Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
BSU Kemnaker

Bansos Oktober 2026 Cair! Ada BSU Rp900 Ribu hingga Beras 30 Kg, Ini Rinciannya

Sabtu, 3 Oktober 2026 05:00 WIB

Influenza A Merebak di Bandung Barat, 31 Orang Terkonfirmasi Positif

Sabtu, 3 Oktober 2026 04:00 WIB

BSU Oktober-Desember 2026 Dibayar Sekaligus, Total Bantuan Rp900 Ribu

Sabtu, 3 Oktober 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Oktober 2026 Cair! Ada BSU Rp900 Ribu hingga Beras 30 Kg, Ini Rinciannya
  • Influenza A Merebak di Bandung Barat, 31 Orang Terkonfirmasi Positif
  • BSU Oktober-Desember 2026 Dibayar Sekaligus, Total Bantuan Rp900 Ribu
  • Surga Tersembunyi di Tanah Sunda: 6 Destinasi Wisata Sukabumi Paling Hits untuk Liburan Akhir Pekan
  • Panduan Lengkap Cek Penerima BSU 2026: Subsidi Upah Rp900 Ribu Cair Sekaligus untuk 3 Bulan
  • Rekor Baru Purwakarta! 500 Ribu Genteng Plered Resmi Meluncur untuk Program Gentengisasi
  • Aksi Mencekam Pelajar Bawa Celurit Jumbo di Majalengka, Warga: Motor Dibacok hingga Helm Dirampas
  • Drive Your Future Phase 2 InDrive Sasar Mahasiswa Bandung, Ada Edukasi Keselamatan Berkendara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 3 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siswi SMP di Cirebon Jadi Korban Perundungan karena Masalah Asmara

By Aga GustianaSabtu, 31 Mei 2025 15:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi perundungan. (Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah insiden perundungan yang mengundang keprihatinan publik terjadi di salah satu SMP di Kota Cirebon, Jawa Barat. Seorang siswi kelas 8 menjadi korban kekerasan fisik oleh teman sebayanya, yang terekam dalam sebuah video dan menyebar luas di media sosial.

Dalam video yang diunggah oleh pengguna Facebook, terlihat jelas korban tengah dianiaya di dalam ruang kelas. Ia hanya bisa menutup wajahnya sembari menahan pukulan dari pelaku, sementara sejumlah siswa lain tampak hanya menonton tanpa melakukan intervensi.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, membenarkan kejadian yang terjadi pada Selasa, 27 Mei 2025 itu. “Siswi ini (pelaku dan korban) sama-sama kelas 8, namun beda kelas,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa dari hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi-saksi, motif utama dari aksi perundungan ini adalah persoalan asmara. “Motifnya ini asmara. Ada kecemburuan. Jadi berdasarkan hasil yang kita dalami, motifnya adalah masalah asmara,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dijamin Kalap, Ini Dia Tiga Tempat Kuliner Populer di Cirebon

Meski peristiwa itu mengundang perhatian publik, pihak korban hingga saat ini belum membuat laporan resmi ke kepolisian. Namun demikian, polisi tetap bergerak cepat.

“Sampai detik ini pihak korban bersama dengan orang tuanya belum mau melaporkan secara resmi terkait dengan kasus bullying tersebut. Tapi kita sudah jemput bola, kita sudah memeriksa korban, saksi, dan pihak sekolah,” kata Eko.

Baca Juga:  PPDB Bandung 2024 SD dan SMP: Cek Jadwal Pendaftaran, Daftar Ulang hingga Pengumuman

Pihak kepolisian juga telah meminta keterangan dari pelaku dan terus mendalami kasus ini untuk menindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cirebon perundungan SMP
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

BSU Kemnaker

Bansos Oktober 2026 Cair! Ada BSU Rp900 Ribu hingga Beras 30 Kg, Ini Rinciannya

Influenza A Merebak di Bandung Barat, 31 Orang Terkonfirmasi Positif

BSU Oktober-Desember 2026 Dibayar Sekaligus, Total Bantuan Rp900 Ribu

Rekor Baru Purwakarta! 500 Ribu Genteng Plered Resmi Meluncur untuk Program Gentengisasi

Aksi Mencekam Pelajar Bawa Celurit Jumbo di Majalengka, Warga: Motor Dibacok hingga Helm Dirampas

Drive Your Future Phase 2 InDrive Sasar Mahasiswa Bandung, Ada Edukasi Keselamatan Berkendara

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.