Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Arus Mudik Membludak! Polda Jabar Berlakukan One Way Penggal di Jalur Arteri Priangan Timur

Senin, 16 Maret 2026 09:36 WIB

Elegi Cihampelas: Anggaran Miliaran yang Gagal Menjaga Nyawa Siswa SMAN 5 Bandung

Senin, 16 Maret 2026 09:00 WIB
peltih persib, bojan hodak

Bojan Hodak Puas Persib Tahan Imbang Borneo FC: Liga Akan Menarik Hingga Akhir

Senin, 16 Maret 2026 08:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Arus Mudik Membludak! Polda Jabar Berlakukan One Way Penggal di Jalur Arteri Priangan Timur
  • Elegi Cihampelas: Anggaran Miliaran yang Gagal Menjaga Nyawa Siswa SMAN 5 Bandung
  • Bojan Hodak Puas Persib Tahan Imbang Borneo FC: Liga Akan Menarik Hingga Akhir
  • Daftar Lengkap Pemenang Oscar 2026: Sinners Memimpin, Amy Madigan Cetak Sejarah
  • Heboh TikTok, Video Kontroversial Sawit Picu Pencarian Link Tanpa Sensor
  • Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu
  • Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Usulan Pendidikan Militer Jadi Muatan Lokal, KDM: Anak Nakal Punya Potensi Jadi Tentara

By SusanaJumat, 4 Juli 2025 20:30 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/Rizal Fadillah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengusulkan agar pendidikan militer diterapkan sebagai muatan lokal di sekolah-sekolah Jabar.

Gagasan ini ia sampaikan usai menghadiri pelepasan 227 calon taruna Akademi TNI di Makodam III/Siliwangi, Jumat (4/7/2025).

Menurut Dedi, pembentukan karakter melalui sistem pendidikan militer terbukti mampu melahirkan generasi muda yang disiplin, tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman.

“Jangan ukur anak Barak Militer, tapi lihat anak-anak yang akan masuk Akmil hari ini. Mereka terbentuk karakternya hanya dalam waktu beberapa bulan. Kalau itu dibangun dalam sistem pendidikan, hasilnya luar biasa,” kata Dedi.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sah Jadi Gubernur Jabar, Ridwan Kamil: Selamat Bertugas Sahabatku

Pendidikan Militer untuk Dunia Kerja, Bukan Kekerasan

Dedi Mulyadi menekankan bahwa pendidikan militer bukan untuk menjadikan anak keras dalam arti kekerasan, melainkan untuk membentuk disiplin hidup yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja modern.

Ia mencontohkan 750 anak dari Jabar yang dikirim ke Jepang. Mereka sebelumnya dilatih dalam lembaga keterampilan dengan pendekatan disiplin militer.

“Tapi ini bukan disiplin ala perang, melainkan untuk memasuki pasar kerja. Karena seluruh jejaring kerja memerlukan disiplin,” jelas Dedi.

Cegah Masalah Sosial Remaja Lewat Sistem Disiplin

Ia juga menyebut bahwa penerapan sistem disiplin secara sistematis di sekolah bisa mencegah berbagai masalah sosial yang sering melibatkan remaja.

Baca Juga:  Serba Putih, Dedi-Erwan Resmi Daftar Cagub-Cawagub ke KPU Jabar

“Dengan disiplin, tidak ada lagi geng motor, balapan liar, merokok sembarangan, minum-minuman keras, atau tawuran antar sekolah,” ucapnya.

Barak Militer Pelajar Bisa Terhubung ke Akmil dan Secaba

Dedi juga menyoroti koneksi antara Program Barak Militer Pelajar Jawa Barat dengan jalur rekrutmen militer seperti Secaba dan Akmil.

“Anak-anak lulusan Barak hari ini sudah terbentuk, rata-rata ingin masuk Secaba. Tinggal dibina, apalagi yang masih kelas 2 atau 3 SMA,” tambahnya.

Anak “Nakal” Bukan Masalah, Tapi Potensi untuk TNI

Menariknya, Dedi menolak stigma terhadap anak-anak yang dianggap “nakal”. Ia justru melihat mereka sebagai aset berani yang cocok untuk dunia militer.

Baca Juga:  Lulusan Sekolah Swasta di Jabar Nunggak Bayaran Ditaksir Capai Rp1 Triliun

“Anak nakal itu potensi bagi TNI. Karena tentara memerlukan orang-orang pemberani. TNI sekarang juga tidak hanya soal fisik, tapi soal teknologi dan cyber,” jelasnya.

Libatkan TNI-Polri Bangun Disiplin Pelajar di Masa MOS

Menjelang masa orientasi siswa (MOS) tahun ajaran baru, Dedi meminta Dinas Pendidikan Jabar, Kodam III/Siliwangi, Polda, Polsek, hingga TNI AL dan AU untuk turun langsung ke sekolah-sekolah.

Tujuannya adalah membangun semangat, disiplin, dan karakter juang di kalangan pelajar Jabar sejak dini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi muatan lokal pendidikan militer sekolah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Arus Mudik Membludak! Polda Jabar Berlakukan One Way Penggal di Jalur Arteri Priangan Timur

Elegi Cihampelas: Anggaran Miliaran yang Gagal Menjaga Nyawa Siswa SMAN 5 Bandung

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.