Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mental Juara Maung Bandung Diuji! Mutombo Kirim Pesan Keras Jelang Hadapi Persija Jakarta

Selasa, 4 Agustus 2026 06:00 WIB

Chat WhatsApp Makin Penuh? Fitur Baru Ini Bisa Otomatis Bersihkan Pesan Promosi

Selasa, 4 Agustus 2026 03:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Agustus 2026 Cair! Cek Daftar Bantuan yang Masuk Rekening, Ada PKH hingga Beras 10 Kg

Selasa, 4 Agustus 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mental Juara Maung Bandung Diuji! Mutombo Kirim Pesan Keras Jelang Hadapi Persija Jakarta
  • Chat WhatsApp Makin Penuh? Fitur Baru Ini Bisa Otomatis Bersihkan Pesan Promosi
  • Bansos Agustus 2026 Cair! Cek Daftar Bantuan yang Masuk Rekening, Ada PKH hingga Beras 10 Kg
  • Padang Dikepung Banjir Bandang: Ratusan Rumah Terendam, Warga Dievakuasi Dini Hari
  • Dedi Mulyadi Pastikan Gasibu Siap untuk Upacara HUT Ke-81 RI, Penataan Ditarget Rampung 10 Agustus
  • Balsa Sekulic Sesumbar! Persib Siap Singkirkan Persija dan Rebut Tiket Final Piala Presiden 2026
  • Dedi Mulyadi Desak Bersih-bersih Internal Pemkot Bandung, ASN Lalai Awasi Penebangan Pohon Harus Disanksi
  • Owner Padela Bantah Lapangannya Berisik: Sudah Pasang Peredam, Warga Lain Tak Ada yang Komplain
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 4 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!

By Putra JuangSelasa, 26 Mei 2026 22:00 WIB3 Mins Read
Pengusaha Tasikmalaya, Erwin Kurniawan, membuat heboh dunia koi Indonesia setelah menawar ikan koi milik Irfan Hakim dan Hartono Soekwanto senilai Rp1,3 miliar. Foto: Putra Juang.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia pencinta ikan koi tanah air mendadak diguncang aksi spektakuler dari seorang pengusaha asal Tasikmalaya, Erwin Kurniawan.

Tak tanggung-tanggung, Erwin rela merogoh kocek hingga miliaran rupiah demi meminang dua ikan koi jawara milik presenter kondang Irfan Hakim dan sang maestro koi, Hartono Soekwanto.

Namun tak disangka, tawaran fantastis total Rp1,3 miliar tersebut langsung ditolak mentah-mentah oleh kedua pemiliknya.

Tawaran Fantastis: Rp1 Miliar untuk Sanke Juara, Rp300 Juta untuk Ginrin Irfan Hakim

Erwin mengungkapkan bahwa ia sudah mengincar dua jenis koi berkualitas super tersebut. Untuk Sanke milik Hartono Soekwanto, Erwin menyodorkan angka keramat sebesar Rp1 Miliar. Sementara untuk koi jenis Ginrin milik Irfan Hakim, ia menawar di angka Rp300 Juta.

“Ikan Sanke Pak Hartono itu sebetulnya publik sudah tahu, sudah 11 kali champion di Indonesia. Kalau saya beli di Jepang pun, harganya pasti di atas 20 juta Yen (sekitar Rp2 miliar lebih). Makanya saya tawar Rp1 miliar,” ucap Erwin saat ditemui di kediaman Hartono Soekwanto di Bandung, Selasa (26/5/2026).

Sementara untuk koi milik Irfan Hakim, Erwin yang sudah berpengalaman menjuri di berbagai negara langsung bisa melihat potensi masa depan cerah dari ikan tersebut.

“Meskipun baru datang dari Jepang, Ginrin-nya bagus sekali, bening. Angka Rp300 juta itu sebenarnya di bawah harga kalau kita beli langsung di Jepang,” imbuhnya.

Alasan Menohok Irfan Hakim & Bos Hartono Ogah Lepas Ikan Kesayangan

Mendengar tawaran bernilai rumah mewah tersebut, Irfan Hakim mengaku sempat goyang dari sisi bisnis. Namun, ikatan emosional dan perjuangan mendapatkan ikan tersebut membuat Irfan memilih bertahan.

