bukamata.id – Keberanian aktris Aurelie Moeremans membagikan kisah hidupnya dalam buku digital Broken Strings memberikan dampak besar bagi sesama publik figur, termasuk Jessica Iskandar.
Jessica mengaku baru berani mengungkap pengalaman traumatis yang dialaminya saat masa kecil setelah membaca cerita nyata Aurelie Moeremans.
Pengalaman Traumatis Jessica Iskandar Saat TK
Dalam perbincangan di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jessica mengungkapkan bahwa ia pernah mengalami tindak pelecehan seksual ketika masih duduk di bangku taman kanak-kanak (TK).
“Aku sendiri pribadi pernah mengalami tindak seksual kayak gitu waktu aku TK,” ungkap Jessica, yang akrab disapa Jedar.
Selama bertahun-tahun, pengalaman tersebut disimpan sendiri dan belum pernah ia ceritakan ke publik.
“Tapi aku enggak seberani Aurelie untuk cerita,” tambahnya.
Inspirasi dari Aurelie: Berbagi Cerita untuk Melepaskan Trauma
Ibu tiga anak ini menyebut bahwa kisah Aurelie membuatnya menyadari bahwa berbagi pengalaman traumatis bisa membantu melepaskan beban psikologis.
“Mungkin dengan cerita kita bisa melepaskan. Dengan cerita kita bisa berbagi, jadi enggak ditanggung sendiri tapi dibagi-bagi,” jelas Jedar.
Meski pengalaman yang dialami Jessica tidak seberat yang dialami Aurelie, peristiwa tersebut tetap meninggalkan trauma yang membekas hingga dewasa.
“Enggak sekejam yang dialami Aurelie, tapi momen itu bikin aku trauma juga,” ujarnya.
Buku Broken Strings, Kisah Nyata Aurelie Moeremans yang Menuai Simpati Publik
Aurelie Moeremans menuai simpati publik setelah merilis buku Broken Strings, yang memuat pengakuan pengalaman pribadinya.
Dalam buku tersebut, Aurelie menceritakan bagaimana ia menjadi korban grooming oleh pria dewasa saat berusia 15 tahun.
Kisah ini tidak hanya menjadi inspirasi bagi publik, tetapi juga membuka ruang bagi korban lain untuk berani membuka pengalaman traumatis mereka, seperti yang dilakukan Jessica Iskandar.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











