Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Masih Diblokir FIFA, Nasib Rekrutan Baru di Ujung Tanduk

Minggu, 28 Juni 2026 14:11 WIB

Daftar Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Resmi Lengkap, Ini Jadwal Pertandingannya

Minggu, 28 Juni 2026 13:49 WIB

Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya

Minggu, 28 Juni 2026 13:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Masih Diblokir FIFA, Nasib Rekrutan Baru di Ujung Tanduk
  • Daftar Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Resmi Lengkap, Ini Jadwal Pertandingannya
  • Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
  • Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung
  • Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!
  • Komunikasi Profetik di Era Digital: Arah Baru Pengembangan Ilmu Komunikasi
  • Talenta Muda Persib Dilepas Sementara, Zulkifli Lukmansyah Punya Misi Baru
  • Afrika Selatan vs Kanada 32 Besar Piala Dunia 2026: Prediksi Skor dan Line Up Lengkap!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Padel, Olahraga Raket Modern yang Kian Digemari di Bandung

By Aga GustianaKamis, 24 Juli 2025 19:20 WIB3 Mins Read
Padel Plush
Olahraga Padel. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Olahraga padel kini semakin populer di Indonesia, termasuk di Kota Bandung. Meski berasal dari Meksiko dan berkembang pesat di Spanyol serta Eropa, olahraga ini mulai digandrungi berbagai kalangan di Tanah Air.

Tak sekadar tren semata, padel mulai menjelma menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat. Salah satu penggiatnya di Bandung, Hartono Soekwanto, menyebut bahwa kemudahan dalam bermain menjadi daya tarik utama padel di mata masyarakat.

“Perkembangan padel ini memang luar biasa karena memang mudah untuk dimainkan siapa pun. Mulai dari anak-anak hingga orang tua, sehingga olahraga ini sangat bagus buat rekreasi sehat bersama keluarga,” ungkap Hartono saat ditemui di lapangan PadelPlush, Jalan Cihampelas, Kota Bandung.

Lebih Praktis dari Tennis, Tapi Tak Kalah Seru

Meski sekilas menyerupai tennis, padel memiliki keunggulan dari sisi kemudahan bermain. Ukuran lapangan padel jauh lebih kecil, yakni 20 meter panjang dan 10 meter lebar—sekitar sepertiga dari lapangan tennis standar.

Menurut Hartono, faktor ini membuat padel lebih cocok untuk semua usia, terutama mereka yang sudah berusia di atas 40 tahun.

Baca Juga:  Rasakan Adrenalin Mencekam dengan Misi Bertahan Hidup di Pandora Box Bandung

“Lantai lapangan padel pun lebih aman karena tidak sekeras lapangan tennis, apalagi sol untuk sepatu khusus padel lebih empuk. Ini lebih aman bagi mereka yang sudah berusia di atas 40 tahun karena biasanya suka bermasalah di persendian,” jelasnya.

Hartono sendiri merupakan mantan pemain tennis yang pernah berduet dengan legenda ganda nasional Bonit Wiryawan di ajang turnamen master. Kini, di usia 53 tahun, ia memilih padel sebagai alternatif yang lebih ramah tubuh.

“Kalau usia masih di bawah 40 tahun, kita masih bisa berlari mengejar bola di lapangan tennis. Tapi kalau sudah di usia seperti saya, ya sudah sulit untuk covering lapangan tennis dan padel akhirnya jadi pilihan saya berolahraga,” tambahnya.

Olahraga Sehat dengan Risiko Cedera Minimal

Bagi Hartono, padel bukan hanya permainan, tapi juga cara efektif menjaga kesehatan, khususnya bagi penderita penyakit tertentu seperti diabetes.

Baca Juga:  Viral! Ratusan Anggota Ormas Terlibat Kericuhan di Bandung

“Main padel ini bisa stabilkan gula darah saya. Jadi olahraga ini bagus buat penderita diabetes. Tidak terlalu banyak lari, kardio-nya dapet banyak, dan tidak terlalu memaksa jantung kerja lebih keras,” tuturnya.

Meski begitu, ia tetap mengingatkan pentingnya pemanasan sebelum bermain, karena raket padel memiliki bobot yang cukup berat dibanding raket tennis pemula.

“Raket padel itu beratnya sekitar 335 sampai 355 gram, hampir sama dengan raket yang digunakan atlet profesional seperti Novak Djokovic. Jadi kalau tidak hati-hati dan tidak pemanasan dulu, bisa cedera di siku atau otot sendi tangan,” terang Hartono.

Standar Lapangan Jadi Kunci Kenyamanan

Selain teknik dan perlengkapan, kondisi lapangan juga jadi perhatian. Menurut Hartono, lapangan padel yang ideal harus memiliki permukaan yang rata dan memenuhi standar keamanan internasional.

“Jangan sampai karena sedang booming, pemilik lapangan padel hanya mengejar keuntungan tanpa memikirkan safety dari pemain. Lapangan PadelPlush ini saya lihat cukup baik dan bisa dibilang yang terbaik di Indonesia,” katanya.

Baca Juga:  Reruntuhan Bangunan Pabrik di Bandung Telan Korban Jiwa, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

Ia juga memuji fasilitas lapangan yang akan segera diresmikan tersebut karena memiliki atap setinggi 15 meter, yang membuat sirkulasi udara tetap nyaman selama bermain.

Dari Rekreasi Menuju Prestasi

Lebih dari sekadar tren gaya hidup, Hartono melihat potensi besar padel di Indonesia sebagai cabang olahraga berprestasi. Ia berharap keberadaan lapangan dan komunitas yang semakin aktif bisa mencetak atlet-atlet andal di masa depan.

“Padel ini sudah diakui sebagai olahraga prestasi dan menjadi anggota KONI. Saya yakin ke depan akan terjadi seleksi alam. Mana yang serius, mana yang hanya ikut-ikutan. Saya sendiri ingin serius dan ikut kejuaraan untuk kategori usia saya,” pungkasnya.

Dengan antusiasme yang terus tumbuh, padel tampaknya bukan sekadar tren sesaat, tapi bisa menjadi bagian penting dari ekosistem olahraga Indonesia—baik sebagai aktivitas rekreasi, kesehatan, hingga prestasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung gaya hidup sehat Hartono Soekwanto olahraga padel olahraga raket padel rekreasi keluarga tren olahraga
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Resmi Lengkap, Ini Jadwal Pertandingannya

Afrika Selatan vs Kanada 32 Besar Piala Dunia 2026: Prediksi Skor dan Line Up Lengkap!

Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Siaran Langsung TVRI Laga Penentu Nasib Argentina, Inggris, dan Portugal

Proyek Rahasia Skuad Garuda: John Herdman Kantongi 16 Nama Pemain Diaspora Baru untuk Timnas Indonesia

Siap-siap Begadang! Ini Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia Minggu 28 Juni 2026 di TVRI

Nestapa Wakil Timur Tengah di Piala Dunia 2026: Gagal Total di Fase Grup, Jadi Bulan-bulanan Netizen Asia

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.