Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Gagal Menang vs Persebaya, Marc Klok Ajak Pemain Move On

Rabu, 4 Maret 2026 13:41 WIB

Pasar Modal Membara: IHSG Longsor 4% Saat Fitch Beri ‘Rapor Merah’ untuk Indonesia

Rabu, 4 Maret 2026 13:38 WIB

Kisah Pilu Penjual Ikan Cilik: Ayahnya Minta Dianggap Meninggal, Padahal Masih Hidup!

Rabu, 4 Maret 2026 13:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Gagal Menang vs Persebaya, Marc Klok Ajak Pemain Move On
  • Pasar Modal Membara: IHSG Longsor 4% Saat Fitch Beri ‘Rapor Merah’ untuk Indonesia
  • Kisah Pilu Penjual Ikan Cilik: Ayahnya Minta Dianggap Meninggal, Padahal Masih Hidup!
  • Era Baru Dimulai! BTS Umumkan Album ‘ARIRANG’, Reuni Formasi Lengkap yang Paling Dinantikan 2026
  • Tragis! Dugaan Pembunuhan Anak SD di Bandung Barat, 4 Luka Ditemukan di Tubuh Korban
  • Kabar Gembira! THR ASN 2026 Cair, Cek Rincian Pencairan dan Nominal Sesuai Golongan
  • Kisah Resa: Gadis Banjaran Penakluk Geologi yang Buktikan Prestasi Bisa Tembus Batas Biaya
  • Viral! Link Video ‘Ukhti Mukena Pink Tanpa Sensor’ Ramai Dicari Warganet Ramadan 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragedi Gunung Slamet: Pendaki Sukabumi Tewas di Jalur Bambangan

By Aga GustianaSenin, 28 Juli 2025 18:38 WIB2 Mins Read
Pendaki asal Sukabumi meninggal di Gunung Slamet
Pendaki asal Sukabumi meninggal di Gunung Slamet. (Foto: Dok Basarnas Cilacap)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah insiden duka terjadi di jalur pendakian Gunung Slamet, Jawa Tengah. Seorang pendaki asal Sukabumi dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya mengalami kondisi darurat di Pos 5 jalur Bambangan, Kabupaten Purbalingga.

Informasi awal diterima pada Sabtu, 26 Juli 2025, sekitar pukul 16.30 WIB. Seorang porter melaporkan kepada petugas Pos Gunung Slamet bahwa seorang pendaki mengalami sakit dan membutuhkan evakuasi segera.

“Kurang lebih pukul 16.30 WIB Pos Gunung Slamet menerima info dari porter bahwa satu orang pendaki mengalami sakit membutuhkan evakuasi di Pos 5 jalur pendakian Gunung Slamet via Bambangan,” jelas Kepala Basarnas Cilacap, M Abdullah, dalam keterangan resminya yang dikutip Senin (28/7/2025).

Namun, sekitar satu jam setelah laporan pertama diterima, kabar duka datang. Pendaki tersebut dinyatakan meninggal dunia oleh salah satu pendaki lain yang ternyata berprofesi sebagai dokter.

Baca Juga:  Akhir Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Relawan Temukan Korban dalam Kondisi MD

“Pada pukul 17.45 WIB survivor dinyatakan MD (meninggal dunia) oleh pendaki yang berprofesi sebagai dokter. Selanjutnya tim rescue Gunung Slamet berangkat ke lokasi dan meneruskan info ke Unit Siaga SAR Banyumas pukul 18.30 WIB,” lanjut Abdullah.

Identitas korban kemudian diketahui adalah Yuswandi (46), warga Kampung Kebon Pala RT 01 RW 07, Desa/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Baca Juga:  Evakuasi Terus Berlanjut, Korban Longsor Cisarua Bertambah Jadi 29 Orang

Tim SAR gabungan dengan perlengkapan lengkap segera melakukan proses evakuasi jenazah dari ketinggian, menurunkannya menuju pos bawah. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati mengingat medan yang cukup sulit dan cuaca yang berubah-ubah.

Baca Juga:  Basarnas Sebut 8 Orang Selamat dan 14 MD Akibat Banjir Bandang di Ternate

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi para pendaki agar selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum melakukan pendakian, serta pentingnya persiapan medis saat berada di alam terbuka, terutama di gunung-gunung dengan jalur yang menantang seperti Gunung Slamet.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Basarnas Berita Pendakian Evakuasi SAR Gunung Slamet Jalur Bambangan Pendaki Sukabumi Purbalingga Tragedi Gunung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pasar Modal Membara: IHSG Longsor 4% Saat Fitch Beri ‘Rapor Merah’ untuk Indonesia

Kisah Pilu Penjual Ikan Cilik: Ayahnya Minta Dianggap Meninggal, Padahal Masih Hidup!

Tragis! Dugaan Pembunuhan Anak SD di Bandung Barat, 4 Luka Ditemukan di Tubuh Korban

THR

Kabar Gembira! THR ASN 2026 Cair, Cek Rincian Pencairan dan Nominal Sesuai Golongan

Geger! Dua Mayat Pasangan Suami Istri Ditemukan di Mobil Tertutup Karung di Bandung Barat

Ojek Online Jadi Korban Begal di Pameungpeuk, Motor Raib di Malam Hari

Terpopuler
  • Gaji dan THR Pensiunan Cair Tepat Waktu, Ini Jadwal Resmi Taspen 2026
  • ‎THR Pensiunan 2026 Sudah Cair? Ini Cara Cek Resminya di Taspen‎
  • Link Video Ukhti Mukena Pink Guncang TikTok: Benarkah Ada Versi Tanpa Sensor?
  • Viral No Sensor Link Video Ukhti Mukena Pink, Apa Isinya?
  • ‎Heboh Link Video Ukhti Mukena Pink Tanpa Sensor di TikTok, Benarkah Ada Versi Lengkap?‎
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.