Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Argentina vs Cape Verde Warnai Jadwal Piala Dunia 2026 Malam Ini di TVRI

Jumat, 3 Juli 2026 17:03 WIB

Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Tanjung Verde, Ujian Berat sang Juara Bertahan Redam Kejutan ‘Hiu Biru’

Jumat, 3 Juli 2026 16:38 WIB
Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Jumat, 3 Juli 2026 16:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Argentina vs Cape Verde Warnai Jadwal Piala Dunia 2026 Malam Ini di TVRI
  • Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Tanjung Verde, Ujian Berat sang Juara Bertahan Redam Kejutan ‘Hiu Biru’
  • Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma
  • Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi
  • Umuh Muchtar Isyaratkan Persib Masih Siapkan Kejutan, Peralta dan Ragnar Masih Berpeluang Bergabung
  • Tragis! Remaja Bandung Barat Tewas Dibacok di Purwakarta Usai COD Sajam
  • Buronan Negara! Tampang Songong Pria Berbaju Hijau di Balik Tragedi Sembelih Tapir Mesuji!
  • Larissa Chou Resmi Gugat Cerai Ikram Rosadi, Ini Fakta di Balik Keretakan Rumah Tangga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

By SusanaJumat, 3 Juli 2026 16:38 WIB3 Mins Read
Pencabulan
Kasus Pelecehan seksual. Foto: ilustrasi/Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang pelajar SMP berinisial P diduga menjadi korban rudapaksa yang dilakukan oleh enam orang di sebuah rumah di kawasan Sapan, Kabupaten Bandung. Saat ini, kasus tersebut telah ditangani oleh Polresta Bandung untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kuasa hukum korban, Reyraya Respati, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut bermula dari perkenalan korban dengan salah satu pelaku melalui media sosial. Setelah berkomunikasi melalui WhatsApp, pelaku kemudian mengajak korban bertemu secara langsung.

Kronologi Dugaan Rudapaksa di Sapan Bandung

Menurut keterangan kuasa hukum, korban dan pelaku sempat bertemu pertama kali sebelum kembali melakukan pertemuan pada 29 Juni 2026.

Pada pertemuan kedua tersebut, korban diduga dibawa ke sebuah rumah di kawasan Sapan sebelum kemudian mengalami tindakan rudapaksa oleh enam orang pelaku.

Baca Juga:  Heboh! Warga Baleendah Temukan Mayat Laki-Laki Mengambang di Sungai Citarum

“Korban dibawa ke sebuah rumah dan kemudian dirudapaksa oleh enam orang,” ujar Reyraya saat dikonfirmasi, Jumat (3/7/2026).

Kuasa hukum menyebut, korban juga diduga diberikan minuman yang membuatnya kehilangan kesadaran sebelum para pelaku melakukan aksi tersebut.

Korban Sempat Tidak Bisa Dihubungi Keluarga

Setelah kejadian, pihak keluarga korban sempat mencoba menghubungi karena korban tidak kunjung pulang ke rumah. Namun, saat itu ponsel korban tidak dapat dihubungi karena masih berada di tangan pelaku.

Belakangan, korban ditemukan dalam kondisi lemas dan diantar ke pinggir jalan di kawasan Sapan.

Baca Juga:  Dijemput Polisi, Begini Detik-Detik Kepulangan Rizki Nur Fadhilah

“Ketemu di pinggir jalan sekitar Sapan dalam kondisi lemah,” jelasnya.

Setibanya di rumah, korban masih dalam kondisi trauma dan belum mampu menceritakan secara rinci peristiwa yang dialaminya.

Dua Pelaku Ditahan, Lainnya Masih di Bawah Umur

Kuasa hukum menjelaskan bahwa kasus ini telah masuk ke ranah kepolisian. Dari enam terduga pelaku, dua orang telah ditahan, sementara pelaku lainnya masih berstatus anak di bawah umur dan tetap diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, korban saat ini masih menjalani pendampingan psikologis untuk pemulihan trauma.

“Korban masih dalam proses asesmen awal untuk konseling karena trauma mendalam,” ungkap Reyraya.

Korban Alami Trauma Berat, Pendampingan Terus Dilakukan

Baca Juga:  Polresta Bandung Imbau Bobotoh Taat Aturan di Laga Final Persib Vs Madura United

Hingga kini, korban berinisial P belum dapat memberikan keterangan secara utuh kepada penyidik maupun pendamping hukum akibat kondisi psikologisnya yang masih terguncang.

Pihak pendamping menegaskan bahwa pemulihan trauma menjadi fokus utama sebelum proses hukum berjalan lebih lanjut.

Kuasa Hukum Minta Proses Hukum Dilanjutkan

Kuasa hukum korban berharap agar tidak ada upaya damai dalam kasus ini, mengingat dugaan perbuatan dilakukan secara terencana oleh lebih dari satu orang pelaku.

Menurutnya, tindakan tersebut berpotensi berulang apabila tidak diproses sesuai hukum yang berlaku.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak di media sosial untuk mencegah kasus serupa terjadi kembali.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kasus rudapaksa Bandung kasus Sapan terbaru kekerasan seksual Bandung pelajar SMP Sapan Bandung Polresta Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi

Tragis! Remaja Bandung Barat Tewas Dibacok di Purwakarta Usai COD Sajam

Buronan Negara! Tampang Songong Pria Berbaju Hijau di Balik Tragedi Sembelih Tapir Mesuji!

Mulai 1 Juli 2026, Strava hingga Kling AI Resmi Pungut PPN di Indonesia, Ini Daftar Lengkapnya

Viral Video Dugaan Transaksi Obat Terlarang di KBB, BNN Turunkan Tim Khusus!

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos 2026 Tahap 3 Cair! Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Cek Penerima Terbaru

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.