Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Traffic Light Mati karena Dicuri, Ini 5 Persimpangan Bandung yang Terdampak

Kamis, 1 Oktober 2026 20:20 WIB

Catat Jadwal Persib Oktober 2026, Maung Bandung Tampil di 3 Kompetisi

Kamis, 1 Oktober 2026 20:11 WIB
Ilustrasi pencairan BSU

Pasutri di Cimahi Edarkan Uang Palsu Rp100 Ribu Selama 4 Bulan, Terbongkar di Warung

Kamis, 1 Oktober 2026 20:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Traffic Light Mati karena Dicuri, Ini 5 Persimpangan Bandung yang Terdampak
  • Catat Jadwal Persib Oktober 2026, Maung Bandung Tampil di 3 Kompetisi
  • Pasutri di Cimahi Edarkan Uang Palsu Rp100 Ribu Selama 4 Bulan, Terbongkar di Warung
  • Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober: 18 Pejabat Dilantik, Ada Kapolri dan Menko Baru
  • Catat! Ini Jadwal Operasi Antik Lodaya 2026 di Jawa Barat
  • Berburu Sarapan di Bandung? 7 Kuliner Legendaris Ini Wajib Masuk Daftar
  • BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu, Cek Syarat Penerima dan Desilnya
  • Jadwal Berubah! Garudayaksa FC vs Persib Dimajukan, Ini Waktu Terbarunya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 1 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Chat WhatsApp Makin Penuh? Fitur Baru Ini Bisa Otomatis Bersihkan Pesan Promosi

By SusanaSelasa, 4 Agustus 2026 03:00 WIB3 Mins Read
WhatsApp. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan fitur baru yang bertujuan membuat tampilan daftar chat pengguna lebih rapi. Fitur tersebut memungkinkan pesan dari perusahaan besar atau akun bisnis tertentu dipindahkan secara otomatis ke folder khusus bernama “Offers & Updates”.

Langkah ini dilakukan WhatsApp untuk mengatasi salah satu keluhan pengguna, yakni daftar percakapan utama yang semakin penuh akibat banyaknya pesan masuk dari akun bisnis, mulai dari promosi, notifikasi transaksi, hingga informasi layanan.

Mengutip laporan TechCrunch, fitur baru WhatsApp tersebut masih dalam tahap pengujian. Sistem akan secara otomatis memindahkan pesan dari bisnis besar setelah melewati jangka waktu tertentu sejak pesan diterima.

Dengan adanya fitur ini, pesan seperti kode diskon, penawaran khusus, informasi penerbangan, hingga pembaruan status pengiriman tidak lagi memenuhi halaman utama percakapan pengguna.

WhatsApp Siapkan Folder Khusus untuk Pesan Bisnis

Selama ini, pengguna WhatsApp sering menerima berbagai pesan dari akun bisnis yang tercampur dengan percakapan pribadi. Kondisi tersebut membuat pengguna kesulitan menemukan chat penting, terutama ketika jumlah pesan masuk semakin banyak.

Melalui fitur Offers & Updates, WhatsApp ingin memisahkan komunikasi pribadi dengan pesan komersial agar pengalaman menggunakan aplikasi menjadi lebih nyaman.

Pesan dari perusahaan besar seperti bank, maskapai penerbangan, atau layanan digital tertentu nantinya dapat masuk ke folder khusus tanpa harus dihapus secara manual oleh pengguna.

Pengguna Tidak Bisa Atur Durasi Pemindahan Chat

Dalam tahap pengujian, WhatsApp disebut mencoba beberapa pilihan durasi sebelum pesan bisnis dipindahkan ke folder khusus.

Salah satu durasi yang diuji mencapai maksimal 24 jam setelah pesan diterima. Artinya, setelah melewati batas waktu tersebut, pesan dari akun bisnis tertentu akan otomatis keluar dari daftar chat utama.

Meski demikian, pengguna tetap memiliki kendali untuk memilih apakah ingin menggunakan fitur tersebut atau tidak.

WhatsApp kabarnya akan menyediakan opsi untuk menonaktifkan fitur melalui menu pengaturan aplikasi.

Namun, pengguna kemungkinan belum dapat mengatur sendiri berapa lama pesan bisnis tetap berada di halaman utama. Pilihan yang tersedia hanya mengikuti durasi yang ditetapkan WhatsApp atau mematikan fitur sepenuhnya.

Awalnya Hanya Berlaku untuk Bisnis Besar

Fitur pemindahan otomatis ini untuk sementara masih difokuskan pada pesan dari akun bisnis besar.

Beberapa contoh akun yang kemungkinan terdampak adalah layanan perbankan, maskapai penerbangan, serta perusahaan besar yang sering mengirimkan pembaruan layanan kepada pelanggan.

Sementara itu, akun pribadi dan bisnis kecil disebut belum termasuk dalam sistem pemindahan otomatis tersebut.

Meski begitu, WhatsApp masih membuka kemungkinan memperluas cakupan fitur ini pada pengembangan selanjutnya. Bukan tidak mungkin pesan dari bisnis kecil juga akan dipindahkan ke folder Offers & Updates jika fitur resmi diluncurkan secara luas.

WhatsApp Berupaya Buat Chat Lebih Rapi

Jika diterapkan secara global, fitur baru WhatsApp ini diprediksi akan membawa perubahan besar bagi pengguna yang setiap hari menerima banyak pesan bisnis.

Daftar chat utama akan menjadi lebih bersih karena percakapan pribadi tidak lagi bercampur dengan pesan promosi atau notifikasi perusahaan.

Meski masih dalam tahap pengujian, fitur WhatsApp Offers & Updates menunjukkan upaya WhatsApp untuk meningkatkan kenyamanan pengguna sekaligus mengelola semakin banyaknya komunikasi bisnis di dalam aplikasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Berburu Sarapan di Bandung? 7 Kuliner Legendaris Ini Wajib Masuk Daftar

Batal Cerai atau Prank? Kemunculan Demian di Live Sara Wijayanto Bikin Heboh, Cinta Belum Usai?

Jangan Lewatkan! Ini Jadwal Indonesia di Asian Games 2026 1 Oktober, Ada Duel Perebutan Emas

Bansos PKH September 2026 Belum Cair? Cek Status Penerima Lewat HP Cukup Pakai NIK

Rekomendasi Kuliner Malam Bekasi: Tempat Nongkrong & Makan Enak yang Buka Seharian

Bikin Ngiler! 4 Nasi Goreng Bandung dengan Racikan Unik dan Topping Melimpah

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.