bukamata.id – Kiper muda Persib Bandung, Fitrah Maulana, mengaku bangga mendapat kesempatan tampil pada pertandingan penentuan melawan Bali United dalam turnamen pramusim Dewata Challenge Series 2026.
Fitrah menjadi bagian dari skuad Persib yang tiba kembali di Bandung pada Rabu (19/8/2026) melalui Bandara Husein Sastranegara. Kepulangan tim disambut antusias sejumlah Bobotoh setelah Maung Bandung merampungkan pemusatan latihan sekaligus meraih gelar juara turnamen pramusim di Bali.
Dalam laga menghadapi Bali United, Fitrah mendapat kepercayaan untuk mengawal gawang Persib dan melakukan sejumlah penyelamatan penting. Bagi penjaga gawang berusia 20 tahun tersebut, kesempatan itu menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan jam terbangnya.
“Perasaannya sangat bangga karena pertandingan yang menentukan. Walaupun memang pramusim, tapi itu sangat penting untuk pengalaman saya, jam terbang saya ke depannya untuk persiapan liga juga,” kata Fitrah saat ditemui di Bandara Husein Sastranegara, Rabu (19/8/2026).
Fitrah menilai pengalaman bermain di pertandingan dengan tekanan tinggi akan menjadi bekal penting menghadapi kompetisi resmi. Ia juga memastikan para pemain Persib siap memberikan kemampuan terbaik ketika mendapat kepercayaan dari tim pelatih.
“Jadi siapa pun nanti yang dipercayakan, semua sudah siap,” ujarnya.
Anggap Teja sebagai Kakak
Di tengah persaingan memperebutkan posisi penjaga gawang utama Persib, Fitrah juga harus bersaing dengan kiper senior Teja Paku Alam.
Namun, pemain muda tersebut memilih melihat persaingan di antara penjaga gawang Persib sebagai kompetisi yang sehat. Ia bahkan menganggap Teja sebagai sosok kakak yang turut memberikan dukungan.
“Sebenarnya kita persaingannya bersama kawan saja ya, sehat-sehat saja. Saya juga menganggap dia kakak saya,” tutur Fitrah.
Menurutnya, hubungan tersebut membuat persaingan di antara para kiper tidak menjadi persoalan. Ketika Teja dipercaya tampil, Fitrah akan memberikan dukungan. Begitu pula sebaliknya ketika dirinya mendapat kesempatan bermain.
“Kalau dia main saya support, saya main dia support saya,” katanya.
Bersyukur Bisa Langsung Mendarat di Bandung
Selain berbicara mengenai persiapan menghadapi kompetisi, Fitrah juga mengaku senang dengan perjalanan pulang Persib yang bisa langsung mendarat di Bandung melalui Bandara Husein Sastranegara.
Menurutnya, akses penerbangan langsung ke Bandung membuat perjalanan tim menjadi lebih efisien dibandingkan harus mendarat di Jakarta terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju Bandung.
“Efisien ya, jadi enggak capek. Enggak perlu harus ke Halim dulu, jauh-jauh, naik bus, membuang-buang waktu lah istilahnya,” ujarnya.
Fitrah menilai perjalanan yang lebih singkat juga memberikan pengaruh terhadap kondisi fisik dan mental pemain, terutama setelah menjalani rangkaian pemusatan latihan dan pertandingan di Bali.
“Kalau langsung ke Bandung kan dekat. Ngaruh, ngaruh. Karena mental juga kan. Karena kalau dekat, ‘Oh, dekat.’ Kalau jauh kan, ‘Aduh, jauh’,” ucapnya.
Setelah kembali ke Bandung, Fitrah dan rekan-rekannya kini bersiap menghadapi agenda kompetisi berikutnya. Persib dijadwalkan menjalani laga play-off AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027 menghadapi Manila Digger pada 31 Agustus 2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









