bukamata.id – Konflik panjang antara pemilik rental Sahara, Nurul Sahara, dengan mantan dosen UIN Malang, Imam Muslimin atau Yai Mim, akhirnya memasuki babak baru. Setelah perseteruan mereka mencuat ke publik selama beberapa pekan terakhir, Nurul akhirnya mengutarakan permintaan maaf secara langsung.
Momen tersebut terjadi lewat sambungan telepon yang difasilitasi oleh Denny Sumargo. Percakapan itu terekam dalam potongan video Instagram Story milik Denny, yang menampilkan cuplikan podcast bersama keluarga Sahara—podcast yang hingga kini belum ditayangkan.
Dalam video yang tampak masih dalam tahap editing di layar komputer Denny, awal percakapan diawali dengan dirinya berbicara langsung dengan Yai Mim. Saat ditanya, Yai Mim terdengar menjawab singkat, “boleh.. boleh.” Setelah itu, Denny menyerahkan ponselnya kepada Nurul Sahara.
Dialog singkat pun berlangsung. “Assalamualaikum,” sapa Nurul membuka percakapan.
“Waalaikumsalam, piye Mba Sahara, sehat?” balas Yai Mim.
Dengan nada penyesalan, Nurul kemudian menyampaikan permohonan maaf. “Saya mohon maaf atas omongan saya yang kasar, perkataan saya yang kurang baik kepada panjenengan,” ucapnya.
Sayangnya, cuplikan itu berhenti sampai di situ. Kelanjutan obrolan, termasuk bagaimana tanggapan Yai Mim atas permintaan maaf tersebut, tidak ditampilkan dalam video.
Podcast Sahara Batal Tayang
Di sisi lain, kepastian muncul bahwa episode podcast Sahara di kanal Denny Sumargo tidak jadi ditayangkan. Semula, konten tersebut dijadwalkan rilis pada Rabu (1/10/2025) pukul 19.00 WIB. Namun, gelombang protes warganet membuat Denny mengubah keputusan.
“Jadi sesuai dengan vote, saya kan biasanya podcast harusnya tayang jam 7 malam, podcast yang Sahara, dan sesuai janji saya karena votenya banyak yang ingin tidak tayang, maka hari ini saya tidak tayangkan,” jelas Denny melalui akun TikTok resminya, @dennysumargoreal, Kamis (2/10/2025).
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











