Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Traffic Light Mati karena Dicuri, Ini 5 Persimpangan Bandung yang Terdampak

Kamis, 1 Oktober 2026 20:20 WIB

Catat Jadwal Persib Oktober 2026, Maung Bandung Tampil di 3 Kompetisi

Kamis, 1 Oktober 2026 20:11 WIB
Ilustrasi pencairan BSU

Pasutri di Cimahi Edarkan Uang Palsu Rp100 Ribu Selama 4 Bulan, Terbongkar di Warung

Kamis, 1 Oktober 2026 20:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Traffic Light Mati karena Dicuri, Ini 5 Persimpangan Bandung yang Terdampak
  • Catat Jadwal Persib Oktober 2026, Maung Bandung Tampil di 3 Kompetisi
  • Pasutri di Cimahi Edarkan Uang Palsu Rp100 Ribu Selama 4 Bulan, Terbongkar di Warung
  • Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober: 18 Pejabat Dilantik, Ada Kapolri dan Menko Baru
  • Catat! Ini Jadwal Operasi Antik Lodaya 2026 di Jawa Barat
  • Berburu Sarapan di Bandung? 7 Kuliner Legendaris Ini Wajib Masuk Daftar
  • BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu, Cek Syarat Penerima dan Desilnya
  • Jadwal Berubah! Garudayaksa FC vs Persib Dimajukan, Ini Waktu Terbarunya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 1 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Pujian Bos Koi Hartono Soekwanto: Parahyangan Golf Bukti Lapangan Kelas Dunia dari Bandung Barat

By SusanaMinggu, 24 Agustus 2025 09:00 WIB4 Mins Read
Bos Koi Hartono Soekwanto membagikan pengalamannya bermain di Parahyangan Golf, Padalarang. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengalaman bermain golf di Parahyangan Golf yang berlokasi di Jl Saridewata No 1, Cikande, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, menjadi momen yang sangat berkesan bagi Bos Koi Hartono Soekwanto.

Ia tidak sekadar menikmati hijaunya lapangan, tetapi juga dibuat terkesima dengan pelayanan hingga detail fasilitas yang membuat Parahyangan Golf dinobatkan sebagai lapangan golf terbaik di Indonesia selama empat tahun berturut-turut.

Usai memainkan beberapa hole, Hartono berbagi pengalaman pribadinya. Dengan penuh semangat, ia menyampaikan rasa kagumnya terhadap standar internasional yang diterapkan di Parahyangan Golf, baik dari sisi kualitas lapangan, pelayanan, hingga perhatian pada kesehatan pemain.

“Saya habis main golf di lapangan golf terbaik di Indonesia, empat tahun berturut-turut, ini luar biasa. Tidak heran kalau Parahyangan Golf bisa meraih predikat lapangan terbaik,” ujar Hartono, Sabtu (23/8/2025).

Menurutnya, apa yang membuat Parahyangan Golf berbeda dari lapangan lain adalah perhatian pada detail yang jarang ditemui di tempat lain. Ia mencontohkan pengelola lapangan bahkan menyediakan menu makanan khusus bagi penderita diabetes.

“Saya kan ada diabetes. Sampai detail sekali, lapangan golf ini mempersiapkan makanan untuk penderita diabetes. Jadi ada menu rendah gula dan rendah karbohidrat. Itu yang mungkin di tempat lain tidak dipersiapkan sedetail ini,” tuturnya penuh apresiasi.

Baca Juga:  Berkat Indukan Hartono Soekwanto, Koi Lokal Indonesia Berjaya di ZNA Bandung 2025

Standar Internasional dan Rumput Impor

Rahasia di balik prestasi Parahyangan Golf diungkap oleh Dais Irianto, Manager Golf Operational. Ia menyebut lapangan ini masuk kategori champion club dengan standar internasional, sehingga mampu menjadi tuan rumah turnamen besar, termasuk EDT Tour pada 2019 yang diikuti pegolf dari Jepang, Korea, hingga Australia.

Selain itu, perawatan lapangan juga menjadi perhatian utama. Salah satunya adalah penggunaan rumput impor dari Australia, jenis Joysia Jeon yang pertama kali diterapkan di Indonesia, khususnya di Bandung dan Jakarta.

“Kalau soal rumput, kita memang berbeda. Kita yang pertama pakai Joysia Jeon. Biasanya lapangan lain masih memakai bermuda atau tip eagle. Untuk area green kita masih pakai tip eagle karena kualitasnya terbaik untuk finishing permainan,” jelas Dais.

Perhatian pada Detail dan Pelayanan

Bagi Hartono, salah satu daya tarik utama Parahyangan Golf bukan hanya lapangan hijau yang rapi, tapi juga layanan yang diberikan. Dari staf restoran, caddie, hingga tim operasional, semuanya mendapatkan pelatihan khusus agar bisa memberikan pengalaman terbaik kepada para tamu.

