Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Traffic Light Mati karena Dicuri, Ini 5 Persimpangan Bandung yang Terdampak

Kamis, 1 Oktober 2026 20:20 WIB

Catat Jadwal Persib Oktober 2026, Maung Bandung Tampil di 3 Kompetisi

Kamis, 1 Oktober 2026 20:11 WIB
Ilustrasi pencairan BSU

Pasutri di Cimahi Edarkan Uang Palsu Rp100 Ribu Selama 4 Bulan, Terbongkar di Warung

Kamis, 1 Oktober 2026 20:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Traffic Light Mati karena Dicuri, Ini 5 Persimpangan Bandung yang Terdampak
  • Catat Jadwal Persib Oktober 2026, Maung Bandung Tampil di 3 Kompetisi
  • Pasutri di Cimahi Edarkan Uang Palsu Rp100 Ribu Selama 4 Bulan, Terbongkar di Warung
  • Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober: 18 Pejabat Dilantik, Ada Kapolri dan Menko Baru
  • Catat! Ini Jadwal Operasi Antik Lodaya 2026 di Jawa Barat
  • Berburu Sarapan di Bandung? 7 Kuliner Legendaris Ini Wajib Masuk Daftar
  • BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu, Cek Syarat Penerima dan Desilnya
  • Jadwal Berubah! Garudayaksa FC vs Persib Dimajukan, Ini Waktu Terbarunya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 1 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Berkat Indukan Hartono Soekwanto, Koi Lokal Indonesia Berjaya di ZNA Bandung 2025

By SusanaSenin, 22 September 2025 21:58 WIB2 Mins Read
Kontes Ikan Koi ZNA Bandung 2025. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ajang bergengsi Kontes Ikan Koi ZNA Bandung Chapter 2025-2026 bertajuk “26 Tahun Reunion” sukses digelar pada Jumat–Minggu, 19–21 September 2025 di Graha Batununggal Indah, Kota Bandung.

Kompetisi ini merupakan putaran kedua Indonesia Super Series 2025-2026 dan menjadi barometer prestasi koi nasional.

Event ini disponsori langsung oleh World Nishikigoi Club (WNC). ZNA Bandung Chapter sendiri dikenal sebagai organisasi koi tertua di Indonesia yang berafiliasi ke negara asal ikan koi, yakni Jepang.

Sebanyak 745 ekor ikan koi dari 284 pemilik dan 67 handler tampil dalam 20 kategori internasional dan lokal, menghadirkan enam juri dari Jepang, Malaysia, dan Thailand untuk menjamin objektivitas penilaian.

Baca Juga:  Batal Kurbankan Sapi Matilda, Bos Hartono Ganti dengan Sapi Jumbo 1 Ton untuk Warga!

Koi Lokal Blitar Raih Grand Champion

Kualitas koi lokal semakin diakui dunia. Seekor koi lokal asal Blitar berhasil merebut Grand Champion kelas C ukuran 15 cm untuk jenis Doitsu.

Bahkan ikan tersebut langsung mendapat tawaran dari juri asal Jepang Mr. Kotaro Sakai dan juri asal Malaysia Mr. Benjamin Goh.

Dimas, pemilik koi pemenang asal Blitar yang juga Owner Sargon Koi Fam, mengaku bangga:

“Senang sekali ikan lokal diminati juri Jepang. Ini bukti koi Blitar mampu bersaing,” ujarnya.

Baca Juga:  Bukan Pengobatan Biasa, Ini Rahasia Kesehatan Holistik yang Bikin Bos Koi Hartono Soekwanto Terpukau

Ia optimistis koi lokal bisa mendominasi di ajang internasional seperti di Malaysia dan Singapura, sehingga mengangkat nama breeder Indonesia.

Peran Hartono Soekwanto dalam Sukses Koi Lokal

Dimas mengakui peran besar Hartono Soekwanto, yang akrab disapa Bos Koi, dalam membantu petani koi lokal melalui pengadaan indukan berkualitas.

Tak hanya Blitar, koi lokal asal Sukabumi juga berjaya dengan meraih berbagai gelar Grand Champion. Vidjar, pemilik Serdadu Koi, mengungkapkan dukungan Hartono Soekwanto melalui proses pemijahan ikan koi impor yang kemudian dibesarkan di Sukabumi.

“Total ada 15 tropi, juara satu delapan, best seven. Semuanya koi lokal Sukabumi,” kata Vidjar.

Baca Juga:  Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Menurutnya, indukan yang dibeli langsung dari Jepang oleh Hartono Soekwanto membuat koi lokal Indonesia berdaya saing tinggi.

Vidjar pun berterima kasih atas dukungan Hartono yang juga tercatat sebagai orang Indonesia pertama yang meraih Grand Champion pada Nishikigoi Off the World 2013 di Jepang.

Harapan Koi Lokal Indonesia

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kualitas koi lokal mampu bersaing di tingkat internasional.

Vidjar berharap konsep pembinaan dan dukungan seperti yang dilakukan Hartono dapat terus berlanjut sehingga koi lokal Indonesia semakin berkembang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Hartono Soekwanto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Traffic Light Mati karena Dicuri, Ini 5 Persimpangan Bandung yang Terdampak

Ilustrasi pencairan BSU

Pasutri di Cimahi Edarkan Uang Palsu Rp100 Ribu Selama 4 Bulan, Terbongkar di Warung

Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober: 18 Pejabat Dilantik, Ada Kapolri dan Menko Baru

Catat! Ini Jadwal Operasi Antik Lodaya 2026 di Jawa Barat

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu, Cek Syarat Penerima dan Desilnya

PP Jabar Gelar Diskusi Publik Bahas Penegakan Hukum, Keadilan dan Kepercayaan Publik

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.