Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

7 Kuliner Legendaris Khas Bandung Barat, Wajib Mampir ke Sentra Pembuatannya!

Selasa, 6 Oktober 2026 06:00 WIB

Jelang Port FC vs Persib, Rekor Maung Bandung Bikin Deg-Degan: Belum Pernah Menang!

Selasa, 6 Oktober 2026 05:00 WIB

Bikin Kalap! 5 Restoran AYCE Bandung dengan Korean BBQ hingga Shabu-Shabu

Selasa, 6 Oktober 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 7 Kuliner Legendaris Khas Bandung Barat, Wajib Mampir ke Sentra Pembuatannya!
  • Jelang Port FC vs Persib, Rekor Maung Bandung Bikin Deg-Degan: Belum Pernah Menang!
  • Bikin Kalap! 5 Restoran AYCE Bandung dengan Korean BBQ hingga Shabu-Shabu
  • BSU Rp900 Ribu hingga Bansos Beras 30 Kg, Ini Bantuan Pemerintah Oktober 2026
  • Lagi Cari Tempat Liburan? Ini 10 Destinasi Wisata Paling Populer dan Instagramable di Bandung Barat
  • Jelang Tiga Laga Kandang Persib Bandung, Polisi Minta Bobotoh Jaga Ketertiban dan Jadi Tuan Rumah yang Baik
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
  • Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup Usai Bekuk Thailand Lewat Adu Penalti
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

7 Kuliner Legendaris Khas Bandung Barat, Wajib Mampir ke Sentra Pembuatannya!

By Aga GustianaSelasa, 6 Oktober 2026 06:00 WIB3 Mins Read
Peuyeum, kuliner khas Bandung Barat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wilayah Bandung Barat menyimpan pesona gastronomi yang begitu kaya dan beragam. Tiap kecamatan di kawasan penyangga ibu kota provinsi ini seakan memiliki identitas rasa tersendiri yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat lokal.

Menariknya, berwisata kuliner di daerah ini tidak sekadar memanjakan lidah atau memborong buah tangan untuk kerabat. Para pelancong juga berkesempatan menengok langsung dapur produksi dan mengamati proses pembuatan kudapan tradisional secara autentik di sentra-sentranya.

Berikut adalah daftar tujuh kuliner ikonik khas Bandung Barat lengkap dengan lokasi pusat pembuatannya yang wajib masuk daftar kunjungan Anda:

1. Peuyeum (Tapai Singkong)

Makanan fermentasi berbahan dasar singkong ini menjadi salah satu primadona legendaris. Menghadirkan perpaduan rasa manis legit dengan sedikit sentuhan asam segar, peuyeum sangat nikmat disantap langsung maupun diolah kembali menjadi hidangan seperti digoreng tepung.

  • Sentra Produksi: Kawasan Cipatat, yang berpusat di Desa Gunungmasigit, Citatah, dan Desa Cipatat.

2. Wajit Cililin

Kue tradisional bercita rasa manis ini terbuat dari perpaduan beras ketan pilihan, gula merah aren, dan parutan buah kelapa. Melalui proses masak yang panjang mulai dari pengukusan hingga penjemuran, wajit Cililin memiliki ciri khas yang sangat ikonik, yakni dibungkus menggunakan kelobot atau cangkang kering buah jagung.

  • Sentra Produksi: Kecamatan Cililin.

3. Sate Kelinci

Jika daerah tetangga terkenal dengan sate daging sapi atau kambingnya, Bandung Barat punya alternatif unik berupa sate kelinci. Dagingnya yang empuk dan rendah lemak disiram bumbu kacang gurih hangat. Sepanjang jalur menuju kawasan wisata Lembang, warung penjual kuliner ini berderet rapi menjajakan hidangan tersebut.

  • Sentra Produksi: Jalur utama wisata Lembang.

4. Gurilem

Merupakan akronim dari rasa gurih dan tekstur pelem (renyah), kerupuk tradisional ini menawarkan sensasi asin pedas yang menggigit. Uniknya, proses pematangan gurilem tidak menggunakan minyak goreng sawit, melainkan dipanggang tradisional di atas pasir sungai yang panas.

  • Sentra Produksi: Kecamatan Cihampelas dan Cililin.

5. Bolu Susu Lembang

Kudapan modern bertekstur sangat lembut ini memadukan adonan kue berkualitas dengan limpahan susu segar. Varian rasa yang manis dipadu taburan keju melimpah menjadikannya buah tangan favorit yang paling banyak diburu wisatawan.

  • Sentra Produksi: Kecamatan Lembang, dengan gerai resmi yang kini tersebar di berbagai sudut Bandung Raya.

6. Opak Kolontong

Cemilan berbentuk bulat mungil ini terbuat dari adonan beras ketan yang ditumbuk halus, dikukus, lalu dikeringkan di bawah terik matahari. Uniknya, opak kolontong dimatangkan dengan cara dibakar di atas bara api atau disangrai menggunakan pasir tanpa minyak.

  • Sentra Produksi: Kampung Cipari, Desa Cijambu, Kecamatan Cipongkor.

7. Kicimpring

Sering pula disebut sebagai kerupuk singkong tradisional, kicimpring diolah dari parutan singkong dengan berbagai pilihan bumbu. Seiring berkembangnya zaman, varian rasanya kini semakin kaya, mulai dari original gurih, asin, pedas, hingga aneka rasa kontemporer lainnya.

  • Sentra Produksi: Kampung Babakan Bandung, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang.

Mana di antara tujuh kuliner khas Bandung Barat di atas yang sudah pernah Anda cicipi kelezatannya secara langsung?

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kuliner Bandung Barat Oleh-Oleh Khas Bandung Peuyeum Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Kalap! 5 Restoran AYCE Bandung dengan Korean BBQ hingga Shabu-Shabu

Keindahan Curug Cimahi, destinasi utama Wisata Cimahi dengan udara sejuk dan pemandangan mempesona

Lagi Cari Tempat Liburan? Ini 10 Destinasi Wisata Paling Populer dan Instagramable di Bandung Barat

Gandeng MANDALAS dan Yayasan Habibie & Ainun, JNE Beri Promo Spesial di Hari Batik Nasional 2026

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Stabil, Antam Rp2,613 Juta dan UBS Rp2,530 Juta per Gram

Mojang Bandung Gita Puspita: Aktif Berorganisasi, Mengajar, dan Terus Bertumbuh Mengejar Masa Depan

Bongkar Dapur Comeback Syahrini: Dari Alasan Vakum, Bagi-bagi Dollar, Hingga Konsultan Komedi!

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.