Jadi, hal seperti ini jelas merupakan sesuatu yang positif,” lanjutnya.
Bojan Nilai Bobotoh Lebih Dewasa Musim Ini
Dalam kesempatan tersebut, Bojan juga memuji perubahan sikap dari Bobotoh musim ini yang menurutnya semakin dewasa dan tertib.
“Dan tahun ini saya pikir Anda bisa melihat perubahan besar dari Bobotoh. Tidak ada keributan di stadion kami. Tidak ada flare. Di pertandingan terakhir, saya tidak tahu kenapa kami didenda, saya juga tidak begitu yakin,” ujarnya.
“Jadi menurut saya, beginilah seharusnya suasana dalam pertandingan sepak bola,” tutup Bojan Hodak.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










