bukamata.id – Nama Virgoun tiba-tiba kembali naik ke permukaan meski ia sebenarnya tidak terlibat langsung dalam pusaran kasus yang kini menyeret mantan istrinya, Inara Rusli. Di tengah riuh tudingan terhadap Inara—yang kini dicap sejumlah warganet sebagai pelakor karena diduga terlibat hubungan terlarang dengan Insanul Fahmi—gerak-gerik Virgoun di media sosial justru ikut menjadi bahan pembicaraan.
Musisi yang melejit lewat lagu “Surat Cinta untuk Starla” itu memang tampak lebih aktif mengunggah konten sejak isu perselingkuhan tersebut pecah. Setiap unggahannya di Instagram langsung dipenuhi komentar netizen, sebagian menduga bahwa kalimat-kalimat yang ia tulis merupakan bentuk sindiran halus untuk Inara maupun Insanul.
Persepsi itu menguat setelah sebuah komentar warganet memicu respons tak biasa. Seorang pengguna Instagram menuliskan, “Cobain pake jubah koko om Virgoun,” seolah meminta Virgoun menunjukkan citra religius seperti beberapa tahun silam. Tak disangka, jawaban Virgoun justru membuat publik heboh.
Dengan lugas, ia membalas: “Gue bajingan tapi nggak pakai kedok agama.”
Respons tersebut langsung memantik spekulasi bahwa ia sedang melempar kritik terselubung kepada pihak-pihak yang tengah menjadi sorotan dalam kasus perselingkuhan ini.
Namun, alih-alih membela Virgoun, sejumlah netizen justru mengingatkannya pada masa lalu. Mereka menyebut bahwa sosok Virgoun sebelum perceraiannya pun lekat dengan imej religius, tampil dengan gaya seorang mualaf yang mendalami agama. Masa lalu itu kini kembali diungkit, terutama karena perjalanan hijrahnya sempat menjadi pembicaraan publik.
“Bukannya si V juga sama kan sempat hijrah juga,” komentar salah satu warganet yang mengungkit perubahan image Virgoun dulu.
Komentar lain mengalir deras. “Alah udalah ngaca aja dulu sebelum komen si V.”
Ada pula yang menambahkan, “Terbungkus cassing hijrah dan tobat, pernah berbalut gamis juga! Ternyata gimmick semata.”
Bahkan ada yang mengingat kejadian saat ia memakai pakaian jubah dan menolak bersalaman dengan perempuan: “Halah kamu dulu aja pakai jubah terus tiara mau salaman aja gak mau katanya bukan mukrim.”
Perjalanan Religius yang Pernah Dipuji, Kini Justru Dipertanyakan
Bagi yang mengikuti perjalanan hidup Virgoun, transformasinya sebagai mualaf memang pernah menjadi momen penting. Ia memeluk Islam sekitar tahun 2013–2014 dan mengucap dua kalimat syahadat di bawah bimbingan mendiang Syekh Ali Jaber. Keputusannya untuk menjadi muslim kala itu banyak menuai dukungan dan dianggap sebagai titik balik kehidupannya.
Tak lama setelahnya, ia menikah dengan Inara Rusli pada 2014. Mereka bahkan tampil sebagai pasangan yang kompak dalam meniti jalan hijrah, mendalami ajaran agama, dan menampilkan citra keluarga yang harmonis. Inara kala itu mengenakan cadar sebagai bentuk komitmennya menjaga aurat. Keputusan tersebut juga sempat menjadi inspirasi banyak perempuan.
Namun, imej Islami yang dulu begitu dijunjung kini justru menjadi bumerang. Publik mengingat kembali catatan masa lalu terkait perilaku Virgoun yang disebut-sebut tidak sejalan dengan narasi hijrah yang pernah ia bangun. Inara pun pernah mengungkap berbagai pelanggaran moral yang dilakukan Virgoun selama pernikahan mereka.
Perubahan drastis itu membuat sejumlah warganet menilai bahwa sindiran Virgoun saat ini tidak lebih dari upaya pencitraan baru. Terlebih, situasi Inara kini tengah menjadi bahan pergunjingan karena hubungannya dengan Insanul Fahmi—yang belakangan mengaku sudah menikah siri dengannya.
Momentum Baru untuk Kontroversi Lama
Aktivitas Virgoun di media sosial, meski tidak menyebut nama siapa pun, justru memantik interpretasi yang beragam. Banyak yang merasa ia sedang menumpang momentum di saat mantan istrinya menjadi sorotan. Ada pula yang menilai ia sedang mengekspresikan kekecewaan lama yang belum tuntas.
Di sisi lain, sebagian warganet justru menganggap reaksi Virgoun manusiawi. Mereka menilai bahwa setiap orang berhak berpendapat, apalagi jika bersinggungan dengan pengalaman masa lalu yang pahit. Namun, komentar-komentar yang mengaitkan dirinya dengan isu hijrah menunjukkan bahwa publik belum benar-benar melupakan masa lalunya.
Terlepas dari itu semua, ada fakta bahwa Inara kini hidup tanpa cadar—keputusan yang ia ambil setelah perceraian demi mencari nafkah untuk anak-anak. Keputusan yang dulunya penuh pertimbangan religius kini berubah menjadi pilihan pragmatis demi kelangsungan hidup keluarga.
Sementara itu, dinamika antara Inara dan Insanul terus berkembang, terutama setelah pengakuan nikah siri mencuat. Situasi ini membuat nama Inara kembali berada di tengah badai publik, dan komentar-komentar Virgoun semakin menjadi bahan pembacaan netizen.
Ketika Masa Lalu, Media Sosial, dan Kontroversi Bertumpuk
Keterlibatan Virgoun di tengah isu ini sebenarnya tidak disengaja. Namun, dengan rekam jejak publiknya, setiap kalimat yang ia tulis di Instagram langsung dianggap memiliki makna tersirat. Komentar singkat seperti “Gue bajingan tapi nggak pakai kedok agama” akhirnya berubah menjadi bahan perdebatan tentang moralitas, masa lalu, dan narasi hijrah yang pernah ia bangun.
Di tengah pusaran kontroversi yang semakin melebar, satu hal yang pasti: publik masih memperhatikan setiap sudut kehidupan para figur ini. Dari masa lalu hijrah, status sebagai musisi, mantan suami, hingga komentar-komentar spontan—semuanya kini menyatu dalam sorotan yang tak kunjung padam.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











