Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Warga Waswas! Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan, Ini Alasannya

Minggu, 13 September 2026 12:03 WIB

Indonesia Jadi Tuan Rumah, Skuad Garuda Siap Tempur! Ini Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026

Minggu, 13 September 2026 11:34 WIB

Sulit Diterima! Luka Menalo Buka Suara Usai Persib Dipermalukan Persija

Minggu, 13 September 2026 11:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Warga Waswas! Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan, Ini Alasannya
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah, Skuad Garuda Siap Tempur! Ini Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026
  • Sulit Diterima! Luka Menalo Buka Suara Usai Persib Dipermalukan Persija
  • Harga Emas Hari Ini Naik Rp5.000, Cek Antam, UBS, Galeri 24 dan Buyback Lengkap
  • Ruben Onsu Dikejar Badai Bertubi-tubi, Jadi Tersangka Kini Betrand Peto Dilaporkan Polisi
  • Sikat Deretan Kode Redeem FF 13 September 2026, Amankan Hadiah Eksklusif Hari Ini!
  • Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!
  • Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pasar Modal Membara: IHSG Longsor 4% Saat Fitch Beri ‘Rapor Merah’ untuk Indonesia

By Aga GustianaRabu, 4 Maret 2026 13:38 WIB2 Mins Read
Ilustrasi saham. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bursa saham domestik dihantam badai besar pada perdagangan Rabu siang (4/3/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau terjun bebas hingga 4,32%, terlempar ke posisi 7.596,57. Kejatuhan drastis ini melenyapkan kapitalisasi pasar dalam sekejap, menyisakan nilai Rp 13.545 triliun.

Kepanikan pasar terlihat jelas dari statistik perdagangan: sebanyak 748 saham rontok, sementara hanya segelintir (68 saham) yang mampu bertahan di zona hijau. Sektor perbankan dan telekomunikasi menjadi biang keladi utama yang menyeret indeks ke zona merah dalam.

Sentimen Negatif Fitch Ratings Jadi Pemicu

Bukan tanpa alasan investor memilih “buang barang”. Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings, baru saja mengubah proyeksi (outlook) kredit Indonesia dari Stabil menjadi Negatif.

Meski peringkat utang masih tertahan di level BBB (Investment Grade), Fitch menyoroti dua poin krusial yang bikin pasar ketar-ketir:

  1. Ketidakpastian kebijakan ekonomi yang meningkat.
  2. Keraguan terhadap kredibilitas bauran kebijakan pemerintah di masa depan.
Baca Juga:  Panas! Iran Desak AS Akui Kekalahan, Tolak Klaim Donald Trump

Daftar Saham Penekan Indeks (Top Laggards)

Beberapa raksasa bursa tercatat menjadi beban terberat bagi pergerakan IHSG sesi I hari ini:

EmitenKontribusi Penurunan
Telkom (TLKM)-28,4 indeks poin
Amman Mineral (AMMN)-21,24 indeks poin
Bumi Resources Minerals (BRMS)-19,42 indeks poin
Bank BCA (BBCA)-11,84 indeks poin

Timur Tengah Memanas: Perang Iran-Israel Picu Lonjakan Harga Minyak

Kondisi ekonomi domestik semakin terjepit oleh eskalasi konflik di Timur Tengah. Harga minyak mentah dunia kembali meroket setelah Israel meluncurkan serangan udara besar-besaran ke infrastruktur militer Iran pada Rabu dini hari.

Baca Juga:  Raja Yordania Temui Trump di Gedung Putih, Tolak Pengusiran Warga Gaza

Per pukul 10.00 WIB, harga minyak Brent sudah bertengger di level US$82,03 per barel. Jika menilik data sepekan lalu, kenaikan ini sangat signifikan mengingat pada akhir Februari harga masih berada di kisaran US$70.

Diplomasi “Tangan Besi” Donald Trump

Ketegangan global semakin rumit menyusul pernyataan keras Presiden AS, Donald Trump. Ia mengancam akan memutus hubungan dagang dengan Spanyol karena menolak akses pangkalan militer untuk misi penyerangan ke Iran.

Baca Juga:  Spanyol Tak Gentar Ancaman Embargo Trump, PM Sánchez: Kami Bukan Kaki Tangan Perang!

Trump juga menyentil Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, dengan menyebutnya tidak seberani Winston Churchill. “Saya mungkin yang memaksa Israel untuk bertindak lebih dulu sebelum Iran menyerang kami,” klaim Trump terkait keterlibatan AS dalam konflik ini.

Dampak Kemanusiaan dan Mobilisasi Militer Eropa

Konflik ini telah menelan korban jiwa yang mengerikan. Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran melaporkan setidaknya 787 orang tewas, termasuk tragedi serangan sekolah di Minab. Di sisi lain, 11 warga Israel tewas akibat hujan rudal balistik.

Menanggapi situasi yang kian tak terkendali, Prancis mulai menggerakkan kekuatan militernya. Presiden Emmanuel Macron telah memerintahkan kapal induk nuklir Charles de Gaulle meluncur ke Laut Mediterania guna memproteksi aset-aset sekutu dari ancaman perluasan perang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Donald Trump
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Warga Waswas! Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan, Ini Alasannya

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.