Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Sabtu, 12 September 2026 16:18 WIB

Link Live Streaming Persija vs Persib BRI Super League 2026: Nonton Siaran Langsung SUGBK Sore Ini

Sabtu, 12 September 2026 14:04 WIB

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Sabtu, 12 September 2026 13:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos
  • Link Live Streaming Persija vs Persib BRI Super League 2026: Nonton Siaran Langsung SUGBK Sore Ini
  • Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu
  • Bansos Beras 30 Kg Cair Sekaligus: Jadwal, Syarat, dan Cara Cek Penerima
  • Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi
  • Teror Petasan Jelang Big Match: Malam Mencekam Skuad Persib di Hotel Jakarta
  • Persija vs Persib Diprediksi Hujan Gol, Maung Bandung Diunggulkan Menang Tipis
  • Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

By Aga GustianaSabtu, 12 September 2026 16:18 WIB2 Mins Read
penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos
Ilustrasi penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos. (Foto: Hasil AI/ChatGPT)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Sosial (Kemensos) resmi memperluas jangkauan program jaring pengaman sosial setelah mencatat penambahan sebanyak 4,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru. Lonjakan data penerima ini terjadi berkat penerapan pembaruan sistem melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dirancang untuk merespons dinamika serta ketidaksesuaian data di tingkat akar rumput secara cepat.

Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Perencanaan dan Evaluasi Kebijakan Strategis, Andy Kurniawan, menjelaskan bahwa optimalisasi basis data ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperbaiki validitas sasaran bantuan agar tepat sasaran. Pendekatan desil yang kini diterapkan terbukti mampu menjangkau kelompok masyarakat rentan yang sebelumnya luput dari pendataan resmi pemerintah.

“Bagaimana dulu yang banyak tidak bisa mendapatkan bansos, sekarang ada 4,3 juta KPM baru ini mendapatkan bansos. Karena kita sudah menggunakan desil itu,” ujarnya dalam Diskusi Metodologi Penentuan Desil dan Pengukuran Kemiskinan di Indonesia di Politeknik Statistika STIS, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Andy menegaskan bahwa pihak kementerian senantiasa membuka ruang evaluasi dan menindaklanjuti setiap temuan kendala teknis maupun kritik konstruktif dari berbagai pihak, termasuk insan media dan lembaga riset seperti Celios, demi menyempurnakan kualitas penyaluran bantuan ke depan.

Baca Juga:  Bansos BPNT Cair Agustus 2026: Cek NIK KTP Anda, 18 Juta Penerima Siap Terima Bantuan

“Adapun ada hal-hal yang kiranya error di lapangan, semuanya kita respons. Semua masukan dari media kita respons dan langsung kita tindak lagi sebagai bagian dari pemutakhiran,” ujarnya.

Baca Juga:  BLT Kesra Rp900 Ribu Mulai Cair, Cek Nama Penerima Bansos di Sini

Dari sisi pengolahan data, Badan Pusat Statistik (BPS) memegang peranan penting dalam menyusun pemeringkatan kesejahteraan penduduk. Direktur Metodologi, Statistik, dan Science Data BPS, Prof. Setia Pramana, menerangkan bahwa DTSEN merupakan hasil konsolidasi dari berbagai instrumen pendukung seperti DTKS, Regsosek, serta P3KE. Mengingat mobilitas sosial yang tinggi—seperti perpindahan tempat tinggal atau warga yang telah meninggal—pembaruan data mutlak dilakukan secara berkala.

Baca Juga:  Bansos Juli 2026 Cair! Simak Cara Cek Kategori Desil Agar Bantuan Tepat Sasaran

“Data itu memang harus di-update karena kondisi masyarakat berubah. Ada yang pindah domisili, ada yang meninggal, dan sebagainya,” jelas Setia.

BPS menerapkan pendekatan pemodelan statistik tingkat lanjut menggunakan metode Proxy Means Test (PMT) serta algoritma machine learning berbasis data Susenas. Pemodelan tersebut dirancang spesifik untuk tiap kabupaten dan kota guna mengakomodasi keragaman karakteristik sosial ekonomi di berbagai wilayah Indonesia. Evaluasi berkala terus digalakkan agar tingkat akurasi pemeringkatan desil semakin presisi dalam mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat secara nasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bansos DTSEN Kemensos
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.