Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen

Sabtu, 21 Maret 2026 12:48 WIB

Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal

Sabtu, 21 Maret 2026 12:45 WIB

Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks

Sabtu, 21 Maret 2026 12:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen
  • Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal
  • Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks
  • Jangan Terkecoh! Ini Kebenaran di Balik Video Viral Ibu Tiri dan Anak Tiri
  • Siap Dipadati Jamaah, Ini Jadwal Shalat Id di Masjid Al-Jabbar
  • Wajib Tahu! Ini Niat dan Tata Cara Mandi Sunnah Idul Fitri yang Benar
  • Link Video Ojol Bali 17 Menit! Pakar Ungkap Bahaya Mengerikan yang Mengintai HP Anda
  • Bikin Penasaran, Link Video Ojol Bali 17 Menit Diburu Netizen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 21 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Upaya Penurunan Stunting di Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono Sebut 5 Pilar Strategis

By SusanaJumat, 28 Juni 2024 20:25 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perlu diketahui, setiap tahunnya, terjadi penurunan stunting di Kota Bandung. Tahun 2022 tercatat 19,4 persen (6.614 bayi). Tahun 2023, 16,3 persen (6.142 bayi), dan tahun 2024 ditargetkan 14,0 persen.

Untuk memenuhi target penurunan angka stunting tersebut, Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menyampaikan 5 pilar strategis.

5 pilar strategis penurunan stunting tersebut diantaranya, pertama, peningkatan komitmen dan visi. Kedua, peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat.

Ketiga, peningkatan ketahanan pangan dan gizi keluarga. Keempat, penguatan dan pengembangan sistem informasi riset dan informasi. Kelima, pemantauan dan evaluasi.

“Tentunya generasi emas ini kita siapkan secara sungguh-sungguh,” tuturnya pada kegiatan Rembug Stunting, di Savoy Homman Hotel, Jumat (28/6/2024).

Bambang menurutkan pengembangan teknologi pun menjadi penting. Hadirnya aplikasi e- Penting sebagai intervensi bagi para balita yang rawan stunting.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Bandung Buka Opsi Perpanjang Masa Darurat Sampah

“Bicara soal data, saat kita membuat sistem informasi yang sangat sederhana mulai bagaimana cara menimbang, mengukur tinggi, lingkar kepala, data ini jadi sangat amat penting,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua TPPS Kota Bandung, Asep Saeful Gufron mengungkapkan, acara Rembug Stunting Kota Bandung dengan tema “Kota Bandung Zero New Stunting untuk Menyiapkan Generasi Emas Melalui Penguatan Komitmen dan Kolaborasi”.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan latar belakang atas komitmen dan keseriusan Pemkot Bandung untuk melaksanakan percepatan penurunan stunting dan menindaklanjuti kebijakan Wali Kota yang telah dibentuk tim percepatan penurunan stunting terintegrasi.

Baca Juga:  Sukseskan Pilkada Serentak 2024, Pemkot Bandung Gelar Deklarasi Damai 

“Tujuan dan output kegiatan ini adalah menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan kegiatan. Pemerintah daerah dan menyepakati rencana kegiatan intervensi penggunaan sistem informasi penurunan stunting terintegrasi dan membangun komitmen dalam pelayanan publik dalam kegiatan pencegahan dan penurunan stunting secara terintegrasi,” bebernya.

Adapun intervesi spesifik di antaranya:

1. Pemberian Makanan Tambahan melalui Dapur Sehat atasi stunting di 76 lokus sebanyak 4.154 baduta dan balita.
2. Pembinaan tim pendamping keluarga pada 3. 257 Keluarga Risiko Stunting.
3. Pengersa (Pangan Untuk daerah Rawan Stunting) di 9 kelurahan.

Sementara untuk intervensi sensitif di antaranya:

Baca Juga:  Skandal Stunting di Bandung Barat: Dana Insentif Tersedak, Kinerja Hanya Nama

1. Komunikasi Informasi dan edukasi tentang gizi di 102 lokus
2. Monev verifikasi dan validasi data keluarga resiko stunting di 30 kecamatan
3. Pembinaan keluarga balita di 151 kelurahan

Sedangkan komitmen bersama pemangku kepentingan Rembug Stunting yaitu:

1. Penguatan komitmen Camat dan Lurah dalam percepatan penurunan stunting.
2. Kolaborasi dan partisipasi masyarakat dalam percepatan penurunan stunting.
3. Optimalisasi pemetaan dan strategi dalam percobaan penurunan stunting.
4. TPPS tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan menyusun strategi akselerasi pencapaian pelaksanaan target pengukuran dan intervensi serta pencegahan, penguatan posyandu tingkat kota kecamatan dan posyandu kelurahan dalam pemantauan dan pengukuran balita.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

5 pilar strategis Bambang Tirtoyuliono Rembug Stunting Stunting
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen

Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal

Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks

Siap Dipadati Jamaah, Ini Jadwal Shalat Id di Masjid Al-Jabbar

Pohon Tumbang di Jalan Bypass Cicalengka, Arus Kendaraan Sempat Macet Panjang

Badai Hujan dan Angin Kencang Terjang Cicalengka, Jalan Tertutup Pohon Tumbang

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
  • Link Video 17 Menit ‘Ojol Bali’ Buruan Netizen, Ternyata Begini Kronologi di Balik Rekaman Viral Tersebut!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.