bukamata.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prediksi cuaca untuk Kota Bandung pada Kamis, 22 Januari 2026. Data terbaru per pukul 05.06 WIB menunjukkan sebagian besar wilayah Bandung diperkirakan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sepanjang hari.
Khusus Kecamatan Sukasari, hujan sedang berpotensi terjadi dengan suhu antara 19–21°C dan kelembapan udara 89–94 persen. Kondisi ini menandakan curah hujan yang cukup signifikan, terutama pada pagi hingga siang hari.
Sementara itu, kecamatan lain di Bandung umumnya hanya mengalami hujan ringan. Wilayah seperti Coblong, Babakan Ciparay, Bojongloa Kaler, Andir, dan Cicendo diprediksi turun hujan ringan dengan suhu 20–22°C dan kelembapan di atas 87 persen.
Di kawasan Bandung Utara, termasuk Sukajadi, Cidadap, dan Bandung Wetan, hujan ringan juga kemungkinan terjadi. Suhu relatif sejuk, berkisar 19–22°C, dengan kelembapan tinggi 92–94 persen, yang berpotensi membuat permukaan jalan licin.
Wilayah tengah dan selatan Bandung, seperti Astana Anyar, Regol, Lengkong, Batununggal, dan Bandung Kidul, diperkirakan mengalami hujan ringan merata. BMKG mencatat kelembapan di kawasan ini antara 87–94 persen, sehingga masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan genangan air.
Kecamatan di bagian timur kota, seperti Antapani, Buahbatu, Rancasari, Arcamanik, Cibiru, dan Ujungberung, juga memiliki potensi hujan ringan dengan suhu 19–22°C dan kelembapan yang bisa mencapai 96 persen.
Sementara wilayah Gedebage, Panyileukan, Cinambo, dan Mandalajati diperkirakan memiliki kondisi serupa. Tingginya kelembapan di kawasan ini dapat memicu kabut atau jarak pandang terbatas, terutama pada pagi dan malam hari.
BMKG mengingatkan warga Bandung untuk selalu waspada terhadap kondisi jalan yang licin dan potensi genangan air. Pengendara diharapkan lebih berhati-hati, sementara masyarakat yang tinggal di area rawan diminta meningkatkan kewaspadaan.
Perlu dicatat, prakiraan cuaca dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika atmosfer. Untuk informasi terkini, masyarakat dianjurkan memantau kanal resmi BMKG atau menghubungi Contact Center BMKG di 196.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