“Di sini bukan hanya main golf sehat, tapi makanan sehat juga tersedia. Semua difasilitasi. Itu yang membuat saya kagum. Tempat olahraga harusnya memang seperti ini, mendukung gaya hidup sehat dari semua sisi,” ujar Hartono.

Baca Juga:  Sanke dan Shiro Milik Hartono Soekwanto Jadi Juara Beruntun di Kontes Pati Koi Show 2025

Dais Irianto menambahkan, setiap staf di Parahyangan Golf dibekali training selama berbulan-bulan. Seorang caddie, misalnya, harus menjalani pelatihan minimal tiga bulan sebelum mendampingi pemain di lapangan.

“Kita berikan pelatihan product knowledge, hospitality, hingga fisik penampilan. Semua harus tampil profesional,” terang Dais.

Harmoni dengan Lingkungan Sekitar

Lebih jauh, Hartono juga mengapresiasi komitmen Parahyangan Golf yang tidak hanya fokus pada bisnis, tapi juga memperhatikan masyarakat sekitar. Pengelola memberikan akses bagi warga lokal untuk tetap menggarap lahan pertanian di sekitar area golf.

“Ini yang menarik, jadi selain fokus mengelola lapangan golf kelas dunia, Parahyangan Golf juga menjaga hubungan sosial dengan masyarakat. Itu luar biasa,” komentar Hartono.

Dais membenarkan hal itu. Menurutnya, warga diperbolehkan bertani di lahan sekitar, dan hasil panen sepenuhnya untuk mereka. Bahkan, manajemen ikut mendampingi petani agar beralih ke pupuk organik yang ramah lingkungan dan tidak menimbulkan bau.

Inovasi: Turnamen Virtual Pertama

Tidak berhenti di situ, Parahyangan Golf juga terus berinovasi. Patriana Wijaya, Sales & Marketing Manager, mengungkapkan bahwa pihaknya baru saja menyelenggarakan turnamen virtual golf pertama di Indonesia.

Melalui teknologi Top Tracer, para peserta dapat bermain layaknya di lapangan nyata meskipun hanya melalui driving range. Simulasi pertandingan ini dibuat menyerupai kondisi nyata, termasuk jarak dan aturan permainan.

Baca Juga:  Sinergi Kemanusiaan: Bos Koi Hartono Soekwanto dan Ali Syakieb Sulap Gubuk Saparudin Jadi Rumah Layak

“Peminat sangat antusias. Slot peserta terbatas, banyak yang masuk waiting list. Melihat antusias ini, kemungkinan turnamen virtual akan kita adakan kembali, bisa per enam bulan sekali atau setahun sekali,” jelas Patriana.

Hartono pun menyambut positif langkah inovatif tersebut.

“Ini keren sekali. Main golf di lapangan terbaik saja sudah menyenangkan, ditambah ada virtual tournament yang bikin pengalaman makin berbeda. Saya rasa Parahyangan Golf selalu satu langkah di depan,” ucapnya

Lebih dari Sekadar Lapangan Golf

Dengan luas total sekitar 70 hektare, Parahyangan Golf menghadirkan 18 hole berstandar internasional yang terbukti mampu menarik perhatian pegolf profesional maupun pecinta golf dari berbagai kalangan. Namun, bagi Hartono Soekwanto, keunggulan Parahyangan Golf tidak semata terletak pada fasilitas megah atau kualitas rumput impor.

Lebih dari itu, lapangan ini menawarkan pengalaman menyeluruh: kesehatan pemain diperhatikan, pelayanan penuh keramahan, inovasi teknologi, serta komitmen sosial pada warga sekitar.

“Parahyangan Golf bukan hanya lapangan golf terbaik di Indonesia, tapi juga tempat yang memberikan pengalaman hidup sehat dan berkualitas. Saya pribadi merasa sangat dihargai sebagai member. Jadi, wajar kalau saya katakan ini lapangan golf nomor satu di Indonesia,” pungkas Bos Koi Hartono Soekwanto.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Hartono Soekwanto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Berburu Sarapan di Bandung? 7 Kuliner Legendaris Ini Wajib Masuk Daftar

Batal Cerai atau Prank? Kemunculan Demian di Live Sara Wijayanto Bikin Heboh, Cinta Belum Usai?

Jangan Lewatkan! Ini Jadwal Indonesia di Asian Games 2026 1 Oktober, Ada Duel Perebutan Emas

Bansos PKH September 2026 Belum Cair? Cek Status Penerima Lewat HP Cukup Pakai NIK

Rekomendasi Kuliner Malam Bekasi: Tempat Nongkrong & Makan Enak yang Buka Seharian

Bikin Ngiler! 4 Nasi Goreng Bandung dengan Racikan Unik dan Topping Melimpah

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.