“Jujur, kalau dari sisi bisnis mah pasti masuk, karena aku belinya gak segitu. Tapi kan saya jarang jual hewan. Sayang, kalau udah di tempat saya, gak akan dikeluarin lagi. Perjalanan dan kenangan pas nyari ke Jepang itu yang susah digantikan,” ungkap Irfan Hakim

Setali tiga uang, Hartono Soekwanto atau yang akrab disapa Bos Koi juga menolak melepas aset berharganya tersebut. Baginya, ikan sanke legendaris itu masih punya tugas besar untuk mendulang prestasi di berbagai kontes.

Plot Twist: Ditolak tapi Malah Dapat ‘Proyek’ Gratisan Senilai Miliaran!

Meski pulang dengan tangan hampa tanpa membawa ikan impian, Erwin Kurniawan justru tidak berkecil hati. Pasalnya, sebuah kesepakatan besar yang jauh lebih menguntungkan justru lahir dari penolakan tersebut.

Bos Hartono memberikan tantangan sekaligus hadiah luar biasa bagi Erwin. Setelah ikan-ikan tersebut selesai mengikuti lomba dan meraih piala, Erwin diizinkan membawa ikan-ikan juara tersebut ke fasilitas breeding-nya, Kio Koi di Ciawi.

“Kita buat lomba dulu, selesai dapat piala, silakan di-breeding. Indukannya jangan diambil, tapi anaknya silakan bawa. Kita kasih FREE (Gratis)!” tantang Bos Hartono yang langsung disambut senyum sumringah Erwin.

“Perasaan saya cukup terima kasih banyak. Meskipun tawaran fantastis saya ditolak, tapi saya bahagia luar biasa karena diberi kesempatan untuk breeding bersama di Kio Koi Ciawi. Harusnya keluar duit miliaran, ini malah dapet anaknya gratis,” kata Erwin kegirangan.

Misi Mulia: Dongkrak Kualitas Ikan Koi Lokal Indonesia

Langkah berani yang diambil oleh Hartono, Irfan Hakim, dan Erwin Kurniawan ini bukan tanpa alasan. Dari hasil perkawinan dua indukan super berdarah Jepang (bloodline Sakai) ini, diprediksi akan lahir anakan berkualitas tinggi seperti Kohaku, Ginrin Kohaku, dan Sanke super.

Nantinya, anakan-anakan koi berkualitas tinggi ini akan dibagikan untuk membantu para breeder lokal di Indonesia agar mutu koi dalam negeri bisa bersaing ketat dan tidak kalah saing dengan pasar Jepang.

“Kalau indukannya jelas, bloodline-nya jelas, di Jepang pun anaknya sudah banyak di-booking dan dilelang dengan harga tinggi. Harapan saya, ke depan industri koi lokal Indonesia punya masa depan yang sangat bagus dari sisi bisnis,” tandas Erwin.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bisnis ikan koi breeding koi Indonesia Ginrin koi Hartono Soekwanto Ikan Koi ikan koi mahal Irfan Hakim koi koi Indonesia koi Jepang Indonesia koi juara koi Tasikmalaya lelang ikan koi Sanke koi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Agustus 2026 Cair! Cek Daftar Bantuan yang Masuk Rekening, Ada PKH hingga Beras 10 Kg

Padang Dikepung Banjir Bandang: Ratusan Rumah Terendam, Warga Dievakuasi Dini Hari

Dedi Mulyadi Pastikan Gasibu Siap untuk Upacara HUT Ke-81 RI, Penataan Ditarget Rampung 10 Agustus

Dedi Mulyadi Desak Bersih-bersih Internal Pemkot Bandung, ASN Lalai Awasi Penebangan Pohon Harus Disanksi

Owner Padela Bantah Lapangannya Berisik: Sudah Pasang Peredam, Warga Lain Tak Ada yang Komplain

Bukan Profesor, Mbah Riyan Tukang Bangunan dari Kudus Ini Diakui Ulama Al-Azhar Lewat Puluhan Kitab Tahqiq

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Timnas Indonesia Bungkam Timor Leste dan Kuasai Puncak Klasemen Piala AFF 2026
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.