Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lebaran Paling Pilu! Ibu Berpulang Jelang Hari Raya, Kata-Kata Terakhir di Liang Lahat Menyayat Hati

Minggu, 22 Maret 2026 13:13 WIB

Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit

Minggu, 22 Maret 2026 11:14 WIB

Panas! Prediksi Real Madrid vs Atletico Madrid, Mbappe Jadi Penentu?

Minggu, 22 Maret 2026 10:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lebaran Paling Pilu! Ibu Berpulang Jelang Hari Raya, Kata-Kata Terakhir di Liang Lahat Menyayat Hati
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Panas! Prediksi Real Madrid vs Atletico Madrid, Mbappe Jadi Penentu?
  • Dipanggil Timnas, Eliano Reijnders Ungkap Persaingan Sengit di Skuad Garuda
  • Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen
  • Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal
  • Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks
  • Jangan Terkecoh! Ini Kebenaran di Balik Video Viral Ibu Tiri dan Anak Tiri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 22 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Status Tanggap Darurat Ditetapkan: Ribuan Warga Kabupaten Bandung Jadi Korban Banjir

By SusanaSabtu, 6 Desember 2025 12:51 WIB2 Mins Read
Banjir kembali melanda wilayah Dayeuhkolot. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung resmi menetapkan status tanggap darurat banjir dan longsor setelah belasan kecamatan terdampak sejak 3–4 Desember 2025.

Penetapan tersebut dituangkan dalam SK Bupati Bandung Nomor 300.2.1/KEP.731-BPBD/2025 sebagai respons atas meluasnya dampak bencana serta tingginya risiko cuaca ekstrem.

Kepala BPBD Kabupaten Bandung, Wahyudin, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena potensi ancaman masih tinggi. BMKG Bandung juga memprediksi intensitas hujan lebat masih dapat terjadi pada akhir pekan.

“Bupati telah menetapkan status tanggap darurat bencana. Kami mengimbau warga tetap waspada,” ujarnya, Sabtu (6/12/2025).

Baca Juga:  Evakuasi Ekstrem di Arjasari: Alat Berat Disetop, Pencarian Dilakukan Manual

Ribuan Warga Terdampak Banjir

Hujan deras sejak Kamis malam hingga Jumat menyebabkan banjir meluas di banyak titik.

Kecamatan Katapang menjadi salah satu wilayah dengan dampak besar. Luapan Sungai Citarum dan Muara Ciwidey membuat Desa Cilampeni, Gandasari, Sukamukti, dan Pangauban terendam dengan ketinggian 70–150 cm. Jalur Jl. Inspeksi Citarum terputus total.

Di Bojongsoang, banjir 80–130 cm merendam Bojongsoang, Bojongsari, dan Lengkong. BPBD mencatat 4.344 KK terdampak, dengan kebutuhan mendesak berupa selimut, tikar, terpal, dan makanan balita.

Sementara itu, Dayeuhkolot kembali lumpuh akibat banjir hingga 170 cm. Akses utama tidak dapat dilewati, dan BPBD mencatat 3.750 KK terdampak.

Baca Juga:  Heboh! Warga Baleendah Temukan Mayat Laki-Laki Mengambang di Sungai Citarum

Di Baleendah, banjir setinggi 120 cm merendam wilayah Rancamanyar, Cikarees, Mulyasari, Andir, dan Bojongmalaka. Sedikitnya 1.054 KK terdampak, dan ratusan warga harus mengungsi.

Wilayah Margahayu dan Margaasih pun tidak luput. Di Margahayu, air setinggi 100–300 cm merendam permukiman, sedangkan di Kampung Cicukang, Margaasih, banjir mencapai 200 cm hingga menenggelamkan rumah warga.

Longsor Parah di Arjasari

Bencana longsor paling serius terjadi di Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari. Empat rumah tertimbun, dan tiga warga, Aisyah (70), Citra (19), dan Alfa (15) masih hilang. Sementara Ramdan (15) berhasil selamat namun mengalami patah tulang.

Baca Juga:  Hujan Deras Picu Longsor Arjasari: Empat Rumah Hancur, 3 Warga Masih Tertimbun

Longsor juga terjadi di beberapa titik lainnya seperti Kutawaringin, Kertasari, dan Pasirjambu. Warga bersama relawan bergotong royong membersihkan material, sementara korban terdampak mengungsi ke rumah keluarga.

Imbauan Kewaspadaan dan Kebutuhan Mendesak

BPBD menyampaikan bahwa seluruh personel BPBD, TNI, Polri, kecamatan, dan relawan sudah disebar ke seluruh titik bencana. Kebutuhan mendesak meliputi terpal, karung, sekop, pacul, makanan siap saji, air mineral, pompa air, perahu, serta perlengkapan kebersihan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir baleendah Banjir Bandung banjir bojongsoang Banjir Dayeuhkolot bencana alam bandung BPBD Bandung longsor bandung status tanggap darurat bandung sungai citarum meluap
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lebaran Paling Pilu! Ibu Berpulang Jelang Hari Raya, Kata-Kata Terakhir di Liang Lahat Menyayat Hati

Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen

Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal

Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks

Siap Dipadati Jamaah, Ini Jadwal Shalat Id di Masjid Al-Jabbar

Pohon Tumbang di Jalan Bypass Cicalengka, Arus Kendaraan Sempat Macet Panjang

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.