Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kenali Perbedaan Flu Biasa dan Influenza A: IDAI Jabar Ungkap Tiga Tanda Emas yang Wajib Dipantau Orang Tua

Rabu, 23 September 2026 09:36 WIB

DOKTER SE-TENANG INI DILECEHKAN?! Pelaku Ketikan Jahat ke dr. Gia Pratama Panik Dikejar Hukum!

Rabu, 23 September 2026 09:26 WIB

Bukan Main! Usia 6 Tahun, Atlet Cilik Asal Cirebon Ini Sukses Sabet Juara 1 Dunia Pushbike di Thailand

Rabu, 23 September 2026 09:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kenali Perbedaan Flu Biasa dan Influenza A: IDAI Jabar Ungkap Tiga Tanda Emas yang Wajib Dipantau Orang Tua
  • DOKTER SE-TENANG INI DILECEHKAN?! Pelaku Ketikan Jahat ke dr. Gia Pratama Panik Dikejar Hukum!
  • Bukan Main! Usia 6 Tahun, Atlet Cilik Asal Cirebon Ini Sukses Sabet Juara 1 Dunia Pushbike di Thailand
  • Update Bursa Transfer Persib Bandung: Dari Mantan Bintang Setan Merah sampai Kiper Asing Berlabel Eropa Masuk Radar
  • Mau Main Air di Bandung? Ini 4 Waterboom dengan Wahana Seru untuk Anak dan Dewasa
  • Bukan Cuma Skill! Ini Alasan Persib Tak Mau Asal Tambah Pemain Baru
  • Layanan Gigi Gratis Sambangi 22 Kecamatan Bandung, Ini Jadwal dan Lokasi Lengkapnya
  • 8 Rekomendasi Destinasi Wisata Alam Terbaik di Kuningan untuk Liburan Keluarga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 23 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Skandal Naturalisasi Malaysia Memanas, FIFA Seret Kasus FAM ke Jalur Pidana

By Aga GustianaRabu, 19 November 2025 07:08 WIB2 Mins Read
Kantor FAM Malaysia.
Kantor FAM Malaysia. (Foto: Dok FAM)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – FIFA resmi meningkatkan penanganan kasus naturalisasi di tubuh Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) ke tahap penyelidikan formal. Tidak hanya berhenti pada sanksi olahraga, federasi sepak bola dunia itu juga membuka peluang membawa kasus tersebut ke jalur pidana setelah menemukan indikasi pelanggaran serius.

Informasi ini terungkap setelah FIFA merilis laporan investigasi setebal 63 halaman yang diunggah pada Selasa (18/11/2025). Dokumen tersebut sebelumnya diminta FAM sebagai bahan untuk mengajukan banding lanjutan ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

7 Pemain Naturalisasi Disanksi Karena Diduga Pakai Dokumen Palsu

Kasus ini bermula dari hukuman FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi Malaysia:
Gabriel Palmero, Facundo Garcés, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, João Figueiredo, Hector Hevel, dan Jon Irazábal.

FIFA menyimpulkan bahwa para pemain ini ternyata tidak memiliki garis keturunan Malaysia, bahkan dokumen keluarga yang digunakan untuk proses kewarganegaraan disebut dipalsukan.

Baca Juga:  Indonesia Siap Pecahkan Rekor! Sukses Piala Asia Futsal 2026, Target Piala Dunia 2028 Terbuka Lebar

Dalam laporan tersebut, FIFA mengungkap adanya bukti komunikasi, termasuk percakapan WhatsApp, yang memperkuat dugaan pemalsuan identitas keluarga pemain.

Posisi FAM Dinilai Lemah untuk Mengajukan Banding

Dalam kesimpulannya, FIFA menilai FAM tidak memiliki argumen kuat untuk melanjutkan banding. Federasi internasional itu bahkan mempertimbangkan menambahkan catatan pelanggaran baru terhadap kasus yang sudah terjadi.

Baca Juga:  Hasil Drawing Piala Dunia Klub 2025: Real Madrid Ketemu Al Hilal, Man City Segrup dengan Juventus

FIFA juga berencana memperluas penyelidikan ke struktur internal FAM, terutama yang berkaitan dengan operasi internasional asosiasi tersebut.

Kasus Bisa Masuk Jalur Pidana Internasional

FIFA menilai pelanggaran dokumen ini sebagai kasus berat. Karena itu, laporan akan diteruskan ke otoritas hukum di sejumlah negara:

  • Malaysia
  • Brasil
  • Argentina
  • Belanda
  • Spanyol

Lima negara tersebut disebut karena dokumen palsu para pemain mengklaim leluhur mereka berasal dari sana.

Baca Juga:  Kata TMJ Soal Skandal Naturalisasi Pemain Malaysia: Bersiap untuk Kemungkinan Terburuk

Selain itu, FIFA sudah menjatuhkan sanksi awal berupa denda 350 ribu franc Swiss kepada FAM—setara lebih dari Rp 7,2 miliar. Ketujuh pemain juga dikenai denda masing-masing 2.000 franc Swiss serta larangan beraktivitas selama 12 bulan.

Akan Ada Sanksi Tambahan dari CAS?

Dengan laporan investigasi resmi yang kini dipublikasikan, muncul pertanyaan besar: apakah hukuman FAM justru akan bertambah saat kasus masuk ke CAS? Keputusan akhir akan sangat bergantung pada bagaimana pengadilan olahraga menilai bukti-bukti yang telah dibuka FIFA

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

CAS FIFA sepak bola Malaysia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Geger, Dirtek Java United Diduga Lontarkan Umpatan Rasis ke Shin Tae-yong

Putri KW Menang Dramatis 3 Gim, Indonesia Tinggal Selangkah Lagi ke Semifinal Asian Games 2026

Reuni Emosional, Kevin Ray Mendoza dan Daisuke Sato Kembali ke Bandung

Indonesia Tambah 2 Medali di Asian Games 2026, Posisi di Klasemen Mulai Berubah

Pemain Timnas Indonesia usai mencetak gol ke gawang Arab Saudi.

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: SUGBK Jadi Saksi Perjuangan Garuda di Grup A

Gebrakan MMA Indonesia! Vallensia Fahira Hotmauli Sumbang Medali di Asian Games 2026

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.