bukamata.id – Klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat, Persib Bandung, dipastikan bakal melakoni laga usiran sementara ke Stadion Si Jalak Harupat, Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Langkah ini terpaksa diambil manajemen menyusul proses renovasi dan perbaikan yang masih berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Sepanjang bulan Oktober 2026 ini, Maung Bandung dijadwalkan menjamu tiga tim lawan secara beruntun. Rangkaian pertandingan tersebut meliputi duel melawan Dewa United pada 11 Oktober, dilanjutkan laga krusial AFC Champions League Two menghadapi Viettel FC tanggal 14 Oktober, serta partai kandang kontra Persik Kediri pada 18 Oktober.
Menanggapi agenda padat tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak cepat memastikan kondusivitas wilayah. Kapolresta Bandung, Kombes Tri Suhartanto, menyatakan bahwa seluruh persiapan pengamanan telah dimatangkan bersama jajaran Polda Jawa Barat demi memberikan rasa aman bagi para penonton yang hadir langsung ke stadion.
“Untuk tiga laga Persib yang akan datang, persiapannya tentu sudah dilakukan. Seperti yang kita ketahui, pertandingan akan berlangsung pada tanggal 11, 14, dan 18 Oktober,” ujar Kapolresta Bandung Kombes Tri Suhartanto di Mapolresta Bandung, Soreang, Senin (5/10/2026).
Lebih lanjut, Tri menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengambil risiko dalam hal pengamanan massa. Seluruh personel gabungan dikerahkan secara totalitas guna memastikan jalannya pertandingan dari awal hingga akhir berlangsung tanpa gangguan berarti.
“Kami dari jajaran Polresta Bandung dan Polda Jawa Barat akan memberikan pengamanan secara all out kepada seluruh kegiatan Persib,” katanya.
Imbauan Tertib dan Gagasan Satgas Suporter
Selain fokus pada penjagaan fisik di area stadion, kepolisian juga menyoroti pentingnya peran suporter dalam menjaga citra positif sepak bola tanah air. Tri secara khusus mengimbau para Bobotoh maupun pendukung klub tamu untuk senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, baik ketika berada di dalam tribun penonton maupun saat melintas di jalan raya luar stadion.
“Seorang pendukung juga harus bisa berada di luar lapangan untuk mendukung kesebelasannya, tentu saja Persib, serta tetap menjaga harkamtibmas. Sehingga kita bisa menjadi tuan rumah yang baik,” jelasnya.
Sebagai langkah preventif jangka panjang, Tri mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menggagas pembentukan satuan tugas (satgas) khusus antarsuporter. Kehadiran wadah koordinasi ini diyakini mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif dalam meredam potensi gesekan serta menjaga keamanan kolektif secara berkelanjutan.
“Pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak seluruh keluarga besar Bobotoh untuk terus memberikan dukungan kepada Persib Bandung dengan cara-cara yang positif, damai, tertib, dan bermartabat,” ucapnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










