Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

7 Kuliner Legendaris Khas Bandung Barat, Wajib Mampir ke Sentra Pembuatannya!

Selasa, 6 Oktober 2026 06:00 WIB

Jelang Port FC vs Persib, Rekor Maung Bandung Bikin Deg-Degan: Belum Pernah Menang!

Selasa, 6 Oktober 2026 05:00 WIB

Bikin Kalap! 5 Restoran AYCE Bandung dengan Korean BBQ hingga Shabu-Shabu

Selasa, 6 Oktober 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 7 Kuliner Legendaris Khas Bandung Barat, Wajib Mampir ke Sentra Pembuatannya!
  • Jelang Port FC vs Persib, Rekor Maung Bandung Bikin Deg-Degan: Belum Pernah Menang!
  • Bikin Kalap! 5 Restoran AYCE Bandung dengan Korean BBQ hingga Shabu-Shabu
  • BSU Rp900 Ribu hingga Bansos Beras 30 Kg, Ini Bantuan Pemerintah Oktober 2026
  • Lagi Cari Tempat Liburan? Ini 10 Destinasi Wisata Paling Populer dan Instagramable di Bandung Barat
  • Jelang Tiga Laga Kandang Persib Bandung, Polisi Minta Bobotoh Jaga Ketertiban dan Jadi Tuan Rumah yang Baik
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
  • Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup Usai Bekuk Thailand Lewat Adu Penalti
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Konvoi Pelajar Bawa Celurit Teror Jalur Pantura Cirebon, 3 Pelaku Akhirnya Diciduk

By Aga GustianaJumat, 21 Agustus 2026 15:58 WIB3 Mins Read
Viral video aksi pelajar di Cirebon. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aksi brutal sekelompok pemuda yang mengarungi jalanan menggunakan sepeda motor sembari memamerkan senjata tajam berukuran tak lazim mendadak gempar di ruang digital. Berlokasi di arteri utama jalur Pantura, Kabupaten Cirebon, iring-iringan bermotor tersebut nekat mengacungkan bentukan celurit panjang ke udara tepat di tengah padatnya lalu lintas truk dan mobil pribadi.

Potongan rekaman visual berdurasi nyaris tiga menit yang tersebar luas itu menunjukkan tidak sekadar aksi kendaraan beriringan, melainkan juga detik-detik mencekam dugaan perselisihan antar geng. Pada bukaan video, terlihat jelas beberapa remaja yang berboncengan dan berpakaian menyerupai seragam sekolah berlarian menguasai badan jalan sambil membawa sabetan besi tajam.

Tergambar pula kekacauan saat mereka saling kejar. Narasi visual bertuliskan ‘4 vs abreg’ hingga ‘1 vs abreg’ makin mempertegas dugaan adanya pertikaian antarkelompok. Beberapa di antaranya kehilangan kendali atas kendaraannya; ada yang terpelanting ke arah pemisah jalan, sementara armada roda dua lainnya terseret hingga memercikkan debu di depan deretan ruko.

Peristiwa yang terdeteksi terjadi di sepanjang bentangan Palimanan, Klangenan, hingga kawasan Jamblang ini makin memperlihatkan nekatnya para pelaku yang memacu motor melintasi plang arah Tol Palimanan-Cirebon-Semarang tanpa pelindung kepala.

Baca Juga:  Ekonomi Pesisir Cirebon Bangkit! bank bjb Bekali Nelayan Gebang Mekar Strategi Kelola Uang

Tiga Pelaku Langsung Digulung Polisi

Menindaklanjuti keresahan warga akibat unggahan yang meluas dari berbagai akun media sosial tersebut, Satreskrim Polresta Cirebon via Tim TEKAB 852 bersama Unit Reskrim Polsek Klangenan bergerak cepat melakukan pelacakan. Hasilnya, tiga remaja yang disinyalir kuat terlibat langsung berhasil diciduk, yakni DS (18), WA (17), serta H (15).

Baca Juga:  Otentik! Ini Empat Kuliner Khas Cirebon yang Wajib Dicoba, Ada Sate Kalong

Berdasarkan pendalaman petugas, keributan fisik tersebut terjadi pada Senin, 20 Juli 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di perlintasan Jalan Raya Arjawinangun-Palimanan, Desa Tegalkarang. Insiden ini menyeret dua kubu pelajar SMK asal Kecamatan Depok dan Kecamatan Plered hingga memicu korban luka.

Dari ketiga tersangka, DS bertindak sebagai pengambil gambar sekaligus pengelola akun media sosial penayang video, sedangkan WA dan H tepergok mengayunkan celurit di lokasi kejadian. Polisi turut menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor matik hijau penunjang perekaman serta tiga unit telepon genggam.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama menegaskan pihaknya mengambil langkah tegas atas insiden kekerasan jalanan ini.

Baca Juga:  Dua Tersangka Ditetapkan dalam Tragedi Longsor Gunung Kuda Cirebon

“Polresta Cirebon tidak akan memberikan ruang bagi aksi tawuran yang meresahkan masyarakat. Terlebih apabila dalam aksinya menggunakan senjata tajam karena dapat membahayakan keselamatan orang lain dan berpotensi menimbulkan korban jiwa,” ujarnya, Jumat (21/8/2026).

Beliau juga mengimbau kalangan pelajar untuk membendung provokasi dan menjauhi kelompok berisiko kekerasan.

“Masyarakat yang mengetahui adanya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat maupun aksi tawuran diminta segera melapor melalui layanan kepolisian 110 atau mendatangi kantor polisi terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Kini, jajaran penyidik Mapolresta Cirebon masih terus menggali keterangan saksi dan memburu alat bukti tambahan untuk mengusut tuntas pihak-pihak lain yang terlibat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cirebon
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

BSU Rp900 Ribu hingga Bansos Beras 30 Kg, Ini Bantuan Pemerintah Oktober 2026

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Oktober 2026 Mulai Cair! 6 Bantuan Ini Siap Disalurkan, Cek Daftarnya

960 Gas Portable Sehari! Polisi Bongkar Pabrik Oplosan LPG 3 Kg di Bandung

Sempat Terdengar Teriakan, Pria Jatuh dari Flyover Kopo hingga Meninggal

Dulu Serba Pink, Sekarang Makeup?! Penampilan Terbaru Ustaz Riza Muhammad Kembali Disorot Warganet

Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.