Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Meta Mundur! Rencana Langganan Rp330 Ribu untuk Kacamata Pintar Ray-Ban Batal

Senin, 27 Juli 2026 13:42 WIB

Bukan Soal Nasi Uduk, Knalpot Bising Jadi Pemicu Utama Bentrok Maut Matraman-Menteng

Senin, 27 Juli 2026 12:30 WIB

Timnas Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026 Tayang di TV Mana? Ini Jadwal dan Link Live Streaming

Senin, 27 Juli 2026 12:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Meta Mundur! Rencana Langganan Rp330 Ribu untuk Kacamata Pintar Ray-Ban Batal
  • Bukan Soal Nasi Uduk, Knalpot Bising Jadi Pemicu Utama Bentrok Maut Matraman-Menteng
  • Timnas Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026 Tayang di TV Mana? Ini Jadwal dan Link Live Streaming
  • Debut di Piala Presiden 2026 Berbuah Manis, Nazriel Siap Rebut Tempat di Skuad Utama Persib
  • Buruan Klaim! 7 Kode Redeem FF Hari Ini Bisa Dapat Skin Senjata hingga Emote Eksklusif
  • Bikin Syok! Bebas Penjara, Setya Novanto Tiba-tiba Ikut Pesta K-Pop BTS Super Mewah!
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Harga Emas Perhiasan Hari Ini 27 Juli 2026 Tetap Stabil, Cek Tarif Terbaru 24 Karat di Sini!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 27 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tak Bisa Sembarangan Naturalisasi, PB IDI Sebut Dokter Asing Harus Diuji Terlebih Dulu

By SusanaSelasa, 28 Mei 2024 15:42 WIB2 Mins Read
Ketua Umum PB IDI, DR Dr Moh. Adib Khumaidi, SpOT. Foto: Istimewa,
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menegaskan, tenaga kesehatan (nakes) asing yang dapat naturalisasi di Indonesia harus melalui beberapa tahapan.

Hal itu disampaikan Ketua Umum PB IDI Dokter Moh. Adib Khumaidi, SpOT terkait wacana Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin yang akan menerapkan konsep naturalisasi agar nakes di Indonesia naik kelas.

Dokter Adib mengatakan, syarat pertama yang harus dipenuhi para dokter asing yang paling penting adalah terkait administrasi, yang menyangkut latar belakang pendidikan.

“Administrasi terutama yang berkaitan dengan asal Institusi, asal Universitas, itu menjadi sangat penting. Seperti di Singapura, dokter asing bisa masuk tapi dia hanya menerima beberapa lulusan tertentu,” ucap Dokter Adib, Selasa (28/5/2024).

Syarat kedua mengenai persetujuan dari organisasi profesi negaranya, dan tentunya juga harus sesuai dengan kompetensi yang dimiliki para dokter asing tersebut.

“Kemudian approvelnya, siapa yang menjamin organisasi profesi dari negaranya, sesuai dengan kompetensinya,” ujarnya.

Ketiga, mengenai ketentuan bahasa dan komunikasi juga harus menyesuaikan dengan bahasa Indonesia. Terakhir, terkait evaluasi kompetensi yaitu ujian kemampuan dokter asing dalam kompetensi yang dimilikinya.

“Lalu evaluasi kompetensi, tentunya harus ada proses ujian kompetensinya,” imbuhnya.

Terkait persyaratan tersebut, Adib pun menegaskan hal ini harus dimasukan ke dalam Peraturan Menteri Kesehatan.

“Ini perlu dimasukan kedalam PP Permenkes, tenaga kerja warga negara asing supaya memiliki dasar,” tegasnya.

Adib juga menjelaskan jika dengan adanya naturalisasi dokter asing tersebut tidak pula menjadikan sebuah ancaman bagi dokter lokal.

“Kalau mengancam, peminatan kedokteran di Indonesia masih tinggi, kalau kemudian dengan masuknya dokter asing, saya kira dokter Indonesia tak takut berkompetisi dengan dokter asing,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dokter asing Moh. Adib Khumaidi naturalisasi PB IDI uji kompetensi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Soal Nasi Uduk, Knalpot Bising Jadi Pemicu Utama Bentrok Maut Matraman-Menteng

Bikin Syok! Bebas Penjara, Setya Novanto Tiba-tiba Ikut Pesta K-Pop BTS Super Mewah!

Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga

Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!

Alasan Kesehatan di Balik Mundurnya Perry Warjiyo dari Kursi Gubernur BI

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos PKH dan BPNT Juli 2026 Cair! Cek Nama Penerima Pakai NIK KTP, Ini Link Resmi Kemensos

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Proyek PLTP Patuha Unit 2 Capai Fase Vital: Mobilisasi Komponen Generator Sukses Digelar
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Birokrasi Dedi Mulyadi Terbukti Cacat Prosedur, PTUN Bandung Menangkan Aliansi Buruh Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.