Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Netizen Heboh Cari Video Tanpa Sensor

Jumat, 13 Maret 2026 05:00 WIB

Hodak Izinkan Thom Haye Pulang ke Belanda, Tanpa Profesor Kontra Borneo?

Jumat, 13 Maret 2026 04:00 WIB

Puasa Hari ke-23 Ramadhan di Bandung: Waktu Imsak Terbaru

Jumat, 13 Maret 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Netizen Heboh Cari Video Tanpa Sensor
  • Hodak Izinkan Thom Haye Pulang ke Belanda, Tanpa Profesor Kontra Borneo?
  • Puasa Hari ke-23 Ramadhan di Bandung: Waktu Imsak Terbaru
  • Pemeran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Durasi 7 Menit di Kebun Sawit Terkuak?
  • Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
  • Video Ibu Tiri di Kebun Sawit yang Mengguncang Media Sosial: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Tegas! Bobotoh Dilarang Hadir di Laga Tandang Persib vs Borneo FC
  • Heboh! Ukhti Mukena Pink Bikin Netizen Buru-Buru Cari Link ‘Tanpa Sensor’
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 13 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Purwakarta Rayakan Hari Bambu Sedunia dengan Edukasi, Rekreasi, dan Pelestarian

By Aga GustianaKamis, 18 September 2025 15:12 WIB2 Mins Read
Kadisdik Jabar, Purwanto. (Foto: Dok Diskominfo Purwakarta)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peringatan Hari Bambu Sedunia 2025 berlangsung meriah di Arboretum Bambu Linuhung, yang berlokasi di lingkungan SDN 2 Cikopo, Desa Kecamatan Bungursari, pada Kamis (18/9/2025). Kegiatan ini menjadi momen penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan peran bambu dalam lingkungan, ekonomi, dan budaya.

Acara dihadiri berbagai tokoh, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Purwanto, yang mewakili Gubernur Dedi Mulyadi. Dalam sambutannya, Purwanto menegaskan bahwa peringatan ini adalah agenda rutin setiap tanggal 18 September.

“Peringatan kali ini terasa istimewa karena Dinas Kebudayaan turut berpartisipasi dengan menggelar acara pembudayaan permainan tradisional di Arboretum Bambu. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan bambu sebagai sarana permainan dan tempat pendidikan yang menarik,” ujar Purwanto.

Kang Ipung, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa saat ini Arboretum Bambu Linuhung memiliki 42 jenis bambu. Pihaknya berencana menambah koleksi bambu jika lahan memungkinkan. “Selain itu, fasilitas pendukung seperti jogging track, amphiteater, dan penataan taman juga akan dilengkapi untuk meningkatkan daya tarik arboretum ini,” kata Kang Ipung.

Baca Juga:  Gratis! Inilah 7 Tempat Wisata Seru di Purwakarta, Cocok Isi Libur Akhir Pekan

Sementara itu, Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, menekankan pentingnya bambu sebagai tanaman yang telah lama dimanfaatkan masyarakat Indonesia. Menurutnya, bambu mampu menyerap karbon lima kali lebih tinggi dibanding pohon biasa, serta berperan penting menjaga kestabilan tanah dan mencegah erosi.

Abang Ijo Hapidin juga menyoroti potensi ekonomi kreatif bambu yang besar. Banyak pengrajin lokal menghasilkan produk bernilai tinggi, bahkan untuk pasar ekspor. “Oleh karena itu, dukungan terhadap pelatihan, inovasi, dan pemasaran produk bambu sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus melestarikan lingkungan,” jelas Abang Ijo.

Baca Juga:  Sebut Polisi Tak Salah, Orang Tua Korban Lakalantas di Purwakarta Minta Maaf

Keberadaan Arboretum Bambu di SDN 2 Cikopo juga bertujuan menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap tanaman bambu. Arboretum ini berfungsi sebagai tempat konservasi berbagai jenis bambu dari seluruh dunia, sekaligus menjadi kawasan edukatif dan rekreatif bagi guru dan siswa.

Baca Juga:  Mengenang Sosok Dini Yuliani, Istri Bupati Purwakarta yang Rendah Hati dan Dermawan

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Indra Sofyan, menambahkan bahwa bambu memiliki peran penting sebagai alat pemersatu masyarakat, pengembangan kebudayaan, dan peningkatan ekonomi melalui sektor kreatif. Ia berharap peringatan Hari Bambu Sedunia ini dapat menggema di seluruh Jawa Barat, bahkan hingga tingkat nasional.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semua pihak semakin memperkuat komitmen melestarikan bambu sebagai warisan budaya dan lingkungan, mendukung pengrajin lokal, serta meningkatkan kesadaran akan peran bambu dalam kehidupan masa depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Arboretum Bambu Linuhung bambu budaya lokal edukasi lingkungan ekonomi kreatif Hari Bambu Sedunia pelestarian bambu purwakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Puasa Hari ke-23 Ramadhan di Bandung: Waktu Imsak Terbaru

Diduga ODGJ, Kakak di Garut Tega Tusuk Adik hingga Tewas

Gus Yaqut Resmi Ditahan KPK: Pakai Rompi Oranye Nomor 129 Usai Diperiksa 5 Jam

Jangan Terlewat! Ini Jadwal Maghrib dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 12 Maret 2026

Borong Medali di NTB, Atlet KORMI Kabupaten Bandung Diguyur Uang Kadeudeuh oleh Kang DS

Bidik Peluang MBG, Kang DS Ajak Warga NU Jawa Barat Jadi Juragan Telur

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral ‘Ukhti Mukena Pink’ Tanpa Sensor, Begini Fakta yang Perlu Kamu Tahu!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh di Media Sosial, Video Ukhti Mukena Pink Bersensor Putih Bikin Netizen Penasaran
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral Link Video Ukhti Mukena Pink No Sensor, Waspada Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.