Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

Ngeri! Persib Siapkan ‘Mega Proyek’ Bajak 3 Bintang Asing Sekaligus Demi Asia

Kamis, 14 Mei 2026 22:17 WIB

Bukan Cuma Ciater! Ini 15 Hidden Gems di Subang yang Bikin Feed Instagram Kamu Makin Estetik

Kamis, 14 Mei 2026 21:24 WIB

Viral TikTok! Video Guru Bahasa Inggris Bikin Geger, Netizen Cari Link Telegram

Kamis, 14 Mei 2026 20:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ngeri! Persib Siapkan ‘Mega Proyek’ Bajak 3 Bintang Asing Sekaligus Demi Asia
  • Bukan Cuma Ciater! Ini 15 Hidden Gems di Subang yang Bikin Feed Instagram Kamu Makin Estetik
  • Viral TikTok! Video Guru Bahasa Inggris Bikin Geger, Netizen Cari Link Telegram
  • Transfer Panas Persib! Striker Mahal Ini Diprediksi Tak Bertahan Lama
  • Ternyata Settingan? Terbongkar Fakta di Balik Video Viral ‘Guru vs Murid’ 6 Menit yang Buru Netizen!
  • Pulang Malam Jadi Maut! Mahasiswi Unpad Diserang OTK di Jatinangor
  • Bukan Turnamen Biasa! 64 Klub Liga 4 Rebut Tiket Promosi di Piala Presiden 2026
  • Skatepark Bukan Playground! Ibu Ini Tak Terima Ditegur Padahal Anaknya Nyaris Tertabrak!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 14 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Ustadz Adi Hidayat Ungkap Hukum Memakan Jengkol dan Petai

By SusanaRabu, 25 Desember 2024 20:20 WIB2 Mins Read
Ustadz Adi Hidayat. Foto: Youtube Adi Hidayat Official.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam salah satu kajiannya, Ustadz Adi Hidayat (UAH) memberikan penjelasan mengenai hukum mengonsumsi jengkol dan petai, dengan mengupas aspek syariat dan etika yang berkaitan dengan makanan tersebut.

UAH mengawali pembahasan dengan menekankan bahwa setiap makanan halal pada dasarnya boleh dikonsumsi, termasuk jengkol dan petai. Namun, ada pertimbangan yang perlu diperhatikan jika makanan tersebut menimbulkan efek tertentu.

“Makanan seperti jengkol dan petai memiliki aroma yang khas. Jika baunya menyebabkan ketidaknyamanan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain, maka ada adab yang perlu dijaga,” ujar UAH, dikutip dari YouTube @sahabat_hijraaahe.i7015, Rabu (25/12/2024).

Menurut UAH, makanan berbau menyengat yang dikonsumsi sebelum ibadah, seperti sholat, dapat memengaruhi kekhusyukan. Hal ini sejalan dengan anjuran Rasulullah SAW untuk memperhatikan kebersihan dan kesegaran sebelum beribadah.

Baca Juga:  Apakah Wudhu Perlu Diulang Setelah Makan? Begini Penjelasan UAH

“Coba bayangkan, kalau Anda merasa tidak nyaman dengan baunya sendiri, bagaimana saat berinteraksi dengan orang lain, apalagi menghadap Allah SWT dalam sholat?” lanjut Ustadz Adi Hidayat.

Ia juga menambahkan bahwa makanan seperti jengkol dan petai dapat dimakan asalkan tidak mengganggu aktivitas ibadah. Jika baunya dianggap mengganggu, maka sebaiknya diimbangi dengan tindakan untuk mengurangi efek tersebut, seperti menjaga kebersihan mulut.

UAH memberikan saran praktis untuk mengatasi bau yang ditimbulkan. Ia bahkan menyebutkan humor ringan terkait “obat” jengkol dan petai. “Anda makan jengkol, obatnya petai. Makan petai, obatnya jengkol. Tapi kalau sama-sama bau, jangan dipaksakan,” katanya.

Baca Juga:  Ustadz Adi Hidayat Spill Amalan Penghilang Kesulitan Hidup

Dalam penjelasannya, UAH mengaitkan adab makan dengan prinsip keutamaan dalam Islam. Mengonsumsi makanan halal adalah hak, tetapi menjaga kenyamanan orang lain juga menjadi kewajiban.

“Islam mengajarkan keseimbangan. Tidak hanya fokus pada apa yang boleh dimakan, tetapi juga bagaimana dampaknya terhadap lingkungan sekitar,” tegas UAH.

Ia juga mengingatkan bahwa ibadah, seperti sholat, membutuhkan kondisi terbaik dari seorang muslim. Oleh karena itu, persiapan sebelum sholat, termasuk menjaga kesegaran tubuh, adalah bagian dari penghormatan kepada Allah SWT.

Lebih jauh, UAH mengaitkan hal ini dengan kebiasaan Rasulullah SAW yang selalu menjaga kebersihan mulut. Sunnah ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama setelah mengonsumsi makanan dengan aroma menyengat.

Baca Juga:  UAH Ceritakan Duka Nabi sebelum Perjalanan Isra Mi'raj

“Jika makanan seperti jengkol dikonsumsi, pastikan untuk segera bersihkan diri dan berwudhu sebelum beribadah. Ini agar ibadah Anda tetap nyaman dan khusyuk,” jelas UAH.

Penjelasan ini memberikan perspektif baru bagi penggemar jengkol dan petai. Konsumsi makanan tersebut tidak dilarang, namun perlu diatur agar tidak mengganggu diri sendiri maupun orang lain.

UAH juga menekankan pentingnya memahami adab dalam Islam secara kontekstual. Setiap aturan memiliki hikmah yang mendalam, termasuk anjuran untuk menjaga kesegaran tubuh sebelum ibadah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hukum Ibadah jengkol memakan Ustadz Adi Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Ciater! Ini 15 Hidden Gems di Subang yang Bikin Feed Instagram Kamu Makin Estetik

Viral TikTok! Video Guru Bahasa Inggris Bikin Geger, Netizen Cari Link Telegram

Ternyata Settingan? Terbongkar Fakta di Balik Video Viral ‘Guru vs Murid’ 6 Menit yang Buru Netizen!

Skatepark Bukan Playground! Ibu Ini Tak Terima Ditegur Padahal Anaknya Nyaris Tertabrak!

Ramai Diburu di TikTok, Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris vs Siswa’ Diduga Cuma Settingan?

Viral ‘Bu Guru Bahasa Inggris’, Part 2 Bikin Netizen Heboh di TikTok

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.