bukamata.id – Pemerintah Kabupaten Bandung terus mendorong percepatan pembangunan Program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan ekstrem berbasis pendidikan.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui audiensi antara Pemkab Bandung dengan Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (13/01/2026).
Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung Nining Hendasah, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa. Rombongan diterima oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI Robben Rico.
Pemkab Bandung Siapkan Lahan Sekolah Rakyat di Ciwidey
Dalam audiensi tersebut, Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS menyampaikan kesiapan penuh Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat.
Salah satu bentuk dukungan nyata adalah penyediaan lahan pembangunan yang berlokasi di Kampung Barusampeu, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung.
Program ini diharapkan menjadi salah satu solusi strategis dalam memperluas akses pendidikan sekaligus menekan angka kemiskinan ekstrem di daerah.
Kemensos RI Tanggung Biaya Pembangunan dan Operasional
Kang DS menjelaskan bahwa seluruh pembiayaan pembangunan hingga operasional Sekolah Rakyat akan sepenuhnya ditanggung oleh Kementerian Sosial RI.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bandung bertugas menyiapkan lahan serta melakukan proses seleksi calon peserta didik berdasarkan data dan ketentuan yang berlaku.
“Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung penuh pelaksanaan Program Sekolah Rakyat dengan menyiapkan lahan serta melakukan seleksi siswa. Persiapan terus dilakukan bertahap, mulai dari penyesuaian tata ruang, pematangan lahan, hingga peningkatan akses jalan,” ujar Kang DS.
Sinergi Pusat dan Daerah untuk Tekan Kemiskinan Ekstrem
Melalui koordinasi antara Pemkab Bandung dan Kementerian Sosial RI, pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan segera terealisasi dan berjalan optimal.
Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus menjadi instrumen penting dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bandung.
Dengan sinergi yang kuat, Pemkab Bandung optimistis program ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










