bukamata.id – Kehadiran Lisa BLACKPINK kembali mencuri perhatian publik. Idol asal Thailand ini tengah menjalani syuting film terbarunya, Extraction: Tygo, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, tepatnya di Cafe Barong.
Menariknya, meski status Lisa sebagai bintang internasional biasanya mampu menarik kerumunan besar, suasana di lokasi syuting terpantau tenang dan terkendali.
Menurut Kompol Wahid Key, Polsek Mampang Prapatan, minimnya keramaian terjadi karena banyak warga tidak mengetahui siapa yang sedang melakukan syuting.
“Nggak (terjadi kerumunan), karena orang nggak tahu… yang lewat-lewat juga nggak tahu ada apa, dikira syuting biasa,” ujarnya saat dihubungi, Senin (23/2/2026).
Proses Syuting Tertutup dan Aman
Produksi film berjalan cukup tertutup. Tidak adanya pengumuman resmi mengenai lokasi maupun jadwal syuting membuat aktivitas Lisa BLACKPINK tidak menarik perhatian publik secara luas. Warga yang melintas hanya mengira sedang ada produksi film biasa.
Wahid menambahkan, bahkan warga sekitar tidak menyadari bahwa sosok yang tengah berakting adalah Lisa.
“Cuma karena nggak ada yang tahu kalau itu Lisa, jadi orang yang tahu ya kru saja… tapi kalau orang-orang lewat, nggak ngeh,” jelasnya.
Proses pengambilan gambar yang berlangsung pada Minggu, 22 Februari 2026, berjalan lancar tanpa gangguan. Aparat kepolisian memastikan situasi tetap aman dan kondusif hingga kegiatan selesai.
Daftar Lokasi Syuting Lisa BLACKPINK di Jadetabek dan Bandung
Selain Jakarta Selatan, syuting film Extraction: Tygo juga dilakukan di berbagai wilayah Jadetabek dan Bandung Barat.
Bandung Barat
Di Bandung Barat, lokasi syuting berada di kawasan Karst Citatah, Kecamatan Cipatat. Puluhan minibus terparkir di sekitar lokasi untuk mengangkut kru dan pemeran film. Penunjuk arah berbahasa Inggris dan Korea juga terpasang untuk memudahkan produksi internasional.
Tangerang
Kota Tangerang juga menjadi bagian dari lokasi syuting. Polisi menutup sementara dan mengalihkan arus di Jalan KS Tubun Karawaci pada 28–31 Januari 2026 untuk kelancaran produksi.
Cikini, Depok, dan Bekasi
Proses syuting akan berlangsung pula di Cikini, Jakarta Pusat, serta wilayah Depok dan Bekasi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyebut seluruh rangkaian syuting berlangsung panjang, mulai 8 Desember 2025 hingga 30 Maret 2026.
Budi menegaskan, seluruh proses syuting telah mengantongi izin resmi dari Mabes Polri, mengingat keterlibatan warga negara asing dan lintas wilayah kepolisian.
“Waktu (syuting) 8 Desember 2025 sampai 30 Maret 2026… perizinan dari Mabes Polri karena melibatkan WNA dan dua provinsi wilayah hukum Polda Metro Jaya dan Polda Jabar,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











