Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Senin, 16 Maret 2026 03:00 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya

Senin, 16 Maret 2026 01:00 WIB
Persib Bandung

Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League

Minggu, 15 Maret 2026 22:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu
  • Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tantangan bagi Wali Kota Bandung Ciptakan 15.000 Lapangan Kerja di Tengah Banjir Pengangguran

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 17 Juni 2025 12:29 WIB3 Mins Read
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Redaksi/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketimpangan antara jumlah pencari kerja dan kesempatan kerja di Kota Bandung kembali terlihat jelas dalam Pameran Bursa Kerja (Job Fair) 2025 yang digelar Pemkot Bandung, Selasa (17/6/2025), di Graha Manggala Siliwangi.

Dalam acara pembukaan, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan bahwa sebanyak 2.400 lowongan kerja dibuka, namun hingga hari pertama, sudah ada lebih dari 3.000 pencari kerja yang mendaftar.

“Ini menandakan bahwa jumlah lowongan masih lebih sedikit daripada pencari kerja. Ini tantangan bagi Pemkot untuk menyediakan 15.000 lapangan pekerjaan hingga akhir 2025,” tegas Farhan.

Pernyataan tersebut memperkuat fakta bahwa ketimpangan pengangguran dan lowongan kerja di Kota Bandung masih menjadi isu serius. Farhan juga menyampaikan bahwa lebih dari 70% perekonomian kota disokong oleh sektor dunia usaha, bukan dari APBD, sehingga menciptakan iklim investasi yang sehat menjadi fokus utama pemerintah.

“Jangan bergantung kepada orang lain. Inisiatif ini patut diapresiasi. Ini adalah strategi besar dalam memperkuat sub-ekosistem ketenagakerjaan sebagai bagian dari ekosistem besar dunia usaha,” katanya.

Hybrid Job Fair: Menjangkau Lebih Banyak, Menghindari Kericuhan

Untuk menjawab antusiasme tinggi dari pencari kerja, Job Fair kali ini digelar secara hybrid, memadukan sistem online dan offline guna mengurangi potensi kericuhan sekaligus memperluas jangkauan bagi mereka yang tidak dapat hadir secara fisik.

Baca Juga:  Wali Kota Farhan Lepas 218 Pejabat, Momentum Tegakkan Birokrasi Bersih dan Berintegritas

Di samping itu, Farhan juga menekankan pentingnya dukungan terhadap kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.

“Permasalahannya bukan ketersediaan lowongan, tapi keberlanjutan. Kita akan pantau bagaimana lingkungan kerja mendukung disabilitas agar bisa bertahan dan berkembang,” jelasnya.

40% Pengangguran Didominasi Lulusan SMA/SMK

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Andri Darusman, memaparkan bahwa tingginya angka pengangguran di Bandung salah satunya disumbang oleh lulusan SMA dan SMK yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“Tahun ini sudah 15 kali kami mengadakan job fair lewat BKK. Khusus yang sekarang, targetnya adalah lulusan SMA/SMK yang tidak melanjutkan kuliah, karena mereka menyumbang 40% dari angka pengangguran,” ujarnya.

Baca Juga:  Farhan Desak Pemerintah Pusat Buka Kembali Bandara Husein: Kalau Nggak, Saya Buka Bandara Hasan!

Andri juga menambahkan bahwa Job Fair yang diselenggarakan Pemkot berlangsung dua kali dalam setahun, dengan dukungan Bursa Kerja Khusus (BKK) di sekolah kejuruan dan kampus.

Harapan dari Pencari Kerja Disabilitas: “Kami Ingin Punya Peluang yang Sama”

Salah satu peserta Job Fair, Anastasia Natania F, seorang tunarungu berusia 21 tahun, datang bersama temannya sesama alumni SLB Negeri Sukapura. Ia mengaku telah berjuang mencari kerja sejak lulus tahun 2022.

“Saya asli Bandung. Ke sini sama teman, alumni SLB Negeri Sukapura. Saya sudah menunggu dan mencari kerja hampir satu tahun,” tuturnya.

“Saya pernah melamar kerja di beberapa kedai kopi, sudah hampir 30 kali, semua di sekitar Bandung. Tapi belum ada yang menerima. Mungkin memang belum rezeki. Saya sudah mulai sejak dua tahun lalu dan sampai sekarang masih berusaha,” lanjutnya.

Meski menghadapi berbagai kendala, Anastasia tidak menyerah dan tetap optimis. Ia berharap acara seperti Job Fair bisa menjadi titik terang bagi para penyandang disabilitas di Bandung.

Baca Juga:  Farhan Punya Solusi Atasi Masalah Sampah di Kota Bandung

“Iya, prosesnya panjang. Tapi saya tetap berusaha dan tidak menyerah. Terus mencoba, siapa tahu nanti ketemu rezekinya,” katanya.

“Saya berharap acara seperti ini bisa membuka lebih banyak peluang kerja buat teman-teman disabilitas. Supaya kami juga bisa ikut berjuang dan punya kesempatan di dunia kerja.”

Ia juga menyampaikan harapannya secara langsung kepada pemerintah kota.

“Saya ingin menyampaikan harapan kepada Pak Wali Kota, Pak Dedi. Semoga beliau bisa membantu teman-teman disabilitas tunarungu untuk mendapatkan pekerjaan. Siapa tahu ada jalan dan bantuan dari beliau agar kami bisa diterima kerja yang baik,” pungkasnya.

Job Fair Berikutnya Digelar November 2025

Dengan segala tantangan dan ketimpangan yang masih membayangi, Pemerintah Kota Bandung berkomitmen melanjutkan program ini. Job Fair berikutnya dijadwalkan berlangsung pada November 2025, dengan harapan mampu menekan angka pengangguran yang masih tinggi, terutama dari kalangan lulusan SMA/SMK dan kelompok disabilitas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bursa Kerja Bandung disabilitas Job Fair 2025 Ketimpangan Kerja Lowongan Kerja Bandung Lulusan SMA/SMK Muhammad Farhan Pengangguran Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.