Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Drama 120 Menit! Gol Bunuh Diri Antar Argentina Depak Tanjung Verde Menuju 16 Besar Piala Dunia 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 08:04 WIB

Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 4 Juli 2026, Amankan Hadiah Skin dan Diamond Gratis Sebelum Kehabisan

Sabtu, 4 Juli 2026 06:00 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair

Sabtu, 4 Juli 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Drama 120 Menit! Gol Bunuh Diri Antar Argentina Depak Tanjung Verde Menuju 16 Besar Piala Dunia 2026
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 4 Juli 2026, Amankan Hadiah Skin dan Diamond Gratis Sebelum Kehabisan
  • Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair
  • Link Live Streaming Argentina vs Cape Verde Piala Dunia 2026, Tonton di TVRI dan OTT
  • Bernostalgia di Tizi Bandung, Restoran Klasik dengan Menu Eropa Favorit Sejak 1967
  • Bosan ke Puncak? Ini Rekomendasi Wisata Alam Hits di Bogor yang Cocok Buat Healing Akhir Pekan
  • Bagan Lengkap Babak 16 Besar Piala Dunia 2026: Cek Jadwal Duel Raksasa Mulai Minggu Ini
  • Hidden Gem Bandung, Accra Bakes Sajikan Basque Burnt Cheesecake Premium yang Bikin Nagih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Evakuasi Ekstrem di Arjasari: Alat Berat Disetop, Pencarian Dilakukan Manual

By SusanaSabtu, 6 Desember 2025 14:23 WIB2 Mins Read
Pencarian longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Sabtu (6/12/2025). Foto: Tim Sar Kab. Bandung.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Bandung, Dadang Supriatna (Kang DS), turun langsung meninjau lokasi longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Sabtu (6/12/2025).

Peristiwa longsor yang terjadi pada Jumat (5/12) tersebut menyebabkan tiga warga hilang dan dua rumah mengalami kerusakan berat.

Kang DS menjelaskan bahwa laporan longsor diterima sekitar pukul 17.00 WIB. Tim BPBD langsung dikerahkan, namun proses evakuasi tidak bisa dilakukan pada hari kejadian karena kondisi gelap dan struktur tanah dinilai masih berbahaya.

“Tiga warga yang hilang sedang dalam pencarian, yakni Aisyah (60), Citra (20), dan Alfa (10). Dugaan sementara, dua korban tertimbun di area rumah, sementara satu anak berada dekat bantaran sungai,” ujar Kang DS.

Baca Juga:  Medan Ekstrem, Korban Longsor Arjasari Belum Ditemukan Hingga Hari Ketujuh

Menurutnya, ada dua titik pencarian yang harus ditangani secara hati-hati, mengingat kondisi tanah yang sangat labil. Ia meminta warga di zona rawan segera mengungsi untuk mencegah risiko korban tambahan.

“Silakan pindah ke tempat aman atau ke rumah kerabat. Jika tidak memungkinkan, tenda darurat sudah disiapkan,” ucapnya.

Baca Juga:  Kantor MWC NU Arjasari Diresmikan, Humaira Apresiasi Pusat Kegiatan Sosial dan Keagamaan

Kepolisian juga telah menutup total akses menuju lokasi longsor demi keamanan petugas dan warga.

Untuk mempercepat pencarian korban, sekitar 100 personel gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI–Polri, dan relawan diterjunkan. Alat berat sudah disiagakan, namun belum dioperasikan karena berpotensi memicu longsor susulan.

“Untuk sementara pencarian dilakukan manual. Kami juga menyediakan 100 cangkul, 4–6 unit mesin Alkon, dan berbagai peralatan pendukung,” kata Kang DS.

Perwakilan Basarnas, Nova, menambahkan bahwa tebing di area longsor sangat berbahaya berdasarkan pemantauan udara.

Baca Juga:  Cuaca Buruk Hambat Pencarian Korban Longsor Pasirlangu, Tim SAR Tetap Siaga

“Situasinya ekstrem. Keselamatan petugas tetap menjadi prioritas kami,” ujarnya.

Pemkab Bandung telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana mulai 5–14 Desember 2025. Bupati mengimbau warga tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak lingkungan.

Kang DS memberikan peringatan keras kepada pihak yang merusak hutan.

“Jika masih ada yang menebang pohon atau merusak hutan, saya tegaskan hentikan sekarang juga. Itu memperbesar risiko bencana,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Basarnas Bandung BPBD Bandung Bupati Bandung Dadang Supriatna Longsor Arjasari Bandung Longsor Kabupaten Bandung 2025 Pencarian Korban Longsor Bandung Tanggap Darurat Bencana Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi

Tragis! Remaja Bandung Barat Tewas Dibacok di Purwakarta Usai COD Sajam

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.