Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

Sabtu, 12 September 2026 21:55 WIB

Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib

Sabtu, 12 September 2026 21:48 WIB

Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya

Sabtu, 12 September 2026 19:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga
  • Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • Pasukan Jepang Nyesel Datang? Niat Bantu Karhutla Malah Disambut Parade & Marching Band!
  • BOSS Cabaret Festival 2026 Jadi Ruang Tumbuh Kreativitas Anak Muda
  • Drama Menit Akhir di GBK: Gol Tandukan Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persib 2-1
  • Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos
  • Link Live Streaming Persija vs Persib BRI Super League 2026: Nonton Siaran Langsung SUGBK Sore Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

By Aga GustianaSabtu, 12 September 2026 21:55 WIB2 Mins Read
Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS). Foto: Ilustrasi/undiknas
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Krisis suplai darah melanda Kabupaten Cianjur sepanjang sebulan belakangan, memicu situasi darurat bagi para pasien talasemia yang bergantung pada transfusi berkala. Akibat minimnya partisipasi masyarakat, pihak palang merah terpaksa meminta keluarga pasien mencari pendonor mandiri.

Pimpinan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Cianjur, dr. Susilawati, menuturkan bahwa tren penyumbang darah merosot tajam. Situasi tersebut membuat lembaga kemanusiaan ini kewalahan mencatatkan target kebutuhan bulanan yang menyentuh angka 2.000 sampai 3.000 labu.

“Untuk Juli, stok darah sempat terpenuhi. Tapi di Agustus hingga pertengahan September ini atau sudah sebulan lebih stok kurang,” kata dia, Sabtu (12/9/2026).

Penderita talasemia menjadi pihak yang paling terdampak atas kelangkaan ini. Kebutuhan medis bagi mereka diperkirakan menelan sekurangnya 600 labu darah setiap bulannya demi kelangsungan hidup.

“Kebutuhan bisa lebih tinggi, karena pasien talasemia ada yang 2 kali transfusi dalam sebulan,” kata dia.

Menipisnya cadangan darah memaksa keluarga pasien memutar otak demi mendapatkan pendonor pengganti. Sayangnya, opsi ini kerap menemui jalan buntu karena keterbatasan fisik kerabat.

“Itupun sulit, karena kan tidak bisa setiap bulan anggota keluarga dapet mendonor. Makanya dengan minimnya pendonor membuat pasien talasemia kebingungan,” kata dia.

Demi menambal defisit, PMI menggandeng berbagai instansi guna menggerakkan kembali aksi donor massal, salah satunya menggandeng korps lalu lintas kepolisian setempat.

“Seperti hari ini kami bekerjasama dengan Satlantas Polres Cianjur. Mereka donor darah di gedung UTD. Sekarang stok sudah lebih baik, ada sekitar 295 labu, dengan paling banyak stok golongan darah B yang mencapai 130 labu. Stok ini cukup untuk empat hari ke depan,” kata dia.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur, AKP Aang Andi, menyebut pihaknya langsung merespons cepat laporan darurat tersebut dengan mengerahkan jajarannya mendatangi markas PMI.

“Yang memang memenuhi syarat, langsung mendonorkan darahnya,” kata dia.

Sebagai bentuk kepedulian jangka panjang, Aang memastikan instansinya bakal menjadikan agenda sosial ini sebagai program berkala guna menjamin ketersediaan labu darah di wilayah setempat.

“Saya sudah imbau setiap anggota untuk rutin donor darah. Dihadapkan dapat membantu keluarga kita sesama warga Cianjur yang membutuhkan darah,” pungkansya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

PMI Cianjur Stok Darah Kosong Talasemia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.