Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sudah Lama Rusak, Ruang Kelas MI Tegal Koneng Bandung Barat Ambruk

Minggu, 20 September 2026 17:15 WIB

Link Live Streaming Persijap vs Persib, Kick Off 19.00 WIB di Super League

Minggu, 20 September 2026 16:51 WIB

Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung

Minggu, 20 September 2026 15:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sudah Lama Rusak, Ruang Kelas MI Tegal Koneng Bandung Barat Ambruk
  • Link Live Streaming Persijap vs Persib, Kick Off 19.00 WIB di Super League
  • Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung
  • Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin
  • Persijap vs Persib: Misi Balas Dendam Maung Bandung di Gelora Bumi Kartini
  • Sah! Andre Taulany dan Amanda Rigby Resmi Menikah Hari Ini
  • Mahasiswa ITB Nyaris Terjun dari Jembatan GT Baros, Teriakan Pengendara Picu Penyelamatan
  • Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 20 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!

By Putra JuangSelasa, 26 Mei 2026 22:00 WIB3 Mins Read
Pengusaha Tasikmalaya, Erwin Kurniawan, membuat heboh dunia koi Indonesia setelah menawar ikan koi milik Irfan Hakim dan Hartono Soekwanto senilai Rp1,3 miliar. Foto: Putra Juang.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia pencinta ikan koi tanah air mendadak diguncang aksi spektakuler dari seorang pengusaha asal Tasikmalaya, Erwin Kurniawan.

Tak tanggung-tanggung, Erwin rela merogoh kocek hingga miliaran rupiah demi meminang dua ikan koi jawara milik presenter kondang Irfan Hakim dan sang maestro koi, Hartono Soekwanto.

Namun tak disangka, tawaran fantastis total Rp1,3 miliar tersebut langsung ditolak mentah-mentah oleh kedua pemiliknya.

Tawaran Fantastis: Rp1 Miliar untuk Sanke Juara, Rp300 Juta untuk Ginrin Irfan Hakim

Erwin mengungkapkan bahwa ia sudah mengincar dua jenis koi berkualitas super tersebut. Untuk Sanke milik Hartono Soekwanto, Erwin menyodorkan angka keramat sebesar Rp1 Miliar. Sementara untuk koi jenis Ginrin milik Irfan Hakim, ia menawar di angka Rp300 Juta.

“Ikan Sanke Pak Hartono itu sebetulnya publik sudah tahu, sudah 11 kali champion di Indonesia. Kalau saya beli di Jepang pun, harganya pasti di atas 20 juta Yen (sekitar Rp2 miliar lebih). Makanya saya tawar Rp1 miliar,” ucap Erwin saat ditemui di kediaman Hartono Soekwanto di Bandung, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga:  Dari Kolam Kosong ke Panggung Dunia: Perjalanan Hartono Soekwanto, Maestro Koi Indonesia

Sementara untuk koi milik Irfan Hakim, Erwin yang sudah berpengalaman menjuri di berbagai negara langsung bisa melihat potensi masa depan cerah dari ikan tersebut.

“Meskipun baru datang dari Jepang, Ginrin-nya bagus sekali, bening. Angka Rp300 juta itu sebenarnya di bawah harga kalau kita beli langsung di Jepang,” imbuhnya.

Alasan Menohok Irfan Hakim & Bos Hartono Ogah Lepas Ikan Kesayangan

Mendengar tawaran bernilai rumah mewah tersebut, Irfan Hakim mengaku sempat goyang dari sisi bisnis. Namun, ikatan emosional dan perjuangan mendapatkan ikan tersebut membuat Irfan memilih bertahan.

“Jujur, kalau dari sisi bisnis mah pasti masuk, karena aku belinya gak segitu. Tapi kan saya jarang jual hewan. Sayang, kalau udah di tempat saya, gak akan dikeluarin lagi. Perjalanan dan kenangan pas nyari ke Jepang itu yang susah digantikan,” ungkap Irfan Hakim

Baca Juga:  Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung

Setali tiga uang, Hartono Soekwanto atau yang akrab disapa Bos Koi juga menolak melepas aset berharganya tersebut. Baginya, ikan sanke legendaris itu masih punya tugas besar untuk mendulang prestasi di berbagai kontes.

Plot Twist: Ditolak tapi Malah Dapat ‘Proyek’ Gratisan Senilai Miliaran!

Meski pulang dengan tangan hampa tanpa membawa ikan impian, Erwin Kurniawan justru tidak berkecil hati. Pasalnya, sebuah kesepakatan besar yang jauh lebih menguntungkan justru lahir dari penolakan tersebut.

Bos Hartono memberikan tantangan sekaligus hadiah luar biasa bagi Erwin. Setelah ikan-ikan tersebut selesai mengikuti lomba dan meraih piala, Erwin diizinkan membawa ikan-ikan juara tersebut ke fasilitas breeding-nya, Kio Koi di Ciawi.

“Kita buat lomba dulu, selesai dapat piala, silakan di-breeding. Indukannya jangan diambil, tapi anaknya silakan bawa. Kita kasih FREE (Gratis)!” tantang Bos Hartono yang langsung disambut senyum sumringah Erwin.

“Perasaan saya cukup terima kasih banyak. Meskipun tawaran fantastis saya ditolak, tapi saya bahagia luar biasa karena diberi kesempatan untuk breeding bersama di Kio Koi Ciawi. Harusnya keluar duit miliaran, ini malah dapet anaknya gratis,” kata Erwin kegirangan.

Baca Juga:  Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Misi Mulia: Dongkrak Kualitas Ikan Koi Lokal Indonesia

Langkah berani yang diambil oleh Hartono, Irfan Hakim, dan Erwin Kurniawan ini bukan tanpa alasan. Dari hasil perkawinan dua indukan super berdarah Jepang (bloodline Sakai) ini, diprediksi akan lahir anakan berkualitas tinggi seperti Kohaku, Ginrin Kohaku, dan Sanke super.

Nantinya, anakan-anakan koi berkualitas tinggi ini akan dibagikan untuk membantu para breeder lokal di Indonesia agar mutu koi dalam negeri bisa bersaing ketat dan tidak kalah saing dengan pasar Jepang.

“Kalau indukannya jelas, bloodline-nya jelas, di Jepang pun anaknya sudah banyak di-booking dan dilelang dengan harga tinggi. Harapan saya, ke depan industri koi lokal Indonesia punya masa depan yang sangat bagus dari sisi bisnis,” tandas Erwin.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Hartono Soekwanto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sudah Lama Rusak, Ruang Kelas MI Tegal Koneng Bandung Barat Ambruk

Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin

Mahasiswa ITB Nyaris Terjun dari Jembatan GT Baros, Teriakan Pengendara Picu Penyelamatan

Mind Blowing: Fakta-Fakta ‘Make in Indonesia’ Implementasi Diam-Diam Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Presiden Prabowo

Kabar Gembira! 7.550 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bandung Bakal Jadi Penuh Waktu Januari 2027

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.