Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Devoyage Bogor, salah satu wisata di Bogor yang Instagramble banget.

Bikin Betah! Ini Rekomendasi Destinasi Wisata Alam dan Kekinian di Bogor Buat Melepas Penat

Selasa, 18 Agustus 2026 06:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Bansos Kemensos Agustus 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP: Ini Link Resminya

Selasa, 18 Agustus 2026 05:00 WIB

BMKG Beri Peringatan untuk Jawa Barat, Hujan dan Angin Kencang Bisa Datang Mendadak

Selasa, 18 Agustus 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Betah! Ini Rekomendasi Destinasi Wisata Alam dan Kekinian di Bogor Buat Melepas Penat
  • Cek Bansos Kemensos Agustus 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP: Ini Link Resminya
  • BMKG Beri Peringatan untuk Jawa Barat, Hujan dan Angin Kencang Bisa Datang Mendadak
  • BPNT Tahap 3 2026 Mulai Cair, Total Rp600 Ribu! Cek Jadwal dan Status Penerima
  • Peluang Klaim Saldo DANA Gratis 18 Agustus 2026, Ini 4 Cara Resmi dan Aman Cepat Cair
  • Kumpulan Kode Redeem FF Terbaru 18 Agustus 2026, Segera Klaim Hadiah Gratis Sebelum Kehabisan!
  • Cek Bansos PKH Tahap 3 2026 Pakai NIK KTP, Segera Cek Nama Anda di Sini
  • PSSI Cabut Larangan Suporter Away, Umuh Muchtar Singgung Persib dan Laga Panas Lawan Persija
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 18 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

By Aga GustianaJumat, 3 Juli 2026 19:18 WIB4 Mins Read
Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau akrab disapa Om Zein. (Foto: Dok Diskominfo Purwakarta)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kontroversi karya musik ciptaan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein alias Om Zein, resmi berbuntut panjang. Pimpinan daerah tersebut harus menghadap ke Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Itjen Kemendagri) guna memberikan klarifikasi mendalam terkait lagu miliknya yang berjudul Lalaki Langit, Jumat (3/7/2026).

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benny Irwan, mengonfirmasi bahwa sang bupati telah memenuhi panggilan sejak pagi hari.

“Dipanggil kemarin, diundang untuk melakukan permintaan keterangan dan klarifikasi hari ini. Jadi beliau sudah datang tadi pagi pukul 09.00 WIB di Kantor Inspektorat Jendral Kemendagri. Diterima Pak Inspektur Jenderal, kemudian dilakukan permintaan keterangan atau pemeriksaan di ruang pemeriksaan lantai 8,” kata Benny Irwan dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).

Pemeriksaan tersebut dipimpin langsung oleh Irjen Kemendagri Komjen Sang Made Mahendra Jaya bersama jajaran tim khusus. Om Zein terpantau menghabiskan waktu hingga delapan jam di dalam ruang pemeriksaan guna membedah polemik tembang berbahasa Sunda tersebut.

“Jadi ada tim yang ditugaskan Kemendagri melalui Pak Inspektur Jenderal untuk melakukan permintaan keterangan dan klarifikasi kepada Bupati Purwakarta. inspektur khusus, inspektur wilayah IV dua orang, wastama didampingi satu orang sekretaris inspektorat jenderal. Proses permintaan keterangan dilakukan mulai jam 09.00 WIB sampai jam 17.00 WIB,” ujarnya.

Dicecar 60 Pertanyaan Seputar Latar Belakang dan Publikasi Lagu

Selama proses investigasi yang berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB tersebut, tim Itjen menyodorkan puluhan pertanyaan yang berfokus pada dua poin krusial: asal-usul penciptaan dan bagaimana lagu tersebut bisa tersebar luas.

“60 pertanyaan itu merupakan penjabaran dari dua tema utama. Pertama, berkaitan penciptaan lagu, latar belakang, tujuan apa, maksud dibikin lagu itu seperti apa dan lain-lain. Kemudian tentang publikasi lagu. Tema besarnya seputaran itu,” ucapnya.

