bukamata.id – Suasana malam jelang bentrok klasik Super League 2026/2027 di Jakarta diwarnai insiden mengejutkan. Rombongan skuad Persib Bandung yang tengah beristirahat di hotel tempat mereka menginap mendadak diguyur teror suara ledakan kembang api pada Jumat (11/9/2026) malam.
Aksi pyrotechnic tersebut meletus hanya hitungan jam sebelum Maung Bandung melakoni laga sarat gengsi menghadapi tuan rumah Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026). Rekaman peristiwa itu mendadak viral usai disebarluaskan oleh akun Instagram pemainkeduabelas.
Dalam dokumentasi digital yang beredar, sekelompok orang yang diidentifikasikan sebagai oknum pendukung Macan Kemayoran tampak dengan sengaja menyalakan petasan tepat di zona sekitar penginapan pemain.
Berdasarkan narasi yang disematkan dalam unggahan tersebut, aksi bakar-bakaran mercon itu disinyalir sengaja diarahkan untuk mengganggu waktu istirahat malam para pemain lawan.
“Tadi malam beberapa Jakmania membangunkan sahur pemain persib menjelang pertandingan melawan persija, lucunya arah petasan sempat salah ke gedung sebelah.”
Pancaran cahaya kembang api tampak membahana di kegelapan malam, memecah ketenangan istirahat skuad asuhan pelatih sebelum turun ke gelanggang penentuan sore hari ini. Kendati demikian, validitas mengenai kelompok pelaku sepenuhnya merujuk pada klaim dari laporan media sosial tersebut.
Gangguan non-teknis ini menambah panas atmosfer jelang digelirnya pekan kedua kompetisi domestik kasta tertinggi. Pertandingan akbar ini dijadwalkan kick-off pukul 15.30 WIB di bawah pengamanan ketat aparat kepolisian.
Di sisi lain, tensi pertandingan dipastikan kian membara mengingat pendukung setia Maung Bandung dipastikan absen di dalam stadion. Panitia Pelaksana Pertandingan Persija sebelumnya telah melayangkan surat resmi bernomor 230/02/PJJ_LOC/IX-2026 untuk melarang kehadiran suporter tamu.
Kepolisian Resor Kota Besar Bandung turut memperkuat imbauan tersebut agar Bobotoh tidak melakukan mobilisasi ke ibu kota. Sebagai gantinya, basis massa pendukung diarahkan memadati kantong-kantong lokasi nonton bareng yang tersebar di Kota Kembang demi meredam potensi gesekan antarsuporter.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










