Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Jumat, 31 Juli 2026 23:06 WIB

Arya Sinulingga Sebut Bandung Layak Jadi Tuan Rumah Semifinal Piala Presiden 2026

Jumat, 31 Juli 2026 22:57 WIB

Igor Tolic Puji Bobotoh Usai Persib Tekuk Tampines, Fokus Siapkan Tim ke Semifinal

Jumat, 31 Juli 2026 22:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan
  • Arya Sinulingga Sebut Bandung Layak Jadi Tuan Rumah Semifinal Piala Presiden 2026
  • Igor Tolic Puji Bobotoh Usai Persib Tekuk Tampines, Fokus Siapkan Tim ke Semifinal
  • Tendangan Roket Balsa Sekulic Antar Maung Bandung ke Semifinal Piala Presiden 2026
  • Tak Terbendung! Persib Sapu Bersih Grup A dan Siap Mengamuk di Semifinal Piala Presiden
  • Klasemen Piala AFF 2026 Berubah Drastis! Timnas Indonesia Naik ke Puncak, Vietnam Mulai Terancam
  • Rekomendasi Batagor Terenak di Bandung 2026, Ada yang Bertahan Sejak Tahun 1970-an!
  • Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Trading Halt IHSG: Menkeu Purbaya Sarankan Investor Jangan Panik, Justru Momentum Beli

By SusanaKamis, 29 Januari 2026 10:25 WIB3 Mins Read
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara terkait anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (28/1/2026).

Ia menegaskan, koreksi tajam yang terjadi di pasar saham Indonesia bukan disebabkan oleh pelemahan fundamental ekonomi nasional.

Menurut Purbaya, tekanan yang menimpa IHSG lebih dipicu oleh faktor teknis, khususnya terkait proses evaluasi yang dilakukan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap pasar modal Indonesia.

MSCI menilai masih terdapat sejumlah persoalan serius, terutama menyangkut transparansi struktur kepemilikan saham serta penilaian free float emiten dalam MSCI Global Standard Indexes. Penilaian tersebut muncul meskipun Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan berbagai perbaikan dalam beberapa waktu terakhir.

Bukan Cerminan Kondisi Ekonomi Nasional

Purbaya menegaskan, penurunan IHSG bersifat sementara dan tidak mencerminkan kondisi ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Ia optimistis emiten domestik mampu beradaptasi dengan standar yang ditetapkan MSCI sehingga tetap memiliki peluang masuk ke dalam indeks global.

“Jadi ini hanya shock sesaat. Pasti perusahaan-perusahaan itu akan bisa menyesuaikan dengan MSCI dan bisa masuk ke indeks MSCI maupun saham yang boleh diinvestasi oleh perusahaan-perusahaan asing global,” ujar Purbaya saat ditemui di Istana Negara, Jakarta.

Ia menilai, penyesuaian yang dilakukan emiten dan otoritas pasar modal akan menjadi sinyal positif bagi investor dalam jangka menengah hingga panjang.

Menkeu Sebut Saat Ini Justru Waktu yang Tepat Beli Saham

Lebih lanjut, Purbaya mengimbau investor, baik domestik maupun global, agar tidak bereaksi berlebihan terhadap gejolak pasar. Menurutnya, kondisi saat ini justru dapat dimanfaatkan sebagai momentum masuk kembali ke pasar saham.

“Dan kita tahu itu akan diperbaiki dalam waktu yang tidak terlalu lama. Sebelum bulan Mei, seharusnya sekarang it’s a good time to buy,” ujarnya.

Purbaya juga menegaskan komitmen pemerintah bersama bank sentral untuk terus menjaga stabilitas fiskal dan moneter, demi menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi sekitar 6 persen pada 2026, yang diyakini akan semakin memperkuat kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional.

“Ini akan menunjukkan bahwa Indonesia serius memperbaiki kemudahan investasi. Jadi fiskal dan moneter saja 6 persen tahun ini bisa. Ditambah faktor lainnya, bisa lebih cepat lagi,” tandasnya.

IHSG Sempat Alami Trading Halt

Sebagai informasi, IHSG sempat mengalami penghentian perdagangan sementara (trading halt) pada Rabu (28/1/2026). Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan selama 30 menit setelah IHSG turun lebih dari 8 persen pada pukul 13.43 WIB.

Sebelumnya, IHSG sudah dibuka melemah tajam sejak awal perdagangan dengan penurunan sekitar 6,8 persen ke level 8.369,48. Tekanan jual berlanjut hingga awal sesi kedua, di mana indeks kembali merosot ke level 8.261,79, atau terkoreksi sekitar 718 poin.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BEI ekonomi Indonesia 2026 IHSG anjlok Menteri Keuangan MSCI pasar saham Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa trading halt IHSG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Pelecehan Seksual

Demi Rujuk, Ayah di Bandung Barat Siksa Anak Kandung hingga Berdarah dan Direkam

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi Cair! PKH Tahap 3 dan BPNT Rp600 Ribu Agustus 2026, Begini Cara Cek Status Penerima

Pemkot Bandung Siap Relokasi SLB Karya Bhakti, Siswa ABK Bakal Dapat Alat Bantu Dengar hingga Kursi Roda

CPNS

Kapan Jadwal Resmi CPNS 2026 Dibuka? Ini Penjelasan Terbaru BKN

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.