bukamata.id – Gubernur Jawa Barat terpilih periode 2025-2030, Dedi Mulyadi, menyampaikan perhatian serius terkait maraknya alih kepemilikan hak atas aset negara, baik di laut, gunung, danau, hingga daerah aliran sungai (DAS).
Dedi menjelaskan bahwa masalah ini tidak hanya melibatkan kalangan pebisnis atau pemilik modal besar, tetapi juga masyarakat biasa.
“Hari ini ramai banget persoalan alih kepemilikan hak yang terjadi di laut, ada ratusan dan bahkan mungkin kalau digabungkan bisa mencapai ribuan hektar. Ini juga terjadi di gunung, danau-danau, daerah aliran sungai, hingga daerah sepadan jalan, dan areal perkebunan. Semua itu tengah terjadi,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Kamis (30/1/2025).
Dedi menyoroti bagaimana masalah ini juga terjadi di kalangan masyarakat biasa. Banyak dari mereka yang secara tidak sah memanfaatkan tanah atau area tertentu, seperti memperluas areal sawah dengan cara merambah daerah aliran sungai dan danau. Hal ini menyebabkan penyempitan dan kerusakan di berbagai danau dan situ.
Terkait penyelesaian masalah ini, Mantan Bupati Purwakarta itu menegaskan bahwa pendekatan yang komprehensif sangat dibutuhkan.
Ia menambahkan bahwa penyelesaian tidak cukup dengan hanya reaksi singkat yang viral di media sosial. Dedi mengungkapkan rencananya untuk mengambil dua pendekatan dalam menangani masalah ini.
Pendekatan pertama adalah pendekatan keperdataan untuk menyelesaikan masalah hukum yang berkaitan dengan kepemilikan aset. Pendekatan kedua adalah pendekatan pidana untuk menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam pengalihan aset negara secara ilegal.
“Seluruhnya akan kita arahkan demi kepentingan masyarakat, tanpa kepentingan apapun. Negeri ini harus terjaga, karena negeri ini bukan milik perorangan, negeri ini bukan warisan, tapi negeri ini adalah milik semua. Jawa Barat adalah milik bersama, tanahnya bukan warisan, tetapi titipan yang kita kelola hari ini dan harus dititipkan dengan baik pada generasi mendatang,” tegasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