Benny mengapresiasi sikap kooperatif yang ditunjukkan oleh Om Zein selama proses interogasi. Berdasarkan keterangan pihak Kemendagri, orang nomor satu di Purwakarta itu berlapang dada mengakui kekeliruannya dan menyatakan penyesalan mendalam.

“Dari 60 pertanyaan itu beliau memberikan jawaban dengan kooperatif dan terlihat juga dan beliau nyatakan juga beliau merasa bersalah dan menyadari beliau sudah bertindak salah dan menyesalinya. Beliau menyatakan komitmen untuk tidak mengulangi lagi perbuatan yang sama yang diakhiri dengan permintaan maaf beliau kepada semua pihak,” lanjutnya.

Nasib Sapi Sanksi Berada di Tangan Mendagri Tito Karnavian

Meski pemeriksaan maraton telah rampung, Kemendagri belum mengetok palu terkait kepastian sanksi. Hasil dari pemeriksaan delapan jam ini masih akan dirangkum menjadi laporan utuh oleh pihak Itjen sebelum diserahkan kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

“Atas proses permintaan keterangan itu, Pak Inspektur akan menyampaikan laporan kepada menteri dalam negeri termasuk juga di dalamnya rekomendasi sanksi yang akan diberikan kepada Bupati Purwakarta sesuai aturan yang berlaku. Tadi belum ada sanksi karena masih akan dilaporkan kepada Menteri Dalam Negeri dulu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Benny memaparkan bahwa fokus utama dari dugaan pelanggaran ini berkaitan erat dengan norma sosial kedinasan seorang pejabat publik.

“Bisa dikatakan peraturan, bisa dikatakan peraturan mungkin yang tidak tertulis soal azas kepatutan dan kepantasan,” imbuhnya.

Klarifikasi Om Zein: Karya Lama Sebelum Menjabat

Sebelum dipanggil oleh otoritas pusat, tembang Lalaki Langit Lalanang Bejat garapan Saepul Bahri memang sempat memantik protes keras hingga gelombang somasi dari publik. Lagu tersebut dinilai memuat diksi yang bias gender dan seksis terhadap kaum perempuan.

Menanggapi gejolak tersebut, Om Zein sempat melayangkan permohonan maaf terbuka pada Rabu (1/7). Ia mengklarifikasi bahwa proyek musik beserta video klipnya merupakan dokumentasi lama dari tahun 2020—jauh sebelum dirinya terpilih menjadi Bupati Purwakarta.

“Berawal dari renungan atas perilaku saya sendiri yang menurut saya saat itu, saya nakal dan bersyukur tuhan menciptakan saya jadi lelaki, mungkin jika saya diciptakan jadi perempuan terjadi apa yang saya pikirkan karena saya belum bisa jaga diri,” ujar Bupati Purwakarta saat dikonfirmasi melalui pesan elektronik, seperti dilansir, Rabu (1/7).

Demi meredam kegaduhan, Om Zein juga diketahui telah menghapus konten lagu tersebut dari seluruh kanal media sosial pribadinya dan menegaskan tidak ada maksud terselubung untuk mendiskreditkan pihak mana pun.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bupati Purwakarta Kemendagri lalaki langit Saepul Bahri Binzein
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Bansos Kemensos Agustus 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP: Ini Link Resminya

BMKG Beri Peringatan untuk Jawa Barat, Hujan dan Angin Kencang Bisa Datang Mendadak

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Tahap 3 2026 Mulai Cair, Total Rp600 Ribu! Cek Jadwal dan Status Penerima

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cek Bansos PKH Tahap 3 2026 Pakai NIK KTP, Segera Cek Nama Anda di Sini

Nekat Terobos Kobaran Api Sepulang Sekolah, Aksi ‘Superman’ Asal Kalimantan Ini Bikin Dunia Heboh

Lagi-Lagi Bikin Polemik! Doa HUT RI Menag Bikin Publik Curiga Ada Maksud Politik?

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.