Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget

Minggu, 29 Maret 2026 17:04 WIB
CPNS

BREAKING! Pemerintah Tunda Seleksi ASN 2026, Formasi Belum Diumumkan

Minggu, 29 Maret 2026 16:00 WIB

Live Streaming! Indonesia vs Bulgaria Malam Ini, Klik Link Resmi Nonton Final FIFA Series 2026

Minggu, 29 Maret 2026 15:25 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • BREAKING! Pemerintah Tunda Seleksi ASN 2026, Formasi Belum Diumumkan
  • Live Streaming! Indonesia vs Bulgaria Malam Ini, Klik Link Resmi Nonton Final FIFA Series 2026
  • Gila! Persib Siapkan ‘Skuad Monster’ 2026/2027, 4 Pos Krusial Langsung Disikat
  • Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘7 Menit’ Ramai Dicara, Ada Link Telegram?
  • Fisik Terbatas, Tekad Tanpa Batas! Adinda Adprilaa: Bukti Nyata Gunung Bukan Hanya Milik Mereka yang Sempurna
  • Duel Panas! Indonesia Bentrok Bulgaria di Final FIFA Series 2026, Siapa Lebih Unggul?
  • Pria Gagal Bunuh Diri di Flyover Kiaracondong Bandung, Motif Asmara Terungkap
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Perubahan Iklim Berpotensi ‘Bangunkan’ Ratusan Gunung Berapi Tersembunyi di Antartika

By Aga GustianaSelasa, 7 Januari 2025 14:56 WIB2 Mins Read
Ilustrasi gunung berapi di Antartika. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perubahan iklim yang terjadi saat ini berpotensi ‘membangunkan’ ratusan gunung berapi yang berada di Antartika.

Diketahui, Benua Antartika memiliki gunung berapi raksasa seperti Gunung Erebus. Selain itu, ada juga 100 gunung berapi lainnya di sana, sebagian berkelompok di sepanjang patai barat.

Dari ratusan gunung berapi tersebut memuncak di atas permukaan, namun ada juga yang berada beberapa kilometer di bawah lapisan es Antartika, sebagian besarnya ‘tertidur’, namun bukan berarti tidak aktif.

Rentetan gunung berapi itu kemungkinan akan bangkit disebabkan perubahan iklim. Diketahui, perubahan iklim ini yang menyebabkan lapisan es mencair, hingga meningkatkan permukaan laut global.

Baca Juga:  Penganut Teori Bumi Datar Akhirnya Percaya Bumi Itu Bulat

Pencairan ini pun menghilangkan beban di atas bebatuan di bawahnya. Cairnya lapisan es juga telah terbukti meningkatkan aktivitas vulkanik di gunung berapi subglasial di tempat lain di dunia.

Para peneliti juga sudah menjalankan 4.000 simulasi komputer untuk mempelajari bagaimana hilangnya lapisan es hingga mempengaruhi gunung berapi Antartika yang terkebur.

Dari penelitian tersebut ditemukan jika pencairan bertahap dapat meningkatkan jumlah dan ukuran letusan gunung berapi di sana.

Baca Juga:  Temuan Tak Terduga di Bawah Es Antartika, Bukti Wilayah Kutub Dulu Hutan

Di mana, menipisnya lapisan es dapat mengurangi tekanan pada ruang magma di bawah permukaan, yang menyebabkan magma terkompresi mengembang. Pemuaian ini meningkatkan tekanan pada dinding ruang magma dan dapat menyebabkan letusan.

Beberapa ruang magma menampung sejumlah besar gas. Saat magma mendingin dan tekanan lapisan penutup berkurang, gas tersebut keluar seperti karbonasi botol soda yang baru dibuka, meningkatkan tekanan di ruang magma. Tekanan ini berarti es yang mencair dapat mempercepat timbulnya letusan dari gunung berapi subglasial.

Baca Juga:  Cuaca Panas Belakangan Ini, Begini Penjelasan BMKG

Letusan gunung berapi subglasial mungkin tidak terlihat di permukaan, tapi dapat berdampak pada lapisan es. Panas dari letusan ini dapat meningkatkan pencairan es jauh di bawah permukaan dan melemahkan lapisan es di atasnya.

Para periset menekankan bahwa proses ini lambat, berlangsung selama ratusan tahun, namun tetap dapat berdampak luas. Inti dari riset yang diterbitkan jurnal Geokimia, Geofisika, Geosistem, mengungkapkan bahwa mencairnya es di Antartika tidak hanya meningkatkan frekuensi letusan gunung berapi di sana, tapi juga mengintensifkan skalanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Antartika gunung berapi iklim
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘7 Menit’ Ramai Dicara, Ada Link Telegram?

Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan

Banjir Reward! Intip Deretan Kode Redeem FF Terbaru 29 Maret 2026, Ada Skin SG2 dan Bundle Langka

Kode Redeem FF

Bukan Kaleng-Kaleng! Kode Redeem FF 29 Maret 2026: Sikat SG2 OPM dan Skin M1887 Gratis

Pria Menonton Sendirian di Kamar

Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.