bukamata.id – Persib Bandung kembali memunculkan sinyal transfer menarik jelang bursa transfer awal musim 2026/2027. Pola perekrutan pemain dari tim yang terdegradasi disebut kembali berpotensi terjadi, mengingat kesuksesan masa lalu yang masih diingat Bobotoh.
Sebelumnya, Persib pernah sukses mendatangkan Teja Paku Alam dari tim yang terdegradasi, Semen Padang. Kini, pola serupa kembali ramai dibicarakan di kalangan suporter.
Teja Paku Alam Jadi Contoh Sukses Rekrutmen dari Tim Degradasi
Enam tahun lalu, Teja Paku Alam direkrut Persib Bandung dari Semen Padang setelah musim sulit di Liga 1. Meski sempat diragukan, ia kemudian menjelma menjadi kiper utama Maung Bandung.
Pada musim 2018/2019 bersama Semen Padang, Teja mencatat 33 kali kebobolan dari 25 pertandingan. Namun, performanya berkembang pesat setelah bergabung dengan Persib Bandung.
Performa Konsisten di Bawah Mistar Persib
Sejak bergabung, Teja Paku Alam tampil stabil dan bahkan sempat bersaing dengan kiper asing seperti Kevin Mendoza. Di musim terbaru, ia juga berhasil mengungguli Adam Przybek dalam persaingan penjaga gawang utama.
Catatan impresifnya termasuk puluhan penampilan dengan jumlah clean sheet yang terus meningkat, menjadikannya salah satu kiper lokal paling konsisten di kompetisi.
Kiper PSBS Biak Masuk Radar Transfer Persib
Menjelang musim baru, nama kiper PSBS Biak asal Angola, Kadu, santer dikaitkan dengan Persib Bandung.
Menariknya, Kadu disebut memberi sinyal tersirat melalui unggahan media sosial yang menampilkan aksi penyelamatan saat menghadapi Persib Bandung. Unggahan tersebut memicu spekulasi bahwa sang pemain membuka peluang bergabung dengan Maung Bandung.
Bobotoh Ikut Dorong Transfer Kadu
Dukungan suporter Persib atau Bobotoh juga semakin memperkuat rumor tersebut. Banyak komentar di media sosial yang menyarankan agar Persib merekrut Kadu untuk memperkuat sektor penjaga gawang.
Kinerja Kadu saat menghadapi Persib disebut menjadi salah satu alasan ia menarik perhatian publik Bandung.
Kans Transfer Terbuka Lebar
Peluang Persib Bandung untuk mendatangkan Kadu dinilai cukup terbuka, mengingat kondisi PSBS Biak yang berada di papan bawah dan berpotensi terdegradasi.
Selain itu, adanya isu tunggakan gaji di klub tersebut membuat peluang kepergian pemain semakin besar. Situasi ini bisa dimanfaatkan Persib untuk mendatangkan Kadu dengan skema transfer yang lebih ringan.
De Javu Sukses Teja Paku Alam?
Jika transfer ini terealisasi, langkah Persib Bandung disebut bisa menjadi “de javu” seperti kesuksesan mendatangkan Teja Paku Alam beberapa tahun lalu dari tim yang terdegradasi.
Kini, Bobotoh menanti apakah pola transfer serupa kembali menjadi strategi sukses Maung Bandung di musim mendatang.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









