bukamata.id – Buku memoar Broken Strings karya aktris Aurelie Moeremans kini menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Kisah personal yang ditulis dengan jujur membuka pengalaman pahit Aurelie sebagai korban child grooming saat remaja, memicu reaksi luas dari publik.
Salah satu nama yang terseret sorotan adalah aktor Roby Tremonti. Dalam buku tersebut, Aurelie menggambarkan sosok laki-laki manipulatif bernama Bobby, yang publik cepat kaitkan dengan Roby, yang pernah menjalin hubungan dengan Aurelie saat aktris itu berusia 15 tahun.
Roby Tremonti Angkat Bicara
Sorotan publik membuat Roby Tremonti menjadi sasaran hujatan di berbagai platform. Aktor berusia 45 tahun itu akhirnya meminta kesempatan untuk klarifikasi demi memulihkan nama baiknya.
Dalam cuplikan wawancara yang viral di media sosial, Roby bahkan menyampaikan permintaan kepada Denny Sumargo untuk memberinya ruang berbicara melalui podcast:
“Kalau om Denny Sumargo melihat podcast ini, tolong saya. Dan saya enggak ada niat untuk menjatuhkan Aurelie,” ujar Roby.
“Cuma pengen apa? 16 tahun ini pulih nama baik saya, saya harus bekerja,” lanjutnya dengan nada memelas.
Respons Denny Sumargo Jadi Sorotan
Ramainya pemberitaan hingga ke telinga presenter Denny Sumargo, yang sempat bereaksi melalui unggahan singkat di Instagram Story, yang kemudian viral di TikTok. Dalam tangkapan layar yang dibagikan akun @kucingpintarid pada 15 Januari 2026, Densu menuliskan:
“Oo ini awalnya.”
Unggahan ini memicu respons Aurelie Moeremans, yang mengungkapkan bahwa Denny sempat menghubunginya langsung untuk meminta kronologis sebelum memutuskan sikap:
“Bang Densu keren. Kemarin menelepon aku untuk minta kronologis dan memutuskan untuk tidak mengundang child groomer,” tulis Aurelie.
Sikap Densu ini mendapatkan dukungan luas dari warganet, yang menilai langkah tersebut bijak di tengah isu sensitif.
Dukungan Publik Mengalir
Netizen menyambut keputusan Denny untuk tidak memberikan panggung kepada Roby Tremonti, menekankan pentingnya menjaga fokus pada korban:
- “Untung Densu nelpon Aurelie dulu,” tulis salah satu warganet.
- “Jangan kasih panggung plis,” komentar lainnya.
Denny Sumargo Unggah Refleksi di Threads
Denny Sumargo juga menulis refleksi pribadinya di Threads, menunjukkan empati terhadap korban:
“Kalau gue punya anak seperti Bobby kelakuannya, entah apa yang akan gue lakukan. Ampuni aku ya Tuhan.”
Unggahan ini menegaskan posisi Densu berpihak pada korban dan keprihatinannya terhadap isu yang diangkat dalam buku Aurelie.
Viral dan Dampak Sosial
Viralnya Broken Strings tidak hanya membuka diskusi tentang trauma masa lalu, tetapi juga memicu perbincangan luas mengenai:
- Tanggung jawab publik figur
- Sensitivitas masyarakat terhadap isu perlindungan anak
- Keberanian korban bersuara tanpa ruang untuk praktik yang merugikan
Buku ini menjadi sorotan penting di media sosial, menandai kesadaran publik tentang isu child grooming dan peran media dalam menyikapi kasus sensitif.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